Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Kenikmatan ini


__ADS_3

Luna pasrah aja sebab jalan itu tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.


Lebih tepat nya jalanan tersebut