
Al menoleh karena sekilas ia melihat bayangan.
Tapi sayang nya saat ia menoleh tidak ada siapa pun di sana hanya ada pohon besar buatan yang memang sengaja di buat untuk memperindah pemandangan.
Sedang kan Luna langsung pergi saat ia yakin Al akan menoleh ke arah nya.
Luna tersenyum mendapati Al kebingungan.
Sedang kan Al berpikir jika ia sedang ngawur karena pikiran nya sedang kacau tidak mendapat kabar dari Luna seharian.
'' Allu entah kenapa gw ngerasa lo ada di dekat gw saat ini '' gumam Al
Sedang kan Luna ingin segera berlari untuk memeluk Al.
Tidak ada rencana apapun bahkan handphone Luna tertinggal di kamar hotel.
Yang ingin Luna lakukan saat ini adalah pergi dan memeluk Al sampai puas.
Luna merasa gugup karena setelah sekian lama akhir nya ia bisa melihat wajah tampan yang selalu menghantui nya.
Tapi Luna merasa Al kurusan karena tulang pipi nya terlihat tapi aneh nya otot-otot nya masih tetap terjaga.
'' Apa dia banyak pikiran ? ''
Al termenung hingga tidak menghiraukan hal-hal yang ada di sekitar nya.
Luna mendekat dengan sangat hati-hati ia tidak ingin Al tahu tentang keberadaan nya sebelum ia bisa mengaget kan Al.
Udara semakin dingin sedang kan Luna hanya memakai celana pendek di atas paha nya, di padukan dengan tantop hitam dan di lapisi dengan jaket yang di hadiah kan Al untuk nya.
Luna sudah berada di dekat Al dengan hanya beberapa langkah saja.
Meski pun Al tidak menghiraukan hal-hal di sekitar nya tapi bukan berarti Al tidak dapat merasa kan kehadiran pujaan hati nya.
Tepat saat jarak Luna tinggal tiga langkah lagi Al membalik kan seluruh tubuh nya.
Luna merasa sangat terkejut dengan tindakan Al yang menurut nya sangat mendadak.
Al pun sama terkejut nya ia tidak menyangka ada Luna di hadapan nya.
Al berpikir jika ia sedang berhalusinasi.
Sedang kan Luna sampai lupa cara nya bernafas saking terkejut nya.
Luna menahan nafas nya.
Mata kedua nya terkunci satu sama lain, tidak ada yang bergerak, tidak ada reaksi apapun yang keluar dari kedua nya selain rasa terkejut yang sangat dahsyat.
Al masih terpaku di tempat nya.
Sedang kan Luna ia mencoba mengendalikan diri nya sendiri dan berjalan mendekat ke arah Al.
Hingga satu kecupan mendarat di bibir nya dan di susul oleh pelukan hangat yang sangat ia rindukan.
Al masih termenung bahkan ia tidak membalas pelukan dari Luna.
Luna yang merasa di abaikan segera melepas kan pelukan dan berkata.
__ADS_1
'' Ya udah aku pergi aja lagian di sini cuma di abaikan ''
Setelah itu Luna pergi.
Tapi langkah nya terhenti saat ada tangan kekar yang memeluk nya dari belakang.
'' Maaf aku terlalu terkejut aku hanya merasa ini sebuah mimpi '' kata Al
Luna tidak menjawab ia diam seribu bahasa.
Ya elah gaya nya seribu bahasa 😆😆😆
Al membalik kan tubuh Luna hingga kedua nya saling berhadapan.
'' Kenapa ada di sini ? '' tanya Al mencium kening Luna
'' Aku di suruh nganterin berkas sama Vito, tapi setelah itu aku baru tau jika Viktor dan Sean yang udah ngerencanain ini semua, bahkan berkas yang di berikan Vito lupa di kamar '' jujur Luna dengan cengengesan
Setelah itu Al langsung memeluk erat Luna.
Al merasa sangat bahagia dengan kehadiran Luna rasa sesak dan beban hidup nya seakan-akan hilang entah kemana.
