
Al menuruti semua kemauan nya Luna
Al juga rela menjadi fotografer dada kan untuk Luna bahkan tak segan ia tengkurap seperti fotografer han dal pada umum nya
Sedang kan Luna ber pose sesuai ke mauan nya
Al sangat senang melihat pujaan hati nya happy
Al berharap meski pun hubungan mereka masih hanya sekedar partner tapi mereka bisa melengkapi satu sana lain
Al ingin mengutara kan isi hati nya ke Luna tapi ia masih ragu
Sebab Al masih mempunyai satu ra hasia yang belum di ketahui oleh siapa pun ter masuk Viktor dan Sean
Hanya ia dan author yang tau 😜😜
Tapi mes ki pun begitu Al masih tetap pada pendirian nya yaitu menjaga dan me lindungi Luna mencintai dan menyayangi nya
Apapun yang terjadi tidak akan ada yang bisa merubah ke putusan nya tersebut ter masuk Luna sendiri
Sebab jika sudah me nyangkut perasaan Al tidak pernah mau main-main.
Meski pun Al terbilang bejat pen jahat kelamin dan masih banyak lagi sebutan yang ia sanding
Tapi Al tidak pernah memakai hati atau pun perasaan nya untuk itu semua
Al hanya menjadi kan itu senang senang se mata
Luna memanggil Al.
'' Al '' panggil Luna..
'' Hem ''
'' Sini ''
'' Untuk apa ? ''
'' Foto bersama yuk '' ajak Luna
'' Harus banget ya ''
'' Harus buat kenang kenang an ''
Mau tidak mau Al nurutin semua kemauan Luna
Kedua nya sama sama merasa happy tapi kedua nya juga memiliki permasalahan
Entah kenapa sejak pulang dari club Lina merasa badan nya kurang sehat tapi ia biar kan ia tidak ingin membuat Al cemas
Dan kali ini pun Luna merasa kepala nya berdenyut tapi ia tahan
Karena tidak ingin Al curiga Luna meminta nya untuk berhenti dan mengajak duduk di sofa
Al yang tidak tau Luna kenapa akhir menurut saja tapi sampai di sofa Al langsung mendorong Luna untuk berbaring di sofa
Luna tau kemana arah nya kegiatan itu se lanjut nya
__ADS_1
Luna pun me ngingin kan nya tapi ia takut Al kecewa sebab kali ini Luna tidak akan memimpin ia hanya akan me nik mati saja
Al me rang kak di atas tu buh Luna
Luna yang merasa kan itu langsung ber kata
'' Sayang '' panggil Al
'' Hem ''
'' Ku hanya ingin me nikmati nya malam ini jangan me nyuruh ku untuk me mimpin permainan yang ini '' pinta Luna
Al me rasa heran tapi ia pun me nurut
Al tidak melakukan apa-apa yang Al lihat saat ini hanya wajah cantik Luna
Tapi se dari tadi Luna hanya me mejam kan mata nya
'' Ada yang aneh '' batin Al
Al memanggil Luna
'' Beby ''
Tidak ada sautan dari Luna Al me nepuk nepuk wajah cantik itu tapi tidak ada sautan
'' Hey bangun Allu jangan bikin aku panik '' linta Al
''Allu Allu bangun ''
Masih tidak ada pergerakan
Al mem baring kan Luna di ranjang dan menciumi seluruh wajah nya
Al takut terjadi apa-apa pada Luna akhir ia akan me minta bantuan pada teman nya yang seorang dokter
'' Beby tunggu kah di sini aku akan mencari handphone dulu untuk memanggil dokter'' ucap Al
Saat Al ingin bangun Luna memegang tangan nya
Al menoleh
Luna membuka mata nya dan ber kata..
'' Aku tidak kenapa-kenapa jangan libat kan dokter aku hanya ingin tidur di peluk '' pinta Luna..
'' Tapi ~ ''
'' Bekum Al selesai ngomong udah di potong oleh Luna
'' No sayang '' kata Luna serius
Al menurut sebab Al yakin Luna yang tau di mana batas ke kuatan butuh nya
Al menaiki ranjang dan mendekat ke arah Luna
'' Peluk '' pinta Luna man ja
__ADS_1
Al lang sung memeluk Luna tanpa ba bi bu
Entah kenapa saat melihat Luna sakit Al juga merasa kan rasa sakit nya
Padahal tidak ada yang serius Luna hanya merasa kecapean saja karena semalam
Entah itu mimpi atau nyata Luna sudah ingin memikir kan lagi yang ter penting saat ini Al ada di samping nya
Luna menghirup aroma Al yang membuat nyaman
Luna semakin mengerat kan pelukan nya dan menelusup kan wajah nya pada dada bidang Al
'' Kamu sebenar nya kenapa Allu '' tanya Al penasaran
'' Entah sejak bangun tidur tadi siang aku ngerasa ada yang aneh bahkan pusat inti ku rasa nya perih '' jujur Luna
Luna sudah bertekad apapun yang di tanya Al akan ia jawab dengan sebenar benar nya tanpa ada yang ditutup tutupi
Ber beda lagi jika Al tidak tanya maka Luna tidak akan memberi tahu apapun itu
Al merasa gugup saat mendengar apa yang di ucap kan oleh Luna
Karena itu pasti adalah perbuatan diri nya sendiri yang menyebab kan Luna jadi sakit
'' Tumben kamu bisa tumbang ? '' tanya Al
'' Mungkin kurang istirahat sebab dari kemaren aku lembur bersama dengan Vito dan makan siang pun tidak sempat sampai di mansion langsung mandi dan menerus kan pekerjaan yang belum kelar sampai malam, saat makam karena capek aku juga melewat kan makan malam '' tutur Luna
'' Jadi kamu belum makan dari kemaren ? '' bentak Al ke Luna
Bukan tanpa alasan Al membentak Luna karena ia Kun takut terjadi apa-apa pada Luna ia khawatir dengan kesehatan nya
Apalagi tadi malam ia menggempur Luna sampai pagi
Pantes saja Luna tidak bangun saat ia menggempur nya ternyata ada alasan nya di balik itu semua
Sedang kan Luna tidak masalah dengan bentakan Al karena ia tau diri nya memang salah
Yang bisa Luna lakukan saat ini hanya bermanja-manja dengan Al siapa tau dengan begitu Al bisa melupakan kesel nya terhadap Luna
'' Jangan kencang kencang ngomong nya aku pusing banget rasa nya kepala ini mau pecah '' kata kuna dengan manja tapi dengan mata tertutup
Sebab itu bener ada nya
'' Kita ke dokter ya ? '' ucap Al lembut
Mendengar itu Luna tersenyum karena Al kembali ke semula
'' Tidak aku hanya ingin di peluk kamu sayang '' ucap Luna
Al mengerat kan pelukan nya mulai detik ini ia tidak akan semberono lagi terhadap Luna ia tidak ingin kejadian ini terulang kembali
Al akan menekan semua nya demi Luna hanya untuk Luna
Sampai akhir nya Luna tertidur dalam pelukan Al
BERSAMBUNG.....
__ADS_1
Author ucapkan terima kasih pada kalian semua yang udah mendukung author selama ini
Like koment ya sweetie