Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Lelah


__ADS_3

Edo mengangkat tubuh Cika untuk duduk di pangkuan nya.


Cika yang udah di kuasai hawa nafsu ingin melakukan hal yang lebih lagi


Cika membuka handuk yang di pakai oleh Edo dan mengg*sek ges*kkan milik nya yang udah basah pada milik Edo.


Edo mengerang dan milik nya pun udah on.


Cika mendorong Edo agar ia bisa menikmati tubuh ayah nya dengan puas.


Edo berbaring di sofa dan Cika di atas nya.


Edo yang juga udah gelap mata langsung mengarah kan milik ya dengan Cika.


Cika secara ilmiah langsung menggerak kan tubuh nya di atas sang ayah.


Mereka sudah tidak ingat apa-apa lagi bahkan apartemen milik Cika pun tidak di tutup dengan semesti nya.


Siapa pun bisa masuk tanpa harus memasuk kan password terlebih dahulu.


Sedang kan di kamar tamu Cika masih bergerak semau nya di atas Edo sang ayah angkat nya.


Dan posisi mereka saat ini sangat menguntung kan bagi Edo.


Dia hanya pasrah dan menikmati semua apa yang di lakukan oleh anak angkat nya tersebut.


Cika dan Edo sama sama mengerang dengan sangat keras tanpa peduli akan orang lain yang akan mendengar jeritan kenikmatan kedua nya.


Cika sangat menikmati permainan nikmat nya bersama dengan sang ayah angkat.


Karena bagaimana pun tubuh sang ayah lebih bagus dari pada Robert.


Cika sudah hampir sampai dan ia bergerak lebih cepat dari pada sebelum nya


Edo hanya tersenyum melihat kelakuan Cika.


Karena Cika memang sangat agresif jika berhadapan dengan ranjang.


Cika mengerang dan mend*sah semau nya.


Sedang kan tangan Edo bermain lihai di gunung kenyal milik Cika.


'' Kau sangat indah Cika '' Kya Edo


'' Bukan kah daddy memang selalu memuji tubuh ini '' jawab Cika di sela kegiatan nya.


'' Kau yang terbaik '' ucap Edo


'' Dalam hal ranjang ? '' tanya Cika


'' Selalu '' jawab Edo


Tanpa menunggu terlalu lama Cika akhir nya sampai pada puncak kenikmatan nya.


Tapi aneh nya ia belum puas dengan sekali pelepasan.


Mungkin itu efek dari obat perangsang yang ia minum sebelum nya.

__ADS_1


'' Kau tidak akan bisa puas dengan hanya satu kali pelepasan sayang '' kata Edo


'' Ku benar aku masih mengingin kan nya tapi badan ku rasa nya lelah '' jujur Cika


Wajar jika Cika merasa lelah karena tadi malam ia harus melayani 3 om nya.


Dan setelah pulang ia harus mengulang kembali kegiatan itu di pagi hari.


Kebayang gak gimana capek nya Cika. 😁😁😁😁


Edo yang mendengar itu langsung mengambil sesuatu di atas meja untuk di berikan pada Cika sang anak angkat.


'' Minim lah setelah itu kau pasti akan punya kekuatan '' kata Edo


Cika hanya mengangguk bs bab kepala nya sudah sangat pusing akibat obat laknat tersebut.


Cika sudah biasa meminum obat laknat tersebut jika ingin memuas kan mangsa nya tapi kali ini berbeda.


Ia merasa tersiksa dan ingin bercinta terus menerus.


Bisa di bilang Edo sangat bejat karena melakukan itu terhadap perempuan yang udah ia anggap sebagai anak nya ya walau pun bukan anak kandung hanya sekedar anak angkat.


Tapi rasa kesepian dan kenikmatan mengalah kan segala nya.


Mengalah kan rasa bersalah dan mengabaikan segala nya.


Meski pun Edo tau perbuatan nya salah dan Cika pun tahu jika diri nya salah tapi rasa nikmat itu tidak bisa di abaikan begitu saja.