Al dapat merasa kan jika tubuh Luna mulai kedinginan, dan ia pun baru sadar jika saat ini Luna hanya memakai celana pendek dan tantop dan hanya di lapisi dengan jaket pemberian nya.
Al memeluk nya sangat erat ia ingin menyalurkan rasa hangat ke tubuh Luna.
Luna mendongak menatap Al lamat lamat.
'' Kenapa ? '' tanya Al
'' Kangen apa ? '' goda Al
Karena sampai saat ini hubungan kedua nya hanya sebatas partner tidak ada hubungan yang spesial seperti hubungan pasangan lain nya.
Tapi aneh nya jiwa mereka menyatu dan dapat merasakan kehadiran masing masing.
'' Semua '' jujur Luna
Al mencium sekilas bibir indah itu.
" Jangan cium cium " kata Luna
" Loh kenapa, kamu tadi nyosor aku duluan " bela Al
'' Kenapa sampai nyasar ke hotel ini ? '' tanya Al
'' Entah ini Viktor yang urus aku tinggal duduk santai aja, tapi heran juga sih kenapa dia milih hotel jauh dari kota '' jujur Luna
Karena setelah sampai ia juga bingung, di perjalanan pun ia juga gitu sebab ia takut aja di culik atau apalah Luna masih merasa sedikit trauma tentang perculik.
Al hanya tersenyum.
'' Mungkin dia tidak ingin ayah ku menemukan jejak kamu, maka nya ia memilih hotel ini untuk kamu tempati '' kata Al
Tidak ada rahasia lagi di antara Al dan Luna.
Al pun sudah menceritakan semua nya ke Luna tentang ayah nya tentang Cika jadi Luna sudah paham apa yang harus dia lakukan jika bertemu dengan ayah nya Al.
__ADS_1
'' Terus kamu kok juga ada di sini sayang, bahkan story ya g aku buat belum kami lihat ? '' heran Luna
'' Story ? '' heran Al
Luna hanya mengangguk sebagai jawaban nya.
'' Aku belum main handphone sama sekali sejak keluar rumah '' jujur Al
'' Tapi kok ke sini ? '' Luna masih heran aja Al kok tiba tiba ada di sini
''Aku juga gak tau, aku hanya ingin menjernihkan pikiran ku saja '' jujur Al
'' Masuk yuk '' ajak Al
Luna menggelang kan kepala nya.
'' Aku ingin jalan-jalan di sini menghirup udara segar maka nya keluar kok malah di ajak masuk '' protes Luna
'' Tangan kamu aja dingin beby ''
'' Kan ada kamu yang akan hangatin aku sayang '' manja Luna.
Al kembali mencium bibir Luna.
'' Suka banget sih cium cium, kangen ya '' goda Luna
'' Banget ingin sekali aku balik tapi gak bisa ''
'' Gpp biar aku yang nyamperin kamu '' kata Luna
'' Kamu kok tambah agresif sih beby ? ''
'' Ya nama nya juga kangen ''
Saat ini mereka sudah sampai pada taman yang ada di hotel tersebut.
Al tak pernah melepas kan genggaman nya dari saat pertama bertemu dengan Luna hingga saat ini mereka berada di taman.
'' Kamu tadi bilang berkas yang di berikan Vito ada di kamar apartemen, kamu tidak tinggal di mansion yang aku berikan ''
'' Jangan salah faham dulu, aku memang bekum pindah aku masih tinggal di apartemen, karena mansion itu baru selesai kemaren dan tadi pagi baru aku liat, aku masih ragu mau tinggal di sana '' kata Luna panjang lebar
'' Kenapa ? ''
'' Masih belum ada yang jaga sayang ''
Al lupa dengan itu
'' Aku akan mengurus semuanya kamu tenang saja, berapa lama kamu di sini ? '' tanya Al
'' Tidak tau kata Vito aku di suruh bantu kamu di sini '' jawab Luna
Al hanya menatap intens Luna
BERSAMBUNG.....
Jangan lupa tinggalkan jejak ya
__ADS_1