Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Menyusul


__ADS_3

Luna tiba di perusahaan dan langsung menuju ke ruangan nya


Luna mengerjakan pekerjaan nya dengan baik bahkan terkesan sempurna.


Dan ada beberapa email yang harus ia kirim ke Al, dengan cekatan ia langsung mengirimkan nya.


Sedang kan Vito baru tiba di ruangan nya dan dia dapat melihat sebuah dokumen tanpa pikir panjang ia langsung membuka dan membaca tidak ada yang mencuriga kan.


Vito berpikir


'' Jika hanya membutuh kan tanda tangan kenapa harus repot-repot mengantar berkas nya kan sekarang udah jaman modern segala sesuatu udah pada canggih kenapa harus pakek cara kuno yang terkesan sangat merepot kan '' kata Vito tak mengerti jalan pikiran Sean dan Viktor.


Vito semakin penasaran dengan apa yang mereka semua rencana kan tapi ia tidak bisa membukti kan apa yang di curigai nya, yang bisa lakukan hanya menuruti semua kemauan Sean.


Yang penting itu tidak merugikan perusahaan.


Karena bagaimana pun tidak mungkin Sean dan Viktor akan menikung Al karena berkas yang mereka kirim saat ini ada kaitan nya dengan ketiga perusahaan jika satu nya bermasalah maka yang dua juga akan ikutan.


Tak mau menunggu lama-lama akhir nya Vito pergi ke ruangan nya Luna.


_. Tok tok tok _


'' Masuk '' jawab Luna


Vito masuk dengan membawa berkas di tangan nya.


'' Ini '' kata Vito menyerah kan beberapa dokumen.


'' Meeting lagi ? '' tanya Luna


Vito menggeleng


'' Terus ''


'' Pergilah '' kata Vito


'' APA '' teriak Luna


'' KAMU INGIN MECAT AKU SAAT ALBERT TIDAK ADA '' kata Luna emosi


Bahkan teriakan Luna sampai terdengar ke lantai karyawan karyawan.


'' Tenang lah nona masa berani saya memecat kesayangan Presdir '' Kata Vito memancing


Untung saja Luna selalu waspada jadi ia tidak terpancing dengan apa yang Vito ucapkan.


'' Maaf tuan jika tidak ada kepentingan silahkan keluar, saya sedang banyak pekerjaan '' kata Luna


Vito membuang nafas nya dengan sangat kasar karena apapun yang ia lakukan tidak pernah berhasil untuk membongkar hubungan antara Luna dan Al.


'' Antar kan berkas ini ke Presdir '' ucap Vito


Luna terkejut juga tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


Sebelum menjawab Luna secepat mungkin menetralkan rasa grogi nya untuk mengelabuhi Vito.


'' Hah '' kata Luna


'' Kenapa tidak senang ? '' heran Vito

__ADS_1


'' Kenapa harus senang mendingan kerja dari sini, gimana kalau pak Vito aja yang berangkat saya akan mengerjakan semua pekerjaan pak Vito '' kata Luna


Padahal dalam hati nya ia mengutuk mulut nya sendiri yang suka ngomong tidak di saring dulu.


'' Kenapa lo ogeb banget sih Luna, kalau Vito setuju gimana nasib perasaan lo '' batin Luna


Melihat reaksi Luna yang ogah ogahan membuat Vito berpikir jika hubungan Luna dan Al memang hanya sebatas rekan saja.


Yang tadi nya ia masih ingin mengetes Luna di urung kan.


'' Maaf nona saya tidak bisa meninggalkan perusahaan saat Presdir tidak lagi di perusahaan '' jawab Vito


Dengan kata lain mau tidak mau Luna harus pergi.


Sedang kan Luna merasa akan terbang mendengar penolakan Vito yang berarti ia yang akan pergi.


'' Kapan saya harus berangkat '' kata Luna pura pura lemas.