Kenikmatan itu bagaikan candu bagi kedua nya.


Edo ingin menyiksa Cika lebih dulu karena ia yakin obat yang di minum Cika sangat kuat dan itu mampu membuat Cika akan melakukan segala cara untuk kepuasan nya tersebut.


Edo sudah mencabut milik nya dari milik Cika.


Dia hanya memain kan gunung kembar milik Cika dengan gemas.


Edo seperti bayi yang kehausan ia sangat suka dengan buah kenyal itu.


Sedang kan Cika sudah seperti cacing kepanasan .


Tangan Cika bergerak untuk mamain kan milik Edo.


'' Jangan nakal sayang '' kata Edo


'' Aku masih menginginkan nya ''


Setelah itu Cika langsung mengarah kan milik Edo ke goa milik nya.


Dan tanpa di duga Cika langsung mengangkat pin*gul nya dengan gerakan cepat.


Dan dengan gerakan tersebut milik Edo masuk sempurna ke goa milik nya.


Edo menejam kan mata nya.


Saat milik nya masuk ke sarang nya.


Cika langsung menggerak kan pin*gul nya dari bawah dan berkata '' bukan kan ini nikmat dad ? ''

__ADS_1


'' Kau memang sangat tau apa yang aku ingin kan, pastas saja kau selalu pulang dalam keadaan lesu kau pasti sering kali memuas kan para hidung belang di luar sana ''


Cika tidak menjawab ia seakan tuli dengan kenikmatan yang ia rasakan saat ini.


Sedang kan Al ingin mengajak Cika untuk makan siang dan ingin membicarakan hubungan kedua nya.


Al hanya ingin menegas kan apapun yang Cika dan ayah nya lakukan itu tidak akan bisa meluluh kan hati nya.


Sebab ia sudah memiliki seseorang yang ada di pikiran dan hati nya.


Nama Luna selalu mengisi setiap langkah nya, setiap tindakan nya.


Al sudah menghubungi Cika berulang kali tapi tidak ada jawaban.


Karena Al sangat menghawatirkan Luna yang jauh dari nya mau tidak mau ia juga harus lari maraton untuk mencapai tujuan nya.


Karena itu Al melaju kan mobil nya ke apartemen milik Cika.


Tidak susah untuk mendapat kan semua tentang Cika.


Termasuk laporan dari anak buah nya yang mengatakan jika saat ini di apartemen itu sedang ada tamu.


Al berpikir itu adalah om om yang menjadi ATM berjalan untuk Cika.


Al sudah menyiapkan semua nya dengan matang.


Termasuk seseorang yang ahli dalam hal IT untuk memudahkan ia masuk ke apartemen milik Cika tanpa di curigai.


Al sudah sampai di apartemen tersebut.


Dan Al langsung menuju ke apartemen Cika tanpa mau menunggu lagi.


Tapi kemudian ia mendapat kan ide untuk video call bersama dengan ayah nya.


Al ingin mengejutkan sang ayah dan berpura pura peduli terhadap Cika dan mengunjungi apartemen milik nya.


Tapi di balik itu semua Al ingin sang ayah menyerah untuk menjodoh kan Cika dengan nya.


Sampai di dekan pintu Al heran karena tanpa di duga pintu apartemen Cika terbuka.


Dan itu bonus untuk Al


Al masuk dengan langkah yang sangat pelan, sedang kan sang ayah terus fokus pada HP nya sebab jarang jarang Al melakukan hal yang kekanakan.


Al tidak menemukan siapa pun di ruang tamu hingga akhirnya Robert meminta agar Al mencari nya di kamar yang ada di sana.


Dengan malas Al pun mengikuti sang ayah demi kelancaran misi nya


Al membuka kamar tamu dengan sangat enggan.


Tapi setelah pintu itu terbuka terbuka Al langsung membantu begitu pun juga dengan sang ayah.


BERSAMBUNG.....


Ada yang tau apa yang di liat Al dan Robert ?


Jangan lupa tinggalkan jejak ya

__ADS_1


__ADS_2