
***
"Mas saja sana yang pergi" ucap Naura ngambek dan melepaskan pelukan Attar dari dirinya lalu balik kembali ke kasur untuk merebahkan dirinya. Attar mendekati nya dan membujuknya
"ya sudah kita pergi dengan kamu yang berpakaian seperti itu" bujuk Attar tapi Naura sudah tidak lagi mood untuk ikut dengan Attar
"Mas saja yang pergi sana, aku lapar tau aku mau istirahat aja di rumah" jawab Naura
"tapi kamu nggak marah kan" tanya Attar
"Kalau mas nggak pergi sekarang aku akan marah" jawab Naura sambil memainkan handphone tanpa melirik ke arah Attar
"oke cuman bakso aja yang mau di belikan" tanya attar
"Iyah bakso aja, nanti kalau aku minta yang lain mas malah nggak ikhlas lagi" ucap Naura
"mas ikhlas kok sayang, mas berangkat sekarang ya" ucap Attar lalu melangkah keluar.
ia benar-benar bingung dengan sikap istrinya yang tiba-tiba saja berubah hanya dengan satu malam, ia lalu mengambil handphone nya dan menelvon mertuanya.
"Hallo assalamualaikum" jawab bunda
"wa'alaikumussalam bunda"
"ada apa Attar, kok pagi-pagi udah nelvon bunda" tanya bunda
"ini Bun, Attar mau tanya Naura emang kalau sakit sering aneh" ya Bun" tanya Attar
"loh Naura lagi sakit tar" tanya bunda
"Iyah Bun tadi pagi-pagi mual, terus mintanya aneh-aneh" ucap Attar
"mungkin masuk angin, oleskan saja minyak kayu putih biasanya kalau ia sakit perut hanya akan di obati dengan minyak kayu putih" jawab bunda.
"sudah bunda, tapi Naura bilang tidak suka dengan baunya dan malah membuatnya tambah mual" jawab Attar sambil fokus menyetir mobilnya
"dan sekarang sikapnya aneh Bun, Naura cengeng dan Attar rasa dia sangat sensitif" ucap Attar
"aneh gimana tar" tanya bunda
"masa hanya karna attar nggak ngebolehin makan bakso, dia nangis Bun Attar larang karna dia kan lagi sakit" jawab Attar
bunda Naura yang mendengar ucapan Attar seketika terdiam, dan sedang memikirkan sesuatu.
"Apa Naura sedang hamil" ucap bunda yang membuat respon Attar kaget.
__ADS_1
"Iyah kah bunda" tanya Attar bunda Naura mengangguk seolah-olah ia sedang berbicara berhadapan dengan Attar.
"Iyah, karna Naura kalau sakit tidak seperti itu, memang ia akan sedikit manja tapi tidak berlebihan seperti yang kamu ceritakan" jawab bunda.
"kamu belikan saja dia tes pack, atau antar ke dokter untuk di periksa" ibu nanti sebentar kesitu ya" ucap bunda.
"oohiya baik buk, attar tutup telvonnya sekarang ya Bun"
"Iyah assalamualaikum" ucap bunda
"wa'alaikumussalam" jawab Attar dan mematikan telvonnya lalu menyimpan nya
ia kembali teringat dengan ucapan bunda mertuanya tadi, apa benar istrinya itu sedang hamil.
"tapi kalau di ingat-ingat selama 1 bulan kami menikah memang Naura belum pernah datang tamunya kan" ucap Attar yang bertanya kepada diri nya sendiri.
"semoga saja memang sedang hamil" gumam Attar
"Terus ini aku mau mencari dimana baksonya" ucap Attar lagi ia sudah menjalankan mobilnya dari tadi belum ada yang ia lihat warung bakso yang buka.
***
Sedangkan disisi lain Naura sedang menangis karna Drakor yang ia tonton, ia bahkan menangis sangat kencang.
"hiks hiks kenapa jahat sekali" ucap Naura sambil terus mengusap air matanya menggunakan tissue.
***
"Mas baksonya dua porsi ya" ucap Attar
"Iyah mas tunggu sebentar ya" ucap sang penjual
lalu Attar membuka handphone nya dan mengirimkan pesan kepada Naura.
