
Makam ini adalah malam terakhir Luna berada di mansion yang di hadiah kan oleh Al untuk nya
Dan selama 6 hari terakhir Al jarang banget untuk pulang ke mansion karena ia sedang menemani Raisa di apartemen nya
Dan itu membuat luka Luna semakin dalam
Al hanya sekali mengunjunginya di mansion dan itu pun cuma sebentar karena setelah nya Al langsung di telpon Raisa yang bilang jika ia takut sendirian di rumah
Dan kelakuan Al tersebut sudah di ketahui oleh Sean dan Viktor tapi mereka tidak bisa berbuat apa apa karena sebelum nya Luna sudah memohon agar mereka tidak ikut campur dalam urusan nya bersama dengan Al
Luna ingin berpamitan pada Al karena besok ia akan pergi untuk mengunjungi bibi nya
Tapi sayang tidak ada jawaban karena saat ini Al sedang makan malam bersama dengan Raisa
Luna lagi lagi hanya bisa tersenyum mendapati kenyataan pahit tersebut
'' Apakah selama ini semua nya hanya settingan semata '' gumam Luna
Karena sebelum sebelum nya hubungan mereka baik baik saja tidak ada apa apa tapi masalah terus bertambah saat diri nya dan Al menikah apalagi saat kehadiran Raisa yang membuat jarak di antara Luna dan Al kian melebar
Karena tidak ingin ambil pusing Luna mempersiapkan barang yang akan ia bawa
Luna hanya membawa keperluan se adanya saja membawa obat yang di berikan oleh dokter kandungan nya dan beberapa vitamin yang memang wajib ia minum
Tak lupa Luna juga membawa bantal kecil untuk kenyamanan nya di dalam pesawat
Hand phone tidak akan Luna bawa begitu pun juga dengan barang barang nya
Luna hanya membawa satu kemeja milik Al dan parfum yang biasa nya Al pakek
Untuk apa ?
Jawaban nya adalah untuk jaga jaga ia kangen sama Al 😁😁😁
Setelah itu Luna akan tidur karena akhir-akhir ini ia selalu merasa ngantuk di mana pun ia berada
Luna tidak ingin meninggalkan jejak apapun untuk Al sebisa mungkin ia menghilang kan semua jejak yang bersangkutan dengan kepergian nya
'' Aku tidak akan pergi jika kamu masih menginginkan ku Al tapi rasa nya tidak mungkin sebab Raisa sudah menggesek posisiku, aku pergi untuk kamu cari Al, jika kamu berhasil menemukan ku suatu saat nanti maka aku akan mempertimbangkan langkah apa selanjut nya yang akan aku ambil tapi untuk saat ini biarlah aku menghilang '' kata Luna dengan tenang
__ADS_1
'' Aku harap setelah kamu menemukan ku dan anak kita, kamu memiliki cukup alasan untuk membawa ku kembali jika tidak maaf aku akan tetap pada prinsip ku '' lanjut Luna lagi
Setelah itu Luna ter tidur
Sedang kan Al saat ini berada di club malam bersama dengan Sean dan Viktor
Mereka seperti biasa akan membahas bisnis uang sedang mereka kembang kan
Dan setelah itu selesai baru Sean dan Viktor akan mengulik sedikit tentang rumah tangga Al dan Luna
Mereka hanya ingin mengingat kan Al untuk menjaga pernikahan nya yang sudah ia jalan kan
'' Gimana pernikahan mu sama Luna Al ? '' pancung Sean
'' Baik baik saja '' jawab Al tenang
'' Terus gimana dengan Raisa ? ''
'' Raisa tinggal di apartemen yang aku beli '' jawab nya lagi
'' Apakah Luna tau ? ''
'' Terus gimana perasaan nya Raisa apakah masih sama ? ''
'' Aku rasa begitu tapi aku hanya menganggap nya adik tidak lebih '' jawab Al
