
Tanpa pikir panjang akhir nya Sean langsung melangkah mendekati ranjang untuk mendekati Sea yang tertidur dengan nyenyak.
Sean membelai pipi Sea dan berkata '' maaf kan aku sayang karena tidak mengetahui keberadaan mu lebih awal ''.
Sean mengecup kening Sea cukup lama karena akhir-akhir ini mereka sangat jarang untuk bertemu hanya bisa berkomunikasi lewat handphone saja.
Sebab Sean sangat sibuk ia harus segera menyelesai kan proyek yang ia garap apalagi Al tidak ada jadi tugas Sean dan Viktor bertambah.
Tapi kedua nya baik baik saja tidak mengeluh sedikit pun, mereka juga bersyukur karena memiliki pasangan yang cukup mengerti diri mereka tidak menuntut ini dan itu asal kan itu hal baik, Fio dan Sea cuek aja.
Tidak menuntut seperti pasangan pada umum nya yang harus selalu ada 24 jam, tapi kadang terlintas di benar Sean dan Viktor apakah Sea dan Fio mencintai mereka.
Karena mereka heran saja tidak ada percekcokan di antara pasangan itu semua nya aman aman saja.
Tidak ada kata cemburu di antara pasangan itu.
Tapi jauh di lubuk hati Sean dan Viktor tahu, pasangan mereka sangat mencintai nya, bahkan mereka juga selalu mendukung apa mereka kerjakan.
Sea merasa terganggu dengan kecupan yang Sean berikan.
'' Em '' kata Sea di ikuti dengan gerakan tubuh nya dan membuka mata nya dengan perlahan.
'' Sudah bangun ? '' tanya Sean dengan senyuman manis nya.
Sea bahagia ketika pertama kali membuka mata nya di suguh kan dengan pemandangan yang udah lama ia rindu kan.
Karena akhir akhir ini Sean sangat sibuk bahkan tidak memiliki waktu hanya untuk sekedar makan siang.
'' Dari mana ? '' tanya Sea dengan suara khas bangun tidur.
'' Dari kantor karena ada pekerjaan yang mendadak '' jawab Sean dan segera ia membaring kan tubuh nya di samping kekasih hati nya.
'' Jam berapa sekarang honey ? '' tanya Sea
'' Jam 19.00 '' jawab Sean seada nya
Karena saat ini ia sedang memeluk Sea dan menghirup aroma dari tubuh nya yang sangat nyaman.
'' Jangan kencang kencang peluk nya honey sesak '' keluh Sea.
Mereka semua seakan memiliki kepribadian ganda.
Bagaimana tidak saat bersama dengan sahabat nya, sifat dan sikap mereka terkesan bar bar, saat mereka sedang berduaan dengan pasangan nya, sifat dan sikap mereka dengan lembut dan manja, saat mereka berada di perusahaan, sifat dan sikap mereka juga tidak pernah sama, perilaku nya tidak sama.
__ADS_1
Tapi sifat dan sikap mereka tidak salah karena sebagai ahli waris mereka semua harus selalu waspada karena musuh musuh nya ada di mana mana.
Mereka harus bisa bisa menjaga diri, harus bisa memilih teman yang bisa di percaya, harus bisa mengenali watak seseorang.
Jika tidak maka mereka sendiri yang akan celaka.
Dan saat mereka menemukan sosok yang mereka anggap teman, sahabat mereka akan bertingkah kayak nya orang biasa, tidak perlu menjaga pertahanan yang mereka bangun, tidak perlu was-was, tidak perlu takut, yang mereka harus lakukan adalah enjoy dan mengekspresikan kebahagiaan mereka.
Tapi meskipun begitu tanpa orang tahu mereka semua memiliki bodyguard bayangan yang siap menghantam musuh jika mendekati bis mereka.
'' Honey kamu tidak memakai daleman ? '' tanya Sean saat merasakan ada yang kenyal kenyal
'' Hem '' kata Sea dengan mata terpejam
Dan itu mampu membuat Sean tegang tapi saat Sean akan melakukan sesuatu terhadap Sea bunyi perut Sea menggagal kan segala nya.
