Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Pengganggu


__ADS_3

Melihat dan mendengar erangan panjang Al yang memanggil nama nya membuat Luna kikuk dan salah tingkah.


Sebab itu adalah pengalaman pertama nya.


Luna tidak tau harus berbuat apa, Luna menjadi serba salah saat mendengar erangan Al.


Dengan kata lain Al membayang kan diri nya saat melakukan apa yang di lakukan nya.


Luna merasa sangat malu tapi juga senang.


Senang karena Al membayang kan diri nya, berarti dia ada di pikiran nya.


Al sedang mengatur nafas nya, sedang kan Luna mengambil handuk nya kembali karena ia bingung harus ngapain.


'' Beby '' panggil Al


'' Hem '' jawab Luna yang sedang membenar kan handuk nya.


'' Mana orang nya kok cuma ada suara nya '' kata Al


'' Bentar ya aku ganti baju dulu ''


'' Gak udah beby aku masih kangen '' kata Al


Luna memberani kan diri untuk mengambil handphone nya dan memperlihat kan wajah nya.


Al tersenyum melihat tingkah Luna yang salah tingkah bahkan tampak sangat jelas muka nya merah karena malu.


'' Kok udah pakai handuk sih '' Rajuk Al


'' Lah terus aku harus gimana ? '' tanya Luna


'' Ya jangan di pakek beby aku masih belum puas melihat nya '' kata Al


'' Malu Al '' jujur Luna


'' Kenapa harus malu bahkan kita sudah melakukan hal yang lebih intim dari pada ini beby '' kaya Al heran


'' Ya tetap aja kayak gimana gitu '' jujur Luna


Al hanya tersenyum mendengar Luna.


'' Kapan balik ? tanya Al


'' Besok pagi atau gak sore nya, aku pakek baju dulu ya '' pamit Luna


'' No '' jawab Al tegas


'' Kenapa, dingin tau ''


'' Pakek selimut aja tapi jangan ganti baju ''


'' Baik lah '' akhir nya Luna kalah.


'' Ada di sini atau tidak ad sama aja, sama sama suka maksa '' gumam Luna tapi masih terdengar jelas di telinga Al.


Karena bagaimana pun mereka melakukan Vidio call dan otomatis handphone Luna ada di depan nya jadi wajar jika Al mendengar nya.

__ADS_1


Tapi Al pura pura tuli aja, anggap aja dia gak dengar gumaman Luna.


Tapi mata nya fokus melihat gerak gerik Luna yang sedang menyelimuti diri nya tanpa baju apapun.


'' Kau sangat indah beby ''


'' Sungguh ? ''


'' Hem kau bahkan sudah membangun nya lagi '' jujur Al


Luna hanya bisa menarik nafas dan membuang nya dengan kasar.


Karena bagaimana pun Luna masih belum terbiasa dengan kegilaan yang satu ini.


Luna merasa malu juga gemas melihat Al yang sedang mendesis.


'' Sayang kamu kenapa lagu sih ? ''


'' Itu bangun lagi '' tunjuk Al pada tongkat ajaib nya


'' Masak gitu aja bangun '' heran Luna


Karena saat ini meski pun Luna tidak pakai baju tapi dia menyelimuti diri nya hingga bagian atas dada.


'' Beby '' panggil Al


Luna tau di dalam panggilan tersebut ada banyak mengandung makna tersembunyi.


'' Tidak '' tolak Luna


'' Ayo lah beby kau tau kan gimana sakit nya jika tidak di tuntas kan '' bujuk Al


'' Emang kamu mau tongkat sakti ku jadi tidak berfungsi lagi '' bujuk Al


'' Kenapa bisa gitu ? '' heran Luna


'' Ya karena syaraf syaraf nya udah terjepit '' alasan Al ngawur


Mendengar kata tidak berfungsi Luna menjadi bingung antara nurutin kemauan Al atau tetap pada pendirian nya.


Jika ia menolak akibat nya akan fatal jika ia nurut ia pasti akan malu lagi.


