Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Tidak berdaya


__ADS_3

Selamat malam semua 🤭🤭🤭


Baik lah lanjut


...🔥🔥🔥🔥🔥...


Al memejam kan mata nya karena selain ke dinginan ia juga merasa sangat pusing


Tapi sebaik mungkin ia coba tahan


Tapi karena jiwa ke dua nya saling ter hubung jadi Luna paham apa yang di rasa kan oleh Al


Dan Luna juga baru ngeh jika mobil yang ia pakai itu milik Al


'' Ini perasaan ku atau gimana sih '' kata Luna


'' Kenapa ? '' tanya Al


'' Bukan lah ini mobil yang kita pakai waktu itu '' tanya Luna


Al hanya tersenyum dan kemudian mengangguk


'' Aku juga baru sadar ini memang mobil yang aku pesan untuk kita ber libur '' kata Al


'' Kalau begitu pasti ada selimut di sini '' gumam Luna


'' Aku gak butuh selimut aku cuma ingin istirahat sebentar saja '' jujur Al


'' Baik lah mari kita istirahat aku juga sedikit lelah '' putus Luna


Tapi meski pun begitu Luna tetap mencari selimut untuk Al pakai


Sedang kan Al sudah meneken tombol agar tempat duduk itu menjadi ranjang empuk untuk mereka berdua


Dan Luna juga sudah menemukan selimut nya


Dan sedikit demi sedikit tempat duduk itu berubah menjadi ranjang nyaman untuk mereka gunakan.


Luna ingin memakai nya selimut untuk Al tapi ia sangat kaget sebab badan Al sudah seperti es


'' Al badan mu '' kata Luna panik


'' Aku gpp jangan khawatir '' kata Al menenang kan


'' Tap


'' Kalau begitu peluk aku '' kata Al cepat karena bagaimana pun ia sudah sangat ke dinginan dan tentu nya tidak ingin membuat Luna tambah khawatir


Tapi percaya lah Al merasa sangat ber syukur dengan kejadian tersebut


Meski pun ia harus menggigil dan ke mungkinan besar nya akan pingsan jika tidak kuat menahan nya Al sangat happy sebab dengan kejadian tersebut ia yakin akan mendapat kan maaf dari Luna


Sedang kan Luna tanpa banyak tingkah langsung memeluk Al seperti ia mengeloni bayi.


Dan tangan nya secara otomatis mengelus pundak Al ber harap itu bisa menghangat kan nya


Tapi percuma badan Al tidak merespon apapun badan itu masih se dingin es

__ADS_1


Dan Luna pun merasa sangat takut sebab nafas Al sudah tidak teratur


'' Al ber janji lah kau akan baik baik saja '' kata Luna panik


Al tidak menjawab ia hanya ter senyum karena untuk ber bicara Al merasa tidak cukup kuat


Setelah mengucap kan itu Luna menarik tangan Al ke bola bola kenyal milik nya dan menaruh nya di tengah-tengah bola bola kenyal milik nya berharap itu bisa bisa membantu


'' Apa yang kamu lakukan beby '' kata Al cukup ter kejut dengan apa yang di lakukan oleh Luna


'' Berhenti lah ber bicara '' kata Luna ketus


Mendengar itu Al ter senyum karena saat ini ia merasa sangat sangat happy


Dan Al pun langsung merapat kan tubuh nya ke Luna ber harap ia bisa lebih hangat


Tapi nyata nya itu tidak ber hasil karena badan nya Al sudah terlalu dingin dan se akan mem beku.


'' Al jangan buat aku takut kenapa badan mu masih dingin seperti es '' kata Luna dengan suara yang ber getar


Menanda kan jika saat ini ia sedang menahan nangis


Karena Luna sadar ia harus menjadi kuat untuk Al bukan untuk menjadi ke lemah


Luna harus menjadi kekuatan untuk Al bukan untuk menjadi kelemahan nya


Dan apapun yang terjadi mereka berdua harus sama-sama ber juang


Saling menguat kan dan saling mendukung, selalu ada untuk satu sama lain


Seperti saat ini jika la yang lemah maka Luna yang harus menjadi kuat begitu lun sebalik nya.


Luna ingin memeluk Al dengan cara ku lit mereka ber sen tuhan


Ber harap usaha nya yang satu itu membuah kan hasil.


Luna memeluk Al dengan sangat erat untung saja setiap ia ber dekatan dengan Al anak yang ada di dalam kandungan nya tidak rewel


Seperti saat ini Luna bahkan tidak merasa kan apa apa.


'' Apakah sudah baikan ? '' tanya Luna


'' Hem '' hanya itu yang Al bisa ucap kan


Luna menangis dalam diam karena ia tidak tega melihat ke adaan nya Al yang tak berdaya seperti itu


Bahkan pelukan Luna tidak ber pengaruh pada Al


Tubuh Al masih ber getar dan dengan ter paksa Luna membuka penutup bola bola kenyal milik nya


Dan dengan cekatan Luna menarik kepala menuju bola bola kenyal milik nya


'' Apakah kau tidak merindu kan ini Al '' pancing Luna agar Al ber bicara


'' Sangat '' jawab Al


Mendengar itu Luna merasa lega setidak nya Al tidak ter tidur dan otak nya tidak kenapa kenapa karena mesum nya masih ada

__ADS_1


'' Kau tidak ingin memain kan ? '' kata Luna


'' Apakah boleh ? '' tanya Al


'' Main kan lah '' jawab Luna


Dengan segera Al memasuk kan pucuk teh tersebut ke dalam mu l u t nya


Karena Al juga sudah tidak tahan dengan tubuh nya yang sedingin es


Ber harap dengan kegiatan itu bisa mengurangi rasa dingin nya


'' Jika aku dalam ke adaan baik baik saja sudah ku garap kau hingga pagi '' batin Al


Karena bagai mana pun Al sangat merindu kan penyatuan nikmat itu


Sudah hampir sebulan ia tidak pernah memasuki goa milik nya


Dan itu sangat menyiksa nya


Al masih asyik dengan kegiatan nya tapi lama-kelama an sedotan Al pada teh pucuk nya mulai melemah


'' Al '' panggil Luna


Tidak ada sautan


'' Al '' panggil Luna lagi di sertai dengan sedikit pukulan di lengan nya


'' Hem '' jawab Al lemah


'' Jangan tidur aku takut sendirian '' kata Luna menangis


'' Aku di sini '' kata Al


Tapi setelah itu Al tidak ber gerak bahkan teh pucuk yang tadi nya ia sedot lepas begitu saja


Melihat itu Luna menjadi histeris karena pikiran buruk sedang mengambil akal sehat nya


'' Kau bilang akan baik baik saja kan jadi ku mohon ber tahan lah sebentar lagi '' ucap Luna


'' Tidak ada cara lain selain itu '' gumam Luna


Ayo tebak apa yang akan Luna lakukan untuk menghangat kan Al ?


BERSAMBUNG....


Gimana udah double kan ?


Happy tidak ?


Jangan lupa like koment vote dan klik favorit nya agar tidak ketinggalan cerita nya


Dan jangan lupa rate bintang 5 yes 💖💖💖


Gift author juga ya 😅😅😅


Untuk bab selanjut nya di mohon untuk ber sabar 😜😜

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke novel author yang berjudul '' Hadiah Suami Dari Ayah ''


Bye bye semua 😍😍


__ADS_2