Lemas sudah Sean belum apa-apa sudah gagal batin nya.
'' Honey aku lapar '' kata Sea tanpa ingin menghibur Sean.
Karena mengisi perut nya sangat penting untuk saat ini dan tidak bisa ganti dengan apapun.
'' Honey ayo aku lapar '' bujuk Sea
Tapi bagaimana ia harus mengisi perut nya dulu baru setelah itu ia akan bertempur dengan Sean dengan segenap hati dan jiwa nya.
😁😁😁😁
Dengan terpaksa Sean bangun dan menggendong Sea ke meja makan.
" Kok udah ada makanan kamu tau aku ke sini ? " heran Sea
Sebab jika Sean tau diri nya ada di apartemen nya kenapa ia tidak langsung pulang.
Sean menggeleng " tidak hanya saja jaga jaga takut aku lapar, karena setelah mandi aku berencana akan begadang untuk menyelesai kan pekerjaan yang tertunda "
" Jangan terlalu sering begadang Sean tidak baik, sudah cukup waktu kita seharian hanya untuk bekerja, saharus nya malam bisa membuat kita tidur nyenyak " kata Sea menasehati
Itulah yang Sean suka dengan sikap Sea ia akan selalu memberi pengertian dan selalu menasehati jika ada kalanya dia berbuat sesuatu yang terlebih berlebihan.
Seperti saat ini Sea langsung mengutarakan pendapat nya
Sea akan bilang suka jika memang suka, akan bilang tidak jika tidak, jadi keputusan apa yang dia buat oleh Sea berarti itu sudah mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat.
__ADS_1
Sekali pun itu ayah nya yang menantang Sea akan langsung menggunakan nama perusahaan jika itu terjadi.
Maka dari itu kepuasan Sea mutlak di dalam perusahaan tidak akan ada yang berani melawan nya, tapi jika ada yang mau berkomentar dan mengutarakan pendapat nya Sea dengan senang hati akan mengizinkan nya.
'' Baiklah honey aku janji tidak akan memforsir tenaga ku untuk begadang tapi boleh kan jika ada pekerjaan yang mendesak '' tawar Sean
'' Kebiasaan '' ketus Sea
Ya begitu lah Sea dan Sean sebentar romantis detik berikut nya cemberut, detik berikut nya lagi tertawa.
Ya begitu lah cinta bisa membuat kita buta.
'' Wow masih anget, aku makan ya ? '' kata Sea
'' Makan yang banyak honey karena makam ini kita butuh tenaga ekstra kita akan bergadang '' jawab Sean.
Sea pura pura gak mengerti maksud dari perkataan Sean dan itu membuat Sean dengan gemes.
'' Untuk apa kita begadang baru juga bilang gak *** h begadang '' ucap Sea.
'' Begadang yang enak enak tidak lama rugi honey malah membuat tambah semangat keesokan hari nya '' jawab Sean
Karena terlalu gemas akhir nya Sean dengan sengaja meremas bola bola kenyal Sea dengan keras dan langsung di sambut suara merdu Sea.
'' Ahhh honey '' reflek Sea
Mendengar itu Sean tersenyum dan sedang kan Sea cemberut.
'' Sean jangan macam-macam ya aku lagi lapar nanti ya sabar dulu '' ucap Sea
'' Dengan senang hati honey ''
'' Ayo makan bareng kami belum makan kan '' tebak Sea
Sean hanya mengangguk, setelah itu Sea dengan telaten menguapi Sean.
Sedang kan Sean sangat patuh membuka mulut nya sebab tak bisa di pungkiri diri nya juga merasa lapar.
Setelah selesai makan mereka tidak langsung ke kamar mereka memilih duduk di ruang tamu hanya sekedar untuk menurunkan makanan yang mereka makan.
BERSAMBUNG.....
Jangan lupa tinggalkan jejak ya
__ADS_1