Setelah setelah di pikir pikir ia memutus kan untuk mengikuti Al karena Luna tidak ingin jika tongkat ajaib itu kehilangan kekuatan nya.


Bisa bisa milik nya tidak dapat di manjakan kan lagi oleh tongkat ajaib nya Al.


Biar lah malu toh tadi juga ia sudah melakukan nya bersama dengan Al.


Sudah terlanjur basah jadi sekali aja nyebur biar gak setengah setengah.


'' Baik lah apa yang bisa aku lakukan ? '' tanya Luna


'' Buka lah selimut nya dan lakukan goyangan seperti biasa '' kata Al


'' Seperti biasa apa ? ''


'' Sama seperti kamu sedang memimpin permainan beby, seperti kamu sedang mengendalikan tubuh ini '' jelas Al

__ADS_1


Luna bingung harus gimana sebab kalau ada Al di sisi nya itu akan mudah ia lakukan.


Tapi saat ini Al tidak ada jadi ia bingung


Akhir nya Luna membuka selimut nya dan beranjak duduk melakukan apa yang di minta oleh Al.


Tapi Luna sendiri bingung gerakan apa yang harus ia lakukan.


'' Sayang remes bola bola kenyal nya '' pinta Al


Luna melakukan apa yang di minta dan tentu nya dengan gaya yang memang di sukai oleh Al.


Belum juga tuntas hasrat Al, kamar Luna ada yang mengetuk.


Luna kaget dengan itu dan dengan reflek ia mengakhiri panggilan tersebut, dan segera mematikan telpon nya karena ia sadar Al akan menghubungi nya lagi.


Tapi ia takut jika Fio dan Sea tau bisa berabe.


Dengan secepat kilat Luna merapikan tempat tidur nya dan memakai baju asal asalan tak lupa dengan handuk kecil yang ia gunakan untuk mengering kan rambut nya.


Sedangkan Al menggerutu dan ia bertekad akan membalas Fio dan Sea saat waktu yang tepat


Setelah di rasa cukup dengan tenang Luna akan membuka kan pintu nya untuk Fio dan Sea dengan wajah se santai mungkin dan se polos mungkin.


'' Lama amat sih buka pintu nya '' ucap Fio saat Luna membuka pintu untuk nya.


'' Gw habis mandi dan langsung ganti baju '' jawab Luna seada nya.


'' Gw bosan '' keluh Fio


'' Sea mana ? '' tanya Luna


'' Lagi ke dapur '' jawab Fio


Luna tidak menjawab karena saat ini pikiran nya sedang fokus pada satu orang siapa lagi kalau bukan Alber sang bos sekaligus partner nya dalam ranjang.


'' Apa dia akan marah, apa yang dia lakukan, bisakah dia menuntas kan hasrat nya '' batin Luna ia merasa kasihan ke Al.


Sebab sebelum sebelum nya Luna yakin Al dapat menuntas kan hasrat nya dengan mudah karena dia bisa membayar seseorang untuk memuaskan nya.


Bahkan ada begitu banyak perempuan yang rela memberi kan tubuh nya pada Al dengan suka rela.


Mereka semua berlomba-lomba hanya untuk bisa menghangat kan ranjang seorang Albert.


Para perempuan tersebut akan senang jika Al mengingin kan tubuh nya, karena bagi sebagian mereka berada di satu tempat bahkan seranjang dengan Al adalah pengalaman yang luar biasa bagi mereka.


Bahkan tak jarang dari mereka yang menggoda Al secara terang-terangan dan tentu nya dengan senang hati Al meladeni mereka.


Tapi sekarang berbeda Al rela bermain solo saat terikat dengan nya.


Saat satu syarat yang Luna ucapan pada padanya.


Dan mulai saat ini Al berubah ia mulai bisa menghilangkan sifat jelek nya dan hanya setia berhubungan dengan satu perempuan siapa lagi kalau bukan diri nya.


BERSAMBUNG......


Jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


Dan terima kasih pada kalian yang udah mendukung karya author.


__ADS_2