'' Nanti siang '' jawab Vito


'' APA '' kaget Luna


'' Kenapa reaksi nya sangat berlebihan '' heran Vito


'' Gimana gak berlebihan berangkat nanti siang, sedang saya belum siap siap pak Vito '' jelas Luna


'' Pulang lah dan persiapkan semua nya ''


'' Berapa lama saya di sana ? '' tanya Luna


'' Sesuai perintah Presdir, karena di sana anda juga harus membantu nya '' kata Vito


'' Tidak Presdir tidak tahu, tuan Sean yang mengirim berkas itu dan harus segera berada di tangan Presdir secepat nya '' jelas Vito


Mendengar jawaban Vito .


Luna jadi teringat dengan ucapan Fio dan Sea setelah mereka pulang dari villa.


'' Jangan lupa terima kasih sama gw dan Sea setelah lo bertemu dengan pujaan hati lo sebab itu juga ada campur tangan kita berdua '' itu lah yang Luna ingat


'' Oh jadi ini maksud nya '' gumam Luna


'' Pulang lah '' kata Vito


Suara Vito menyadar kan lamunan Luna


'' Iya pak saya permisi '' jawab Luna


Luna pergi dengan suasana hati yang cukup senang.


Saat berada di dalam mobil Luna menelpon Fio


'' Gw masih usaha kan cari orang yang paling bisa di percaya kuat dan juga setia buat lo '' jawab Fio langsung setelah mengangkat panggilan dari Luna.


'' Ok, tapi gw nelpon lo bukan untuk itu melain kan gw ingin bilang terima kasih ke lo '' kata Luna


'' Untuk ? ''


'' Karena udah bantu gw bertemu dengan Al '' jawab Luna.

__ADS_1


'' Kapan berangkat '' kepo Fio


'' Nanti siang '' jawab Luna


'' Gimana kalau gini aja, lo berangkat paket pesawat pribadi Viktor aja karena Al tidak tahu jika lo akan kesana '' kata Fio


'' Gak ah '' tolak Luna


'' Jika lo pakek pesawat biasa Al bisa tahu lo kan tau koneksi Al ada di mana mana '' bujuk Fio


'' Tapi gw gak enak sana Viktor '' jawab Luna


'' Ini juga rencana Viktor Luna, bahkan kata Viktor pilot nya udah standby di bandara ''


'' Baiklah '' kata Luna


Karena ia juga tidak ingin keberangkatan nya di ketahui oleh Al.


Setelah sampai di apartemen nya ia langsung berberes.


Tak lupa Luna juga membawa baju seksi untuk memanjakan Al.


Luna tidak membawa baju banyak hanya membawa 2 dress senada dengan high heels nya, jaket dan 3 baju santai.


Karena Luna yakin Al akan membeli kan semua kebutuhan nya saat itu a berada di sana.


Luna melompat ke kasur untuk mengistirahat kan tubuh nya sebentar.


Karena bagaimana pun ia cukup lelah.


'' Tunggu lah aku sayang, '' kata Luna dengan tersenyum


Setelah 15 menitan Luna bangun dan segera mandi dan bersiap siap.


Luna berangkat di jemput oleh sopir Viktor karena biar lebih menghemat waktu saja.


Saat ini Luna sudah berada di atas awan di dalam pesawat pribadi milik Viktor, ingin ia beristirahat tapi mata nya tak bisa ia pejamkan sedikit pun.


Luna menjadi sedikit linglung karena ia tidak pernah berpikir sedikit pun untuk bisa menyusul Al.


Tapi sekarang ia sudah berangkat untuk menyusul nya.


Tidak kebayang gimana perasaan kedua nya saat pertama bertemu.


Luna sengaja mematikan handphone nya agar Al tidak dapat menghubungi nya.


Setelah sampai Luna langsung memesan taxi dan pergi ke hotel yang sudah di siap kan oleh perusahaan untuk nya.


Setelah sampai di kamar Luna langsung melempar kan tubuh nya ke kasur ia merasa cukup lelah.


Empat jam perjalanan yang Luna tempuh seorang diri tidak ada teman yang menemani nya hanya ada 2 pramugari cantik yang menemani perjalanan itu.


Akhir nya Luna memutus untuk tidur .


BERSAMBUNG......


Lanjut gak ya ?


Komen yang banyak ya

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan click tombol ♥️ agar tidak ketinggalan 😘😘😘


__ADS_2