Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Permainan Al


__ADS_3

...Ok lanjut...


Sebelum lanjut author ucap kan selamat menunai kan ibadah puasa bagi yang menjalankan nya 💖💖💖


Luna dan lain nya masih menatap Al yang sedang merasa terpukul


Dan itu membuat Luna tak tega begitu pun juga dengan yang lain nya tapi semua pun sudah terlambat Luna tidak bisa mundur lagi dan ia akan tetap pada jalan nya yaitu menjauhi Al untuk sementara karena berada di dekat Al bisa membuat janin nya dalam bahaya


'' Aku ingin memeluk nya '' ucap Luna


Mendengar itu Fio yang menjawab


'' Baik lah sini aku peluk sebagai ganti nya ''


Dan itu langsung di tolak keras dengan Luna


'' Tidak titik tidak pakek koma '' jawab Luna


'' Iya iya baik lah '' jawab Fio pasrah


'' Berarti selama ini Al tau semua nya dan apakah ada kaitan nya dengan pernikahan dadakan yang di lakukan nya '' kata Luna


Sedang kan orang yang berada di sana termenung memikirkan apa yang di kata kan oleh Luna


Dan orang yang memberi pendapat pertama kali nya adalah bibi


'' Bibi rasa begitu pernikahan itu terlalu mendadak berbeda dengan acara lamaran nya. meski pun itu terkesan dadakan tapi Al sudah menyiapkan kan itu dari jauh jauh hari '' kata sang bibi,


'' Bibi tau itu '' kata Luna terkejut


'' Tentu saja bahkan di dalam nya ada campur tangan bibi dan paman mu ini '' aku sang bibi


'' Apakah dia benar-benar mencintai ku bi ? '' tanya Luna tiba tiba


'' Sayang bibi tau se se orang yang hamil memiliki perasaan yang sangat sangat sensitif tapi jangan buat itu musibah untuk diri mu sendiri '' nasehat sang bibi


'' Percaya lah pada keputusan suami mu nak dia orang yang baik paman yakin dia tidak akan berbuat hal hal yang akan menyakitimu dengan sengaja, Al sudah melakukan hal yang bisa ia lakukan untuk melindungi mu jadi tugas mu sekarang hanya perlu mendukung nya dan apakah dia mencinta mu kau sendiri yang bisa merasa kan kau tidak bisa menanyakan itu pada orang lain, yang bisa menjawab nya hati hati mu saja '' kata sang paman menasehati Luna dengan panjang lebar


Luna yang mendengar itu langsung terdiam jauh di lubuk hati nya ia sangat meyakini jika Al memang mencintai nya dengan tulus


Luna membuang nafas nya dengan kasar dan saat ini ia kembali fokus pada Al


Di tempat lebih tepat nya di mansion milik Luna


'' Aku memang menginginkan mu menjauh dari ku untuk sementara beby, tapi bukan berarti kau harus meninggalkan ku se orang diri '' kata Al yang se akan akan hidup nya sudah tidak ada guna nya lagi

__ADS_1


'' Aku hanya ingin melindungi mu tapi aku tidak tau jika cara yang aku ambil ini salah di mata mu, kau tahu kenapa aku pura pura mengacuhkan mu itu karena Raisa di kirim khusus oleh Wilgo untuk mencari keberadaan mu '' kata Al lagi


Al menghapus air mata nya dan ia segera membuka file yang ke dua


Dan ternyata itu adalah perkembangan bayi mereka ada hasil USG dan yang lain nya


Melihat itu Al jadi tersenyum dan berkata


'' Akhir nya jebakan yang aku buat berhasil beby bukti nya yang benar benar hamil '' kata Al


'' Kau tau saat kau menyusul ku waktu itu aku sudah mengganti pil mu dengan obat kesuburan dan kau tidak menyadari itu '' kata Al ter kekeh


'' Dan aku harap kau tidak akan mengetahui ini dan saat di bukit aku sangat khawatir saat kau bilang perut mu sakit aku jadi sangat khawatir karena dalam perhitungan ku kau seharus nya sudah berbadan dua waktu itu '' ucap Al lagi


'' Dan yang kau minum akhir akhir ini itu adalah vitamin '' lanjut Al lagi


'' Tapi untuk saat ini biar lah seperti ini dulu karena aku masih memiliki misi yang harus di selesaikan '' kata Al dengan semangat


Dan saat Al sibuk tiba tiba hand phone nya berdering dan ternyata itu adalah Raisa


Dengan males Al mengangkat nya


'' Dasar biang kerok '' umpat nya


'' Kau dimana aku takut sendirian '' kata Raisa manja


'' Zaki tidak bisa Kukang makam ini aku lagi sibuk '' kata Al


'' Tapi~


Tut tut tut


Tanpa basa-basi Al langsung mematikan telepon nya


'' Sekarang Allu sudah pergi jadi untuk apa aku harus menjaga sikap '' gumam Al


Setelah itu Al pergi hi dari mansion tersebut dan menelpon anak buah nya


'' Cari keberadaan orang tua angkat Raisa dan segera lapor kan pada ku '' kata Al dengan suara tegas nya tapi terkesan sangat dingin


'' . . . . ''


'' Jangan sampai ada yang curiga berhati hati lah kau tau apa yang akan kalian dapat kan dari ku jika sampai kalian terluka ? '' tanya Al


'' . . . . ''

__ADS_1


'' Bagus kalian memang bisa di andal kan '' ucap Al


'' . . . . ''


'' Jangan sampai lengah ingat musuh kalian sangat sangat ''


'' . . . . ''


Setelah itu Al langsung mematikan hand phone nya


Meski pun Al terkesan dingin ke anak buah nya tapi ia tak dingin hati


Dan peraturan Al yang paling tidak naduk akal adalah '' di larang terluka dalam keadaan menjalankan misi ''


Dan jika sampai itu terjadi maka siap siap tangan kalian akan jadi taruhan nya


Al ingin semua anak buah nya memiliki kemampuan yang tak tertandingi dengan peraturan itu Al yakin anak buah nya tidak akan lengah dan akan selalu mengasah kemampuan nya


Setelah itu Al pergi ke apartemen Luna yang lama karena tidak mungkin ia tinggal di mansion yang besar itu apalagi sendiri


Jadi lebih baik ia di apartemen lebih tenang dan damai


Dan jika Al pergi dari mansion berarti Luna tidak dapat mengawasi Al dan itu membuat nya jengkel


Dan setelah beberapa jam akhir nya Al dapat kabar jika Wilgo juga berada di negara nya saat ini dan aku langsung menyusun rencana gimana cara buat supaya Wilgo keluar tanpa harus berbuat keributan


Dan Al ingat dengan Raisa


'' Baik lah anggap aja aku sedang mengabulkan keinginan mu saat ini '' gumam Al


Dengan kata lain permainan saat ini sudah terbalik dan Raisa yang akan menjadi penyambung antara diri nya dan Wilgo


Akhir nya Al menghubungi Viktor dan meminta bantuan nya dan mereka sudah sepakat untuk bertemu di club


Al belajar dari pengalaman pertama nya dan ia tidak ingin ada kesalahpahaman yang berlanjut


Dan saat ini Al dan Viktor sudah berada di sana tanpa basa-basi Al langsung mengutarakan bantuan nya


'' Apa itu sana aja kamu mengorbankan aku Al '' tolak Viktor


'' Oh jadi kamu tidak mau gak masalah tapi ingat jika kami kesusahan menjadi Fio cari lah sendiri '' kata Al santai tapi terkesan mengancam


Dan mau tidak mau Viktor setuju


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2