
Al masih memeluk Luna dengan sangat erat yang masih berada di atas tubuh nya
Sedang kan Luna masih me ngatur nafas nya
Dan ba*ian bawah mereka masih menyatu
Al dapat merasa kan bahwa milik Luna masih ber den*ut di bawah sana
Begitu pun juga dengan Luna
Luna masih merasa kan tegang nya milik Al
Dan Luna yakin jika saat ini Al masih mengingin kan p*nyatu an tapi rasa nya Luna sudah tidak sanggup lagi sebab pu*at inti nya saat ini masih sangat nyeri
Dan Luna tidak mam pu jika harus mengu*angi ke giatan panas mereka.
'' Sstttt ''
'' Kenapa beby ? ''
Luna tidak menjawab dia hanya menggeleng kan kelapa nya
Rasa nya saat ini sakit nya campur aduk
Sakit di bagian pu*at inti nya, pusing yang tiba-tiba datang apalagi jika mengingat masalah yang akan datang dengan Al lengkap sudah
Apalagi akhir-akhir ini Luna dapat kabar jika se seorang akan datang ke dalam kehidupan nya Al dan Luna yakin saat itu tiba perhatian nya Al akan terbagi tidak akan tercurah man hanya untuk nya
Orang itu seorang perempuan cantik bisa di bilang keluarga Al tapi hubungan ke dua nya tidak segampang itu
Perempuan itu bernama Raisa
Memikir kan itu Luna menjadi lemes se ketika tapi se kuat tenaga ia harus pura pura tidak tahu
Luna tidak ingin menjadi pecundang di depan Al
Luna tidak ingin Al tahu jika sebenar nya ia juga di memata matai selama ini
Bukan hanya diri nya yang Al jaga
Tapi Luna pun demikian Luna menyuruh anak buah nya untuk menjaga Al
Luna bukan orang biasa bisa di bilang ia se imbang dengan puncak ke suksesan Al
Al punya rahasia Lina pun juga punya
Luna dan Al se belas dua belas hanya saja Luna pintar untuk me nutupi siapa diri nya yang se sungguh nya begitu pun juga dengan Al
Tidak akan yang bisa lewat dari penglihatan nya
Luna sangat jeli terhadap apa saja
Dan perintah Luna mutlak tidak dapat di ganggu gugat
'' Bawa aku ke kamar '' pinta Luna
Al hanya mengangguk tanpa melepas kan pen*atuan nya Al memawa Luna ke atas menuju ke kamar nya
Al membaring kan Luna baru setelah itu Al mepas kan p*nyatuan nya
__ADS_1
'' Beby mandi dulu '' kata Al yang terkesan perintah
Luna mengangguk tanpa berniat untuk membantah karena tenaga nya sudah terkuras
Setelah itu Al langsung menyiap kan air hangat untuk Luna berendam karena Al yakin saat ini Luna membutuh kan itu tak lupa juga Al memberi kan minyak terapi agar energi kina kembali
Al menggendong Luna menuju ke kamar mandi untuk berendam
Sedang kan diri nya pergi ke kamar yang lain untuk mandi
Dan setelah selesai Al mengambil handphone nya dan membuka aplikasi untuk mem beli se suatu
Karena di mansion ter sebut tidak ada orang sana sekali jadi mau tidak mau Al harus menunggu dan mengambil sendiri pesanan yang ia buat
Karena di aplikasi tersebut hanya membutuh kan waktu lima belas menit an jadi Al langsung menuju ke teras untuk menunggu
Karena ia yakin Luna masih berendam
Al duduk seorang diri di malam yang sudah cukup larut dan mengecek beberapa pekerjaan yang belum ia selesai kan
Setelah capek menunggu akhir nya ada suara bel yang Al yakini itu adalah pesanan nya
Al membayar dua kali lipat dengan harga yang biasa nya tak lupa juga dengan tips untuk orang tersebut
Al sangat menghargai pekerjaan orang tersebut sudah larut tapi ia masih reka mengantar pesanan orang
Dan itu harus di hargai
Al masuk ke mansion tersebut dan langsung pergi ke kamar utama yang berada di lantai dua
Dan ternyata Luna masih belum selesai mandi.
'' Iya iya '' jawab Luna dari kamar mandi
Luna keluar dengan hanya menggunakan handuk kecil
Yang hanya mampu menutupi sebagian tubuh nya dari atas paha sampai ke bola bola kenyal milik nya
Al dengan cekatan membantu Luna untuk duduk di tepi ranjang
'' Tidur beby '' kata Al
'' Hah '' bingung Luna
'' Tidur dan buka '' perintah Al
'' Apa nya yang harus di buka '' kata Luna.
'' Handuk nya '' ucap Al santai
'' Tidak '' tolak tegas Luna
'' Kenapa'' bingung Al
'' Aku masih capek Al jangan sekarang lanjut kan kapan kapan saja ya '' kata Luna memelas
Luna berpikir Al lagi meminta jatah enak enak nya
Mendengar itu Al paham ke mana arah pembicaraan Luna tapi bukan itu maksud nya
__ADS_1
Ya mespun ia mengingin kan nya tapi ia juga sadar Luna sedang tidak baik baik saja
Jadi Al reka menunggu sampai Luna pulih kembali
Tanpa men jawab ucapan Luna Al langsung saja menjitak kening Luna dengan pelan
Meski pun pelan kata Al tapi sakit juga untuk seorang Luna
'' Sakit Al '' protes Luna
'' Maka nya mikir itu yang positif bukan yang enak enak aja yang di pikirin '' gemas Al
'' Kan hanya itu yang ada di kepala kamu Al '' ketus Luna
Al terkekeh yang di kata kan Luna memang bener tidak ada yang salah alias benar 💯%
'' Tapi untuk sekarang bukan itu '' jawab Al
'' Terus? '' tanya Luna
'' Aku mau olesi ini '' kata Al dengan me nunjuk Jan saleb ke Luna
'' Apa itu ''
'' Saleb beby '' jawab Al
'' Untuk ? '' bingung Luna
'' Buat ngobatin pusat inti kamu Allu memang nya buat apa lagi ''
'' Kami dapat dari mana '' tanya Luna bingung
'' Pesan lewat ojob barusan '' kata Al
'' Kamu yakin '' kata Luna ragu ragu
Karena Luna masih belum bisa percaya ke Al bisa bisa ia di langsung di garap oleh Al
'' Yakin '' jawab Al
'' Baiklah'' pasrah Luna
Setelah itu Luna ber baring dan mengangkat handuk nya sedikit Luna tidak ingin mem *buka seluruh nya jaga jaga takut Al khilaf
Dan tampak lah milik Luna yang di penuhi dengan bu-lu bu-lu
Al meneguk air liur nya sendiri
Tanpa sadar tangan nya menuju ke arah milik Luna
Al melebar kan p*ha Luna mengguna kan k*ki nya sedang kan Luna mem*jam kan mata nya karena ia juga takut khilaf tidak bisa menahan godaan sentuhan Al
Al mencoba menyadarkan dirinya sendiri Al mengolesi saleb itu pada inti Luna karena Al juga dapat melihat jika milik Luna sangat bengkak
'' Sudah setelah lima belas menit kamu bilas '' kata Al
Luna hanya mengangguk
BERSAMBUNG.......
__ADS_1
Jangan lupa dukung author