Pesona Istri Orang

Pesona Istri Orang
Bab 62 - Jallang


__ADS_3

Aslan sudah tidak bisa bicara apa-apa lagi, kini bahkan kesadarannya sudah seperti hilang.


Bagaimana bisa pesannya berubah seperti itu.


Padahal dia ingat dengan jelas bahwa apa yang akan dikirimkannya adalah tentang perselingkuhan Nadia dan Steve.


Bukan tentang video tersebut.


Bahkan Aslan selama ini tidak pernah tahu tentang video itu.


sementara Cindy sudah jadi histeris, sekarang dia sangat yakin bahwa pesan yang diterima oleh semua orang adalah tentang videonya dengan Aslan.


"Arght! dasar boddoh! Kamu adalah pria paling boddoh yang aku temui!!" kesal Cindy, rasanya tidak puas-puas dia untuk mengungkap pria tersebut.


di dalam hidup Cindy yang paling dia sesalkan ternyata adalah mengenal Aslan.


Masih terpuruk tentang video skandal tersebut dan belum sempat memikirkan solusinya, tiba-tiba pintu ruangan mereka diketuk oleh seseorang dari luar sana.


Tok tok tok!


Deg! ketukan pintu itu seketika membuat jantung Cindy dan asal sama-sama tersentak kaget.

__ADS_1


mereka berdua sontak saling pandang dengan kedua mata yang sama-sama cemas.


Dan karena lama pintu itu tidak dibuka, orang-orang di luar sana pun segera mendobrak pintu tersebut.


Brak!


"Akh!" pekik Cindy, dia benar-benar kaget dengan tindakan brutal itu.


sementara Aslan sudah terpaku di tempatnya berdiri ketika melihat Asisten Jacob dan beberapa orang masuk ke dalam ruangan ini.


Devi juga masuk ke dalam sana dengan tatapan matanya yang menatap jijik.


Dia tersenyum miring.


"Aku tahu kamu berencana untuk menghancurkan hubungan Nadia dan Steve, tapi maaf karena ternyata hidupmu sendiri yang jadi hancur seperti ini," ucap Jacob, bicara pelan namun begitu menusuk dihati Aslan.


Entah bagaimana caranya pria ini bisa menggagalkan semua rencananya, tapi Aslan menyadari satu hal bahwa berperang dengan Steve tentu dia akan kalah dalam segala sisi terutama, uang.


"Kamu dan Cindy benar-benar sudah merusak citra perusahaan ini. Memanfaatkan fasilitas kantor untuk berbuat mesum dan hal itu tidak bisa ditoleransi, jadi ... sekarang juga kalian berdua di pecat secara tidak terhormat," putus asisten Jacob dengan suaranya yang sangat tegas tidak bisa dibantah.


bahkan sorot matanya nampak begitu dingin tak terkalahkan.

__ADS_1


dan mendengar keputusan asisten Jacob tersebut seketika Cindy menangis histeris.


"Tidak, jangan begini asisten Jac, aku mohon beri aku kesempatan lagi!" mohon Cindy, dia bahkan langsung bersimpuh di lantai dan membuat sebuah permohonan.


Belum sempat dia menjalankan rencananya untuk mendekati sang Direktur Utama ketika Nadia tidak lagi bekerja di perusahaan ini, tapi apa yang terjadi sekarang?


Hanya gara-gara tindakan bodoh Aslan dia malah terancam akan dikeluarkan.


"Cih! benar-benar tidak tahu diri! harusnya kamu sadar kesalahanmu dan dengan sukarela keluar dari perusahaan ini! Jallang!!" geram Devi, meskipun dia tidak punya hak untuk bicara tapi tetap saja mulutnya terasa gatal untuk mengucapkan kalimat tersebut.


Selama ini Cindy nampak sekali menunjukkan bahwa dia tidak suka dengan Nadia dan sekarang ternyata malah dia sendiri yang memiliki kehidupan menjijjikan.


sebagai sahabat Nadia, Devi merasa perlu melakukan hal ini untuk membela sang sahabat.


"DIAM!! aku tidak bicara denganmu!" pekik Cindy, dia benci sekali dengan Devi.


"Panggil pihak keamanan, dan usir mereka berdua datang bersamaan ini," titah asisten Jac.


Devi tersenyum miring.


Sementara Aslan dan Cindy hanya mampu tercengang.

__ADS_1


__ADS_2