
Setelah penyatuan itu Robert langsung kembali, sedang Cika langsung beristirahat.
Mereka tidak mengulangi kegiatan itu lagi sebab jam sudah menunjuk kan 05:00 jika mereka mengulangi lagi takut tidak keburu.
Dan keberadaan Robert akan terancam.
Robert keluar dari apartemen tersebut menggunakan penutup kepala.
Tapi tanpa mereka ketahui ada yang memantau kedua nya.
'' Sudah ku duga '' gumam orang tersebut dengan senyum misterius nya.
Setelah itu orang itu juga pergi meninggal kan apartemen itu.
Jam 08:00 pagi Al masih belum bangun sedang kan Luna masih berendam untuk mengembalikan energi yang telah terkuras semalam.
Setelah di rasa cukup Luna membilas tubuh nya dan keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk kecil, yang hanya mampu menutupi sebagian tubuh nya.
Luna segera berpakaian karena udara di sana cukup sejuk.
Setelah selesai Luna memesan sarapan untuk ia dan Al.
Setelah di rasa beres Luna naik ke ranjang dan mencium kening Al.
'' I Love you '' bisik Luma di telinga Al
Samar samar ia mendengar pengakuan cinta dari Luna tapi tetap tidak membuka mata nya.
Mata nya seakan enggan untuk di buka keberadaan Luna menjadi obat untuk Al.
Selama Al berada di sana ia tidak pernah merasa tidur nya nyenyak.
Tapi saat Luna datang semua nya seakan kembali ke semula
Luna berbaring di samping Al dan memeluk nya dengan erat.
Al tidak terusik dengan kelakuan Luna, ai malah menikmati nya.
Mata nya juga tambah enggan untuk di buka.
Luna menggesek gesekkan hidung mancung nya ke dada bidang Al.
Entah kapan Al membuka baju yang semalam ia pakai, setelah Luna bangun Al sudah tidak memakai baju.
Luna bahkan menyangka Al menggarap nya saat ia tidur, tapi setelah ia bangun baju yang ia pakai masih utuh, berarti apa yang ad di pikiran nya tidak terjadi.
Luna tersenyum dengan pemikiran konyol nya.
Luna memain kan put*ng Al dengan gemes.
'' Sayang bangun udah siang '' kata Luna
Tidak ada jawaban tidak juga ada gerakan dari Al
'' Ngantuk banget ya ?'' tanya Luna
Tidak ada jawaban lagi dari Al
'' Ya udah kamu tidur ya g nyenyak ya '' kata Luna setelah itu ia mencium bibir Al sekilas
__ADS_1
Al tidak terganggu sama sekali bahkan saat pelayan hotel mengantar kan sarapan ke kamar nya Al juga tidak terusik dengan bunyi troli yang pelayan itu bawa.
'' Nyenyak banget tidur nya, tapi kamu harus sarapan sayang bahkan tadi malam kamu cuma makan sedikit '' kata Luna
'' Sayang '' panggil Luna
Tidak ada jawaban.
Tak biasa nya Al susah di bangunin.
'' Kamu kenapa berubah gini sih, atau selama kamu di di sini kamu hidup dengan berantakan '' kata Luna
Luna membuang nafas nya dengan kasar
Untung Luna tidak kehabisan akal untuk membangun kan Al
Luna memain pu*ing Al dengan li*ah nya.
Al sedikit terusik bahkan tanpa sadar mulut nya mendesis.
'' Sayang bangun ''
'' Hem '' jawab Al
Akhir nya suara itu keluar juga.
'' Ayo sarapan dulu aku lapar '' kata Luna manja
Dengan berat hati Al membuka mata nya meski pun itu sedikit sulit.
Setelah mata itu terbuka Luna langsung mencium nya.
Al hanya tersenyum sudah lama ia tidak pernah merasa kan morning kiss lagi dari Luna.
Al tidak menjawab tapi mata nya hendak terpejam lagi.
Tak ingin ada drama lagi akhir nya Luna berinisiatif untuk menyentuh milik Al yang tampak bangun.
Maklum masih pagi jadi bangun sendiri 😆😆😆
Tangan Luna masuk ke dalam dan memain kan dengan sesuka hati nya.
'' Mau bangun gak ? '' tanya Luna
'' Mainin dulu lebih lama itu enak beby '' kata Al
Luna langsung mengeluar kan tangan nya dari celana.
'' Ya udah aku sarapan sendiri tapi sampai aku pulang gak ada yang nama nya main kuda-kudaan '' kesel Luna
Mendengar itu Al langsung bangun.
Bisa loyo dia jika Luna tak ingin melayani nya.
Luna bangkit dan pergi ke sofa untuk sarapan.
Sedang kan makanan nya sudah tertata rapi di meja.
'' Tunggu sayang aku cuci muka dulu '' kata Al.
__ADS_1
Sedang Luna hanya tersenyum tidak sia sia ia berakting di depan Al.
'' Akhir nya bangun juga ya meski pun dengan ancaman ranjang '' kata Luna
Al keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih fress.
Al duduk di samping Luna tanpa mengelap wajah nya dulu.
Luna bangun dan mengambil kan handuk untuk Al.
Setelah itu mereka sarapan dengan tenang, bahkan tak jarang kedua nya saling menyuapi dan menggoda satu satu lain.
Setelah selesai Luna melanjut kan nonton film yang tadi malam ia tinggal tidur.
Sedang kan Al berada di balkon kamar hotel dengan menghisap sebuah rokok yang sudah lama menemani hari hari nya.
Luna tidak keberatan dengan itu, lebih tepat nya tidak ingin ikut campur.
Karena Luna masih ingat dengan aturan yang berlaku tidak perlu mengatur urusan pribadi masing-masing.
Hari ini Al ingin mengajak Luna keluar untuk pergi jalan-jalan, shoping dan sebagai nya.
'' Beby ''
'' Hem ''
'' Siap siap yuk '' ajak Al
'' Kemana ? '' tanya Luna
'' Jalan jalan gak bosen apa di kamar terus '' kata Al
'' Nanggung Al itu film nya tinggal dikit lagi ''
Mau tidak mau Al nungguin Luna dengan duduk di samping nya dan mengelus rambut nya dengan sayang.
'' Aku masih betah dengan hubungan ini Allu, aku masih tidak ingin mengakhiri nya karena apapun status kita cinta kita tak akan pernah berubah, baik aku atau pun kamu, pasti sudah paham dengan perasaan masing-masing, aku tau kau mencintaiku begitu pun sebalik nya '' batin Al
Al memeluk Luna dengan sanagt erat dan mencium kening nya sangat lama.
Luna tau jika saat ini Al pasti memikirkan sesuatu yang berhubungan dengan hidup nya, tapi ia enggan untuk bertanya dan tidak ingin ikut campur.
'' Udah ? '' tanya Luna saat Al melepas kan ciuman di kening nya.
'' Apa nya yang udah ? '' bingung Al
'' Cium kening gw '' jawab Luna dengan sengaja menggoda Al agar Al dapat mengalih kan apa yang menjadi beban pikiran nya.
Itu lah sifat Luna yang selalu Al sukai tidak egois dan bisa mengembalikan moodnya yang hilang.
Setelah itu Luna berganti pakaian dan tak lupa ia membawa jaket yang di hadiah kan oleh Al untuk nya.
Jaket itu selalu menjadi jaket favorit nya dan akan selaku ia bawa jika di butuhkan.
Begitu pun juga dengan Al.
Ia memakai pakaian santai yang tadi malam Luna pesankan untuk nya.
BERSAMBUNG......
__ADS_1
Jangan lupa like koment yang banyak