
Saat ini Al sudah berada di restoran yang udah di pesan oleh ayah nya tapi sampai sekarang Cika belum juga datang dan ini sudah hampir lima belas menitan Al menunggu.
Tanpa pikir panjang Al langsung pergi dari restoran tersebut.
Al meminta anak buah nya untuk naik mobil lain nya karena ia ingin pergi ke tempat Luna berada.
Tapi aneh nya Luna sedang berada jauh dari kota.
'' Kenapa sangat jauh '' bingung Al
Al takut Luna kenapa kenapa Al melaju kan mobil nya dengan kecepatan sangat tinggi.
Al mencoba untuk menghubungi Luna tapi sayang nomor Luna tidak aktif.
'' Brengsek jangan bilang jika Luna sedang dalam masalah '' kata Al
Al terus melaju kan mobil nya dengan kecepatan full.
Tapi aneh nya mobil yang di kendarai tetap bergerak.
Setelah setengah jam akhir nya dapat menemukan Luna.
Al langsung bergerak menuju tempat Luna dan ternyata di sana Luna sedang duduk seorang diri.
'' Allu '' teriak Al
Luna yang merasa sangat familiar dengan suara itu langsung menoleh dan ternyata bener itu adalah Al
'' Kenapa dia sampai di sini '' gumam Luna
Al langsung memeluk Luna dengan sangat erat ia tidak tau apa yang ia rasakan saat ini tapi yang pasti ia memiliki firasat jika Luna sedang tidak baik baik saja.
Dan menang benar karena sebenar nya Luna sedang di kejar anak buah nya Wilgo tapi sayang lebih gesit Luna dan bodyguard bayangan yang di kirim Al untuk melindungi nya.
Luna tampak gugup karena ia tidak ingin Al tau keadaan nya.
Dan tiba tiba pikiran nya kosong ia tidak tau harus me jawab apa jika Al bertanya dengan keberadaan nya.
Luna meneteskan air mata nya dalam pelukan Al.
Ia tidak takut mati di tangan Wilgo tapi ia takut jika harus kehilangan Al.
'' Aku sangat takut kehilangan mu Al, jika aku tidak selamat dari Wilgo dan anak buah nya dan langsung mati aku akan lebih senang karena tidak akan merasa kan sakit, kalau aku selamat dan kamu menjauh dari aku itu lebih menyakit kan Al '' batin Luna
'' Kenapa aku jadi ngaco sih masak gara gara takut sakit hati lebih milih mati '' gumam Luna
'' Apa ? '' tanya Al
Karena Al tidak jelas mendengar ucapan Luna.
'' Tidak apa Al ''
__ADS_1
'' Kenapa kamu bisa sampai di sini, ini jauh banget dari kota Allu '' kata Al
'' Kenapa kamu suka banget manggil nama ku dengan sebutan Allu Al '' ucap Luna
Luna tidak bermaksud untuk mengalih kan pertanyaan Al tapi ia cukup sering mendengar Al memanggil nama nya dengan sebutan Allu tidak salah sih karena memang nama nya Alluna.
Tapi ia heran kenapa Al lebih suka manggil Allu dari pada Luna.
'' Jangan mengalih kan pertanyaan ku Allu '' tegas Al
'' Aku tidak mengalih kan hanya heran saja sebab saat aku tanya kamu tidak pernah jawab '' jawab Luna
'' Karena dengan Allu nama kita berdua menyatu Luna '' batin Al
Al masih ingin bersenang-senang dengan hubungan partner nya dengan Luna dan ingat n menuntas kan permasalahan nya bersama sang ayah.
'' Hanya suka aja, sekarang kamu yang jawab kenapa sampai ke sini ''
'' Kebiasaan '' kesel Luna
'' Aku sedang mencari pabrik boneka siapa tahu bisa buat boneka yang aku mau '' jawab Luna
Luna merasa lega karena ia lancar ngomong meski pun pada kenyataan nya ia bohong.
Al pun percaya karena sebelum nya Luna memang ingin sebuah boneka yang nampak sangat langka.
'' Nanti akan aku usaha kan kamu jangan pergi sendiri lagi '' kata Al
Luna hanya mengangguk tapi detik berikut nya ia mengajak Al pergi karena Luna yakin seseorang masih mengejar nya.
'' Ayo ''
'' Kok bisa kamu ada di sini bukan kah seharus nya kamu sedang makan malam saat ini ''
'' Aku pergi, dia telat lima belas menitan '' jawab jujur Al
Luna hanya mengangguk sebagai jawaban.
Luna dan Al pergi menggunakan satu mobil.
Dan mobil yang di bawa oleh Al di bawa oleh anak buah nya.
Luna merasa sangat bahagia saat ada Al di samping nya apalagi Al juga selalu mengutamakan ke selamatan nya.
Luna manatap Al dengan sangat intens.
Al yang merasa di pandang menoleh ke Luna.
'' Kenapa ? ''
'' Tidak ada, hanya saja aku lagi kepikiran sesuatu '' jawab Luna
__ADS_1
'' Apa '' kepo Al
'' Urusan pribadi '' jawab Luna
Jika sudah menyangkut urusan pribadi naik Luna dan Al tidak bisa berkutik karena mereka masih terikat perjanjian partner.
Jika sudah begini ingin rasa nya Al mengakhiri hubungan tak mereka berdua.
Tapi Al sadar ini bukan waktu yang tepat.
Dan saat waktu itu tiba Al akan mengungkapkan isi hati nya dengan sebaik mungkin.
Luna memeluk tangan Al yang sedang fokus menyetir.
Dan Al membiar kan karena ia yakin saat ini Luna sedang tidak baik baik saja.
Hanya saja Al tidak ingin bertanya secara langsung.
Tapi Al tidak kehabisan akal ia akan menanyakan apa yang terjadi pada anak buah nya yang ia tugas kan untuk menjaga Luna dari jauh.
Tapi ada yang aneh saat Al melihat titik lokasi anak buah nya itu sangat jauh dari keberadaan nya.
'' Sebenar nya apa yang terjadi ? '' batin Al
Al yakin saat ini masalah nya tidak sepele jika tidak mana mungkin anak buah nya bisa berpisah dari Luna.
Luna ke Utara sedang kan anak buah nya ke timur, dari itu saja sudah jelas jika sedang terjadi sesuatu yang tidak Al ketahui.
Tapi melihat ketenangan Luna Al juga heran.
Karena Luna tampak biasa saja tidak ada raut wajah ketahuan atau pun kegelisahan pada umum nya.
Luna hanya memeluk tangan Al tapi tidak ada ekspresi apapun yang ia tunjukkan.
Al merasa tidak mengenal Luna, Al kehilangan sosok Luna yang ia kagumi.
Tapi jauh dari itu Al cukup senang karena Luna yang sekarang tampak lebih manja dan manis.
Setelah beberapa menit Luna melepas kan tangan nya.
Dan langsung mengecup tangan Al.
'' Apakah suatu saat kau akan meninggal kan aku Al ? '' tanya Luna tiba tiba
Al yang di tanya hanya diam karena ia merasa cukup heran dengan Luna, dengan sikap nya, dengan tingkah laku nya, bicara nya semua nya berubah.
Melihat Al yang diam dan tidak menjawab pertanyaan nya Luna juga diam.
Luna berpikir jika Al memang tidak menganggap diri nya penting.
Dalam pikiran kacau Luna memutus kan untuk kembali setidaknya menjauh dari Al untuk sementara waktu bisa menjernihkan akal dan pikiran nya
__ADS_1
BERSAMBUNG....
Jangan lupa tinggalkan jejak like koment yang banyak