"masih sakit" isi pesan chat Attar ia menunggu balasan dari chatnya tapi sampai beberapa menit Naura tidak kunjung membalas pesannya
"Ini mas" ucap penjual menyodorkan pesanan Attar
"oohiya berapa ya mas" tanya Attar lalu mengambil uang di dompetnya
"50 ribu mas"
"ini mas, makasih ya" jawab attar yang memberikan uang 100 kepada penjual itu lalu hendak berjalan tapi mas penjual memanggil nya.
"mas mas ini kembaliannya" ucap sang penjual menyodorkan uang 50 ribu tapi Attar menolak nya
__ADS_1
"itu buat mas saja" ucap Attar
"makasih ya mas" ucap sang penjual dan Attar menganggukan kepalanya lalu berlalu masuk ke dalam mobilnya.
sebelum menuju rumahnya Attar berhenti di sebuah apotek untuk membeli sebuah benda yang bunda suruhkan tadi, siapa tau memang istrinya itu mungkin sedang hamil karena untuk membawa Naura ke dokter ia belum mau karna jangan sampai dugaan bunda mertuanya itu salah.
setelah itu ia kembali menuju rumah nya, ia juga khawatir kepada sang istri karna tidak membalas pesannya jangan sampai ia kembali mual-mual, setelah sampai rumah ia langsung bergegas menuju kamar mereka dan membuka pintu.
ia terkejut mendapati istrinya sedang menangis
"ada apa" tanya Attar menyimpan bakso yang baru ia beli tadi di meja dan mendekati istrinya
"Mas dia jahat sekali" ucap Naura menunjuk handphone yang memutarkan sebuah drama Korea tanpa menghentikan tangisannya.
"astagfirullah sayang, kamu menangis seperti ini hanya sebuah drama dan pantas saja pesan mas tidak kamu balas" ucap Attar
ia heran istrinya nangis sampai matanya sembab hanya karna sebuah Drakor.
"kenapa sih kok jadi cengeng sekali" ucap Attar
"Ayo makan dulu, mas sudah belikan bakso yang kamu inginkan" ucap Attar dan mengangkat tubuh istrinya dan mendudukkannya ke sofa. lalu membuka bakso pesanan Naura ia membiarkan Naura makan duluan karna ia membeli dua porsi, jadi ia hanya memperhatikan istrinya itu makan. ia akan makan setelah Naura sudah makan, tapi ternyata 1 porsi bakso saja Naura tidak puas lalu mengambil bakso yang sebenarnya untuk Attar, Attar yang melihat Naura yang makan sangat lahap membuatnya tersenyum.
"ini" Attar menyodorkan sebuah minum karna Naura sudah menghabiskan baksonya, Naura meraihnya dan minum.
"Alhamdulillah" ucap Naura sambil mengusap-usap perutnya.
"kamu coba tes ini" ucap Attar memberikan sebuah tes pack membuat Naura mengernyitkan matanya
"apa ini mas" tanya Naura yang pura-pura tidak tau.
"tadi aku telvon bunda ceritain tentang kamu yang tiba-tiba berubah cengeng terus mual-mual, terus bunda ngira kamu mungkin saja sedang hamil, mas pikirnya juga begitu selama 1 bulan ini kita menikah kamu kan belum pernah datang bulan kan"ucap Attar
yang membuat Naura sedikit kaget ia baru ingat memang selama satu bulan menikah bersama Attar ia belum pernah datang bulan.
Mendengar ucapan Attar Naura lalu meraih tes pack dan masuk ke dalam kamar mandi setelah itu ia keluar menemui suaminya.
setelah hampir 30 menit ia masuk kembali ke dalam kamar mandi dan melihat hasilnya.
deg.. seketika hatinya berdesir, ia sebenarnya belum mau hamil tapi ternyata secepat itu ia di berikan kepercayaan. ia keluar dengan sedikit tidak bersemangat tapi ia berusaha untuk biasa saja karna jangan sampai suaminya melihat nya seolah-olah ia tidak ingin untuk hamil.
***
salam penulis
@egacy_12
__ADS_1
haiii...
ada yang nungguin nggak ni pesona dosen Muhammad Attar, hihi maaf ya baru pos 2episode soalnya lagi galau karna lesty wkwk😂