
Selamat pagi semua 🤭🤭🤭
Awali hari mu dengan senyuman 😁😁😁
Dan semoga apa yang kita lakukan selalu di beri kan kelancaran Amin
...🔥🔥🔥🔥🔥...
Entah kenapa Al merasa perjalanan ini tidak akan ancar.
Dan Al merasa ada yang yang mengerjai nya dalam Al curiga kalau ini adalah kerjaan j dua sahabat nya
Siapa lagi kalau bukan Viktor dan Sean
Tapi meski pun begitu ia tidak keberatan karena Al yakin mereka melakukan ini untuk hubungan nya bersama dengan Luna
Dan Al pun tidak masalah asal perjuangan saat ini tidak sia sia tapi jika tidak ada perubahan maka Al ber janji akan membalas nya.
Sedang kan Luna terus saja mengoceh gak jelas dan Al sudah biasa dengan itu malah Al sangat menikmati nya karena perjalanan nya tidak sepi tidak perlu memutar lagu karena di dalam mobil sudah heboh dengan suara Luna yang selalu protes ini dan itu.
Al merasa kepala pening tapi ia tahan setidak nya sampai pada villa keluarga milik Sean.
Karena bagaimana pun Al tidak ingin Luna tau ke adaan nya jika sampai Luna tahu sudah pasti Luna akan maksa untuk mengendarai mobil tersebut
Dan Al tidak mau sampai itu terjadi sebab itu akan menyebab kan Luna kecapean dan akan ber akibat pada kandungan nya.
'' Beby '' panggil Al
'' Hem ''
'' Ambil kan kacamata ku di tas di paling depan '' pinta Al
'' Kenapa mau pakai kecamatan '' heran Luna
Karena Al sangat jarang memakai kacamata jika pun memakai. pasti di ke adaan yang darurat karena Al sangat tidak suka dengan benda tersebut
Tapi kemana pun ia pergi kecamatan itu akan selalu ikut dengan nya..
'' Sudah ambil kan saja '' kata Al tidak ingin menjawab pertanyaan Luna
Karena bagaimana pun Al merasa pandangan nya agak kabur sebab embun nya terlalu tebal
Kuna yang khawatir dengan Al langsung mencari benda tersebut tapi tidak ketemu ia malah menemukan sebuah figora dan itu adalah foto pernikahan mereka.
Luna ter senyum tapi detik berikut nya ia mengalihkan pandangan nya.
Sedang kan bingung karena Luna sangat lama padahal kacamata itu tidak perlu di cari
'' Ini '' kata Luna dengan memberikan kacamata nya pada Al
Al mengambil nya dan langsung memakai nya karena ia butuh bantuan kacamata itu untuk menjernihkan penglihatan nya.
__ADS_1
Luna menatap Al nanar karena tanpa di beri tahu apa menjadi kendala Al tapi pikiran dan hati nya sedang berperang.
Bukan karena ia lebay tapi ia hanya ingin Al memberitahu nya dengan jelas apa yang sedang Al rencana kan tapi sampai detik Ini Al tidak memberi pembelaan sedikit pun
Sedang kan memang sengaja diam karena ia ingin men dapat kan maaf dari Luna dengan cara nya sendiri
Tanpa memberi tahu apa yang sedang ia lakukan
Al ingin Luna mempercayai nya seperti ia mempercayai nya
Dan setelah itu hanya ada keheningan di dalam mobil tersebut
Dan tanpa terasa mereka sudah keluar dari kota Tokyo dan posisi mereka saat ini sudah berada di pinggiran Kyoto.
Dan Al tiba-tiba mendapat firasat yang tidak enak dan benar saja setelah mereka sampai di Kyoto mobil yang mereka tumpangi mogok
'' Apa lagi ini adakah yang lebih ekstrim lagi '' batin Al
Baru Al nyebatin dan doa nya langsung di jawab dengan cara hujan sangat deras
'' Ya ampun apakah kita akan terjebak di sini ? '' kata Luna biasa saja
Luna tidak khawatir sama sekali sebab ada Al yang akan melindungi nya tapi yang ia khawatir kan saat ini adalah ke adaan Al
Al hanya mem buang nafas nya dengan kasar
'' Beby apakah kau kedinginan ? '' tanya Al
'' Baik lah kita tunggu sampai hujan nya tidak sederas ini baru aku akan turun untuk mengecek nya .' kata Al
Luna yang mendengar itu hanya mencibir
Karena setau Luna Al tidak tau tentang mobil
'' Yakin bisa ? '' tanya Luna
'' Yakin lah apa yang aku tidak bisa bahkan menghamili mu saja aku mampu '' kata Al dan itu membuat Luna malu
Sedang kan Al menutup mata nya karena kepala nya sangat sangat terasa berat
Karena bagaimana pun tidak tidur tiga hari tiga malam itu membuat nya lelah.
Sedang kan Luna juga diam karena ia takut Al akan terganggu dengan suara nya
Luna akan membiar kan Al tidur terlebih dahulu sebelum melanjut kan perjalanan apalagi mobil nya saat ini mogok dan otomatis itu akan menambah beban Al
Luna ingin menghubungi anak buah nya tapi ia baru sadar jika hand phone nya tidak ada
'' Ya ampun apalagi ini '' batin Luna
'' Dan sekarang aku ngerasa sedang di kerjain oleh se seorang '' batin Luna peka
__ADS_1
Hujan pun reda tapi bukan berarti berhenti hanya saja hujan nya tidak sederes tadi
Dan mendengar suara hujan reda Al membuka mata nya
'' Tetap lah di sini jangan keluar '' kata Al sebelum ia mengecek mobil tersebut..
Al turun dan membuka bagian depan mobil
Al kesusahan karena tidak ada pencahayaan selain dari hand phone nya tapi meski pun begitu Al tahu jika mobil itu tidak ada masalah
'' Tidak ada yang rusak tapi kenapa mogok '' gumam Al
'' Sean '' geram Al
Karena hanya Sean yang bisa membuat seperti itu Sean sangat ahli dalam bidang tersebut
Dan saat Al ingin mengecek sesuatu tiba tiba hand phone nya mati
'' Sudah ku duga kalian sedang mengerjai ku dan kalian tidak ingin aku menemukan alat terkutuk itu '' gumam Al
Sebab jika Al menemukan benda kecil yang Sean taruk secara otomatis mobil itu akan menyala
Kenapa Al bisa tahu ?
Karena Al dan ke dua teman nya sudah sering kali melakukan itu untuk menjebak para musuh nya
Dan sekarang ia yakin dikerjai oleh dua curut tersebut
Ya meski pun Al dapat menangkap jika mereka melakukan itu se mata mata hanya untut hubungan nya sana Luna
'' Aku tahu niat baik kalian tapi bisa kah tidak segila ini '' kesel Al
Setelah itu Al menarik nafas dan tiba tiba ia merasa ada kejanggalan yaitu tentang hujan
'' Apakah ini juga kerjaan kalian ? '' gumam Al
Kenapa Al bisa berkata seperti itu sebab ia yakin saat ini Luna tidak bisa mendengar nya sebab ia tidak menggunakan jam tangan yang selalu terhubung dengan kalung Luna
BERSAMBUNG....
Jangan lupa like koment vote dan klik favorit nya agar tidak ketinggalan cerita nya
Dan jangan lupa rate bintang 5 yes 💖💖💖
Gift author juga ya 😅😅😅
Untuk bab selanjut nya di mohon untuk ber sabar 😜😜
Jangan lupa mampir ke novel author yang berjudul '' Hadiah Suami Dari Ayah ''
__ADS_1
Bye bye semua 😍😍