Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Memikul beban


__ADS_3

Mendengar ucapan Luna Al jadi tambah semangat menggoda nya karena karena Luna yang merasa tidak man akhir nya Al membawa Luna ke dalam villa


Setelah itu Al memangku Luna dengan posisi yang sama yaitu Luna membelakangi Al


Dan saat ini mereka sedang berada di ruang tamu


Dan villa tersebut kosong karena semua nya sedang berada di belakang villa


'' Kenapa di sini - '' tanya Luna


'' Karena aku suka tempat sepi '' jawab konyol Al


'' Di kamar bahkan lebih sepi lebih enak juga '' kata Luna


'' Too aku lebih suka di tempat terbuka '' jawab Al


'' Tapi jika si kiat oleh orang lain gimana ? .' tanya Luna


'' Tidak akan karena mereka semua udah ada di belakang dan tidak akan berani masuk ketika aku berada di sini '' jawab Al


Al hendak mem buka baju Luna karena tadi sebelum masuk Luna membenahi dulu baju pakaian lain nya


Belum sempat Al mem buka baju nya Luna menahan Al


Dan Al heran dengan itu padahal Luna akan selalu takluk di bawah kuasa nya jika sudah menyangkut dengan hal begituan


Al menatap Luna dengan heran atas sikap penolak yang ia berikan


Begitu pun juga dengan Luna ia menatap Al dengan permohonan maaf dan Al mengerti itu


'' Kenapa ? '' tanya Al meski pun ia kesel tapi ia tidak bisa mengacuhkan Luna


'' Maaf tapi aku gak bisa melakukan nya malam ini '' kata Luna


'' Kenapa ? '' kata Al


Hanya itu yang keluar dari mulut Al ingin marah tapi tidak bisa, ingin memaksa Luna pun juga tidak bisa, yang bisa ia lakukan saat ini adalah menahan semu hasrat nya.


Al berusaha untuk menahan sekuat tenaga meski di bawah sana sudah mukai sesak dan kepala nya pun se akan puyeng.


'' Aku merasa perut bagian bawah ku terasa nyeri '' jujur Luna


Luna merasa aneh tadi saat di luar ia biasa saja bahkan ia me ngingin kan penyatuan dengan Al se se segera mungkin

__ADS_1


Tapi sekarang entah kenapa perut nya terasa nyeri jika melakukan penyatuan dengan Al.


Luna takut tidak akan bisa me muas kan Al dan jika itu terjadi Luna akan merasa ber salah dan menganggap diri nya tidak becus


Maka dari itu lebih baik tidak melakukan itu biar hati nya tidak di penuhi dengan rasa ber salah setelah nya


Karena Luna tau gimana ganas nya Al dalam urusan ran jang dan satu ronde tidak akan mampu membuat Al puas


Mendengar keluhan Luna se ketika membuat Al jadi hilang akal ia merasa panik, takut dan sedih menjadi satu pada hal Luna hanya mengatakan sakit nyeri di bagian perut bawah nya sudah mampu membuat Al hilang kendali


Hasrat yang tadi nya menguasai diri nya tiba tiba langsung lenyap se ketika berganti dengan gemuruh di dalam hati nya


Karena saking panik nya Al tidak ber suara ia hanya mampu melihat mengelus perut Luna dengan kasar


Dan melihat reaksi Al Luna menjadi heran sebab ini kali pertama nya Al melakukan hal yang seperti linglung dalam bertindak


Luna ingin ber tanya tapi ia urung karena Al meniup niup perut nya


Dan itu membuat Luna jadi tambah heran


'' Apa yang dia lakukan pikir Luna ''


Karena Al nampak sangat aneh tapi dari sorot mata nya Luna dapat melihat ada ke geli sahan, ke takut an dan ke khawatiran menjadi satu


Sakit itu di sebab kan karena sebelum nya Luna terbentur ke meja saat ia buru buru mengambil air minum


Dan rasa sakit itu Luna rasa sekarang dan seharus nya tidak masalah sebab kebentur nya juga tidak terlalu lalu kencang


Sedang kan Al sikap bodoh ia sudah tidak mampu lagi ber pikir jernih saat menyangkut tentang Luna


Saat mendengar Luna merasa nyeri ia teringat kembali dengan mendiang sang ibu yang juga pernah ber kata merasa nyeri dan setelah beberapa bulan kemudian ibu nya meninggal dan meninggal kan Al untuk selama lama nya.


Dan setelah itu kehidupan Al di mulai dengan sangat keras, di saat ia umur 8 tahun ia harus melawan dunia se orang diri sedang kan sang ayah yang sibuk dengan dunia nya sendiri


Al ber pikir jika duku ayah nya bekerja tapi setelah Viktor dan Sean memberitahu apa yang terjadi Al merasa tidak percaya sebab ayah yang ia hormati ayah yang ia sayangi tega berbuat hal licik di belakang nya


Dan itu ter masuk salah satu kenangan pahit Al


Luna merasa ada yang aneh dengan Al


'' Al '' panggul Luna


Tidak ada jawaban

__ADS_1


'' Al '' kata Luna lagi


Lagi lagi sama tidak ads jawaban


Dan itu membuat Luna khawatir sedang kan Al sudah masuk ke dunia nya sendiri tapi tangan nya masih aktif mengelus perut bagian bawah Luna


'' Sayang '' panggil Luna dengan agak keras


Taki Al tetap sama


Karena tidak ingin Al seperti orang kehilangan akal Luna berinisiatif untuk membantu Al dengan mencium nya


Siapa tau dengan ciuman itu mampu membuat kesadaran Al kembali


Luna men*ium Al dengan kasar berharap dengan itu bisa memulih kan Al


Tapi nyata nya tidak


Melihat itu Luna menangis karena baru pertama kali nya ia melihat Al seperti itu, dan sebenar nya itu hal yang biasa bagi Viktor dan Sean


Sebab Al sudah ter biasa seperti itu jika ia sudah tidak mampu berpikir jernih lagi


Itu terjadi setelah Al mengetahui siapa sosok ayah nya yang sebenar nya


Mungkin karena kekecewaan yang amat sangat besar membuat Al seperti itu


Mendengar Luna menangis Al menarik kembali kesadaran nya setelah ia sadar ia sangat terkejut melihat Luna orang terkasih nya orang yang ia prioritas kan atas segala nya menangis hingga segukan tapi posisi nya tetap sana tidak ada yang berubah


'' Kenapa beby apakah sakit sekali ayo kita ke rumah sakit '' kata Al dengan terbata bata


Mendengar itu Luna semakin histeris ia tidak menyangka Al bisa seperti itu


'' Beby ayo kita ke rumah sakit aku tidak ingin kamu sampai kenapa kenapa '' panik Al


Mendengar itu Luna langsung memeluk Al dengan sangat erat, Luna yakin ada yang di sembunyikan Al, ada beban yang ia pikul se orang diri membayangkan saja sudah membuat Luna sesak


'' Hey '' kata Al


'' Aku tidak kenapa kenapa perut ku juga sudah tidak sakit lagi '' bohong Luna


Padahal ia masih merasa nyeri


Luna hanya ingin membuat Al nyaman dan melupakan semua nya beban nya

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2