
Luna dan Sea sama sekali tidak tau tentang kejadian 2 tahun yang lalu, jadi kedua nya sangat kepo dan menyuruh fio untuk ber cerita secara detail tanpa harus berbelit-belit.
'' Kalian ini gimana sih, nyuruh cerita detail tapi tidak ingin berbelit-belit kan aneh, di mana mana jika cerita detail ya berbelit-belit lah '' kata Fio kesel
Tapi tidak ada respon dari ke-dua nya itu pertanda jika saat ini Luna dan Sea sedang serius dan tidak ingin bercanda.
'' Ya mulai bisu lagi ne orang '' gumam Fio
'' Cepatan Fio '' kata Luna
'' Oke oke dulu pernah ada yang ingin menginap di villa itu terus ada yang bilang jika villa itu ber hantu, dan mereka tidak jadi menginap, tapi setelah 2 Minggu orang itu balik lagi dan aneh nya malah membawa semacam sesajen gitu kata nya biar setan nya gak balik lagi '' jelas Fio
'' Terus ? '' kata Sea
'' Besok nya orang yang menjaga villa datang untuk membersih kan tapi yang mereka dapat malah villa itu kosong '' ucap Fio lagi
'' Kok bisa, di ambil sana hantu nya ? '' tanya Sea
'' Lo ogeb apa gimana sih Sea ya kali ada hantu nyolong '' balas Fio
'' Lah terus jika bukan hantu yang ambil siapa lagi ? '' sea masih bingung
'' Jelasin tu Fio dia belum konek maklum baru pulang kerja otak nya masih loading '' kata Luna sengaja mengejek Sea
'' Ih gini gini gw pandai kaki Luna, sekate kate emang lo pada '' kata Sea tak terima dengan ejekan Luna
'' Sea sayang gw jelasin ya '' ucap Fio
'' Dari tadi kek '' kesel Sea
'' Yang ambil barang villa gw itu bukan hantu tapi orang yang nyewa villa gw itu yang ambil, dan ternyata setelah di urus oleh Viktor mereka memang sekelompok maling yang sengaja menyewa untuk memuluskan niat mereka ''
'' Oh gitu '' jawab Sea
'' Gitu doang '' kata Luna dan Fio kompak
'' Iya '' jawab Sea
Hari sudah mulai gelap dan mereka sudah hampir sampai ke tempat tujuan tapi Fio tiba tiba teriangat jika di villa itu pasti tidak ada makanan dan sebagai nya.
__ADS_1
'' Kita ke super market dulu yuk, untuk makan malam dan sarapan besok '' ajak Fio
'' Ya udah yuk '' Sea menjawab
'' Untung lo ingat jika tidak bisa di pasti kan kita akan kelaparan '' saut Luna
'' Di ujung sana ada super market tapi kecil, kita ke sana aja soal nya kalau nyari super market yang besar gw takut nya masih jauh .'' jelas Fio
'' Tidak masalah lagian kecil atau besar sama aja, yang penting higenis lagian di sini mana aja super market besar di sini kan tergolong pedesaan '' kata Luna
Akhir nya mereka berhenti di sebuah super market karena ke tiga nya suka ngemil jadi mereka membagi tugas, agar cepat selesai dan menghemat waktu.
Karena meski pun villa itu ada yang jaga tapi tetap aja tidak ada pembantu di sana, jadi mereka harus menyiap kan
Luna di bagian makanan, Sea bagian minuman, dan Fio di bagian cemilan.
Sesuai kesepakatan di awal tidak perlu menunggu yang lain, yang sudah selesai bayar dan keluar terlebih dulu.
Tapi saat mereka tiba di mobil ke tiga nya nampak kebingungan karena tanpa sadar mereka semu kalap berbelanja padahal itu hanya kebutuhan dapur.
Dasar emang cewek kerjaan nya suka ngeluarin duit 😆😆
Ya kalian kan tau sendiri bungkus cemilan gimana lebih besar bungkusan nya dari pada isi nya iya kan 😆😆
Mereka kebingungan melihat belanjaan masing masing.
Mau tidak mu mereka harus memangku sebagai belanjaan nya, sedang kan Sea nampak enjoy karena ia tidak perlu repot-repot membawa belanjaan nya karena tugas nya hanya menyetir dan berkendara dengan benar.
Untung tujuan mereka sudah tidak terlalu jauh dan mereka tidak akan terlalu lama menderita karena belanjaan mereka sendiri.
Akhir nya setelah belasan menit mobil itu berhenti dengan aman di depan villa yang sangat mewah
Luna tidak tau jika villa itu sangat mewah, Luna pikir villa itu hanya villa biasa sama seperti villa pada umum nya.
Luna, Fio dan Sea sudah berada di ruang tamu beserta dengan belanjaan nya.
'' Suasana nya enak ya, udara nya sejuk '' kata Luna
'' Hem cocok untuk bercocok tanam '' jawab Fio
__ADS_1
'' Pikiran lo hanya nyantol yang enak enak saja '' jawab Luna
'' Kan benar emang lo gak kangen apa sama tongkat enak Al ? '' kata Fio ceplas-ceplos
Sea dan Luna hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah konyol Fio saat bersama dengan mereka.
Tapi memang benar Luna merindukan keperkasaan Al saat di ranjang.
Mereka akan tidur bersama dalam satu kamar saat berada di villa itu.
Dan setelah capek nya berkurang mereka menyusun belanjaan mereka di tempat yang seharus nya kecuali cemilan akan di bawa langsung ke kamar.
Dan sebagian akan di taruk di ruang tamu karena sudah bisa di pasti kan mereka akan sering di ruang tamu karena ruangan tersebut berhadapan langsung pada air mancur ya meski pun itu hanya air mancur buatan tapi tidak dapat mengurangi keindahan nya.
Di sana juga ada taman dan kolam renang fasilitas nya lengkap dan mewah.
Setelah malam mereka ingin keluar menikmati udara malam di pegunungan dan akan cari makan yang bisa mengenyangkan perut mereka bertiga.
Padahal tadi siang mereka sudah belanja, tapi ya sudah lah.
Mereka telah rapi dengan pakaian hangat nya tak kup juga dengan jekat berbulu nya, entah di sengaja atau tidak mereka bertiga kompak membawa jaket berbulu dan warna pun hampir sama yaitu sama sama warna gelap.
Di sana mereka tidak menggunakan mobil melain kan jalan kaki, karena jika mengguna kan mobil maka akan kerepotan.
Nampak ketiga nya sangat menikmati perjalanan tersebut meski pada jalan nya tidak terlalu terang tapi nampak sangat indah.
Mereka tiba di bukit yang menjadi tempat favorit bagi setiap orang yang berkunjung ke pegunungan tersebut, karena di negara tersebut hanya gunung itu yang bisa mereka kunjungi.
Itu adalah satu satu nya gunung yang di buat wisata oleh pemerintah di sana.
Dari atas mereka dapat melihat pemandangan yang sangat indah dari bukit tersebut.
Nampak rumah warga kelap kelip di liat dari atas bukit tersebut, lebih tepat nya penginapan untuk para pengunjung yang akan bermalam di sana.
Setelah sampai ketiga nya langsung foto foto dan lupa akan tujuan utama nya yaitu mencari makan malam.
BERSAMBUNG......
Jangan lupa tinggalkan jejak ya
__ADS_1