'' Berhati-hati lah saat mengambil keputusan Al, Luna memang terlihat lebih dewasa dari pada umur nya tapi bukan berarti ia tidak memiliki hati '' teka teki Sean
Sedang kan Viktor hanya diam saja entah kenapa saat ini ia kepikiran dengan kekasih nya tersebut yang mendadak pergi dan lumayan lama ya meski pun Viktor tau itu menyangkut perusahaan tapi agak aneh saja
Sebab Fio sangat tidak suka dengan keribetan ia lebih suka menerima hasil nya saja
Tapi kemarin ia bersih keras untuk pergi sendiri dan tanpa asisten dan itu pertama kali nya terjadi
Dan yang lebih aneh nya lagi Fio tidak ingin memakai jet pribadi ia lebih memilih maskapai untuk perjalanan nya
Viktor merasa ada yang di sembunyikan oleh Fio tapi saat di tanya Fio bilang ingin sesuatu yang berbeda dan tidak ada hal yang mencurigakan maka nya Viktor percaya saja
Tapi percayalah itu hanya akal akalan nya Fio bagaimana mungkin ia akan pergi tanpa jet pribadi
__ADS_1
Fio sengaja melakukan itu agar keberadaan tidak dapat di deteksi oleh siapa pun
Dan rencana nya itu sukses
Ia memesan tiket ke Italia sedang kan diri nya akan pergi ke Korea untuk menunggu Luna di sana
Tapi tidak ada yang memperhatikan gerak gerik Viktor sebab Sean dan Al sangat fokus dengan apa yang di bicarakan
'' Kau tinggal bersama Al ? '' kaget Sean saat Al bercerita selama Raisa ada di sini ia akan menemani nya ya meski pun mereka tidur dalam kamar yang berbeda
Tapi rasa nya itu tidak etis
'' Apakah kau memikirkan perasaan istri mu, bagaimana jika dia tau ? '' tanya Sean
'' Sudah berapa kali aku bilang Al sedewasa apapun se orang perempuan jika melihat kekasih nya bersama dengan orang tentu perasaan yang akan di dahulu kan '' Viktor memperingati
'' Kalian tenang saja aku yakin Luna percaya sama aku dan aku selalu membatasi interaksi dengan nya '' kata Al
'' Kau bilang apa membatasi interaksi, apakah aku gak salah dengar ? '' tanya Viktor sengaja
'' Tidak '' jawab Al tegas
'' Bergandengan tangan di kantor apakah itu termasuk dengan membatasi interaksi '' kata Viktor dengan nada tidak suka
Mendengar itu Al jadi bingung dengan para sahabat nya tersebut
'' Kenapa kalian seakan memojokkan aku ? '' heran Al
'' Tidak hanya saja aku tidak ingin pernikahan yang masih belum seberapa tersebut harus berakhir dengan ada nya orang ketiga '' jawab Sean menohok
'' Itu tidak akan terjadi '' kata Al
'' Aku hanya ingin bilang jangan sampai kau menyesal pada akhir nya Al ingat lah selalu utama kan perasaan istri mu karena bagaimana pun kau sudah memiliki tanggung jawab penuh atas nya '' kata Viktor
'' Menjauh lah dari Raisa dengan sikap mu yang begitu itu menunjukkan kalau kamu memberi harapan yang lebih untuk nya '' kata Sean
'' Tidak mungkin Sean karena bagi ku Raisa adalah sosok adik yang harus aku jaga dan di saat terpuruk dia lah yang selalu ada untuk ku '' jawab Al
'' Dan jika suatu saat itu menjadi bumerang untuk hubungan mu dengan Luna saat itu pula aku tidak akan ikut campur karena aku sudah memberi tahu mu '' kata Sean
__ADS_1
'' Kau percaya kan saja padaku aku jamin itu tidak mungkin terjadi '' kata Al dengan percaya diri nya