
Selamat malam semua 🤭🤭🤭
Baik lah lanjut
...🔥🔥🔥🔥🔥...
Al memejam kan mata nya karena selain ke dinginan ia juga merasa sangat pusing
Tapi sebaik mungkin ia coba tahan
Tapi karena jiwa ke dua nya saling ter hubung jadi Luna paham apa yang di rasa kan oleh Al
Dan Luna juga baru ngeh jika mobil yang ia pakai itu milik Al
'' Ini perasaan ku atau gimana sih '' kata Luna
'' Kenapa ? '' tanya Al
'' Bukan lah ini mobil yang kita pakai waktu itu '' tanya Luna
Al hanya tersenyum dan kemudian mengangguk
'' Aku juga baru sadar ini memang mobil yang aku pesan untuk kita ber libur '' kata Al
'' Kalau begitu pasti ada selimut di sini '' gumam Luna
'' Aku gak butuh selimut aku cuma ingin istirahat sebentar saja '' jujur Al
'' Baik lah mari kita istirahat aku juga sedikit lelah '' putus Luna
Tapi meski pun begitu Luna tetap mencari selimut untuk Al pakai
Sedang kan Al sudah meneken tombol agar tempat duduk itu menjadi ranjang empuk untuk mereka berdua
Dan Luna juga sudah menemukan selimut nya
Dan sedikit demi sedikit tempat duduk itu berubah menjadi ranjang nyaman untuk mereka gunakan.
Luna ingin memakai nya selimut untuk Al tapi ia sangat kaget sebab badan Al sudah seperti es
'' Al badan mu '' kata Luna panik
'' Aku gpp jangan khawatir '' kata Al menenang kan
'' Tap
'' Kalau begitu peluk aku '' kata Al cepat karena bagaimana pun ia sudah sangat ke dinginan dan tentu nya tidak ingin membuat Luna tambah khawatir
Tapi percaya lah Al merasa sangat ber syukur dengan kejadian tersebut
Meski pun ia harus menggigil dan ke mungkinan besar nya akan pingsan jika tidak kuat menahan nya Al sangat happy sebab dengan kejadian tersebut ia yakin akan mendapat kan maaf dari Luna
Sedang kan Luna tanpa banyak tingkah langsung memeluk Al seperti ia mengeloni bayi.
Dan tangan nya secara otomatis mengelus pundak Al ber harap itu bisa menghangat kan nya
Tapi percuma badan Al tidak merespon apapun badan itu masih se dingin es
__ADS_1
Dan Luna pun merasa sangat takut sebab nafas Al sudah tidak teratur
'' Al ber janji lah kau akan baik baik saja '' kata Luna panik
Al tidak menjawab ia hanya ter senyum karena untuk ber bicara Al merasa tidak cukup kuat
Setelah mengucap kan itu Luna menarik tangan Al ke bola bola kenyal milik nya dan menaruh nya di tengah-tengah bola bola kenyal milik nya berharap itu bisa bisa membantu
'' Apa yang kamu lakukan beby '' kata Al cukup ter kejut dengan apa yang di lakukan oleh Luna
'' Berhenti lah ber bicara '' kata Luna ketus
Mendengar itu Al ter senyum karena saat ini ia merasa sangat sangat happy
Dan Al pun langsung merapat kan tubuh nya ke Luna ber harap ia bisa lebih hangat
Tapi nyata nya itu tidak ber hasil karena badan nya Al sudah terlalu dingin dan se akan mem beku.
'' Al jangan buat aku takut kenapa badan mu masih dingin seperti es '' kata Luna dengan suara yang ber getar
Menanda kan jika saat ini ia sedang menahan nangis
Karena Luna sadar ia harus menjadi kuat untuk Al bukan untuk menjadi ke lemah
Luna harus menjadi kekuatan untuk Al bukan untuk menjadi kelemahan nya
Dan apapun yang terjadi mereka berdua harus sama-sama ber juang
Saling menguat kan dan saling mendukung, selalu ada untuk satu sama lain
Seperti saat ini jika la yang lemah maka Luna yang harus menjadi kuat begitu lun sebalik nya.
Luna ingin memeluk Al dengan cara ku lit mereka ber sen tuhan
Ber harap usaha nya yang satu itu membuah kan hasil.
Luna memeluk Al dengan sangat erat untung saja setiap ia ber dekatan dengan Al anak yang ada di dalam kandungan nya tidak rewel
Seperti saat ini Luna bahkan tidak merasa kan apa apa.
'' Apakah sudah baikan ? '' tanya Luna
'' Hem '' hanya itu yang Al bisa ucap kan
Luna menangis dalam diam karena ia tidak tega melihat ke adaan nya Al yang tak berdaya seperti itu
Bahkan pelukan Luna tidak ber pengaruh pada Al
Tubuh Al masih ber getar dan dengan ter paksa Luna membuka penutup bola bola kenyal milik nya
Dan dengan cekatan Luna menarik kepala menuju bola bola kenyal milik nya
'' Apakah kau tidak merindu kan ini Al '' pancing Luna agar Al ber bicara
'' Sangat '' jawab Al
Mendengar itu Luna merasa lega setidak nya Al tidak ter tidur dan otak nya tidak kenapa kenapa karena mesum nya masih ada
__ADS_1
'' Kau tidak ingin memain kan ? '' kata Luna
'' Apakah boleh ? '' tanya Al
'' Main kan lah '' jawab Luna
Dengan segera Al memasuk kan pucuk teh tersebut ke dalam mu l u t nya
Karena Al juga sudah tidak tahan dengan tubuh nya yang sedingin es
Ber harap dengan kegiatan itu bisa mengurangi rasa dingin nya
'' Jika aku dalam ke adaan baik baik saja sudah ku garap kau hingga pagi '' batin Al
Karena bagai mana pun Al sangat merindu kan penyatuan nikmat itu
Sudah hampir sebulan ia tidak pernah memasuki goa milik nya
Dan itu sangat menyiksa nya
Al masih asyik dengan kegiatan nya tapi lama-kelama an sedotan Al pada teh pucuk nya mulai melemah
'' Al '' panggil Luna
Tidak ada sautan
'' Al '' panggil Luna lagi di sertai dengan sedikit pukulan di lengan nya
'' Hem '' jawab Al lemah
'' Jangan tidur aku takut sendirian '' kata Luna menangis
'' Aku di sini '' kata Al
Tapi setelah itu Al tidak ber gerak bahkan teh pucuk yang tadi nya ia sedot lepas begitu saja
Melihat itu Luna menjadi histeris karena pikiran buruk sedang mengambil akal sehat nya
'' Kau bilang akan baik baik saja kan jadi ku mohon ber tahan lah sebentar lagi '' ucap Luna
'' Tidak ada cara lain selain itu '' gumam Luna
Ayo tebak apa yang akan Luna lakukan untuk menghangat kan Al ?
BERSAMBUNG....
Gimana udah double kan ?
Happy tidak ?
Jangan lupa like koment vote dan klik favorit nya agar tidak ketinggalan cerita nya
Dan jangan lupa rate bintang 5 yes 💖💖💖
Gift author juga ya 😅😅😅
Untuk bab selanjut nya di mohon untuk ber sabar 😜😜
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke novel author yang berjudul '' Hadiah Suami Dari Ayah ''
Bye bye semua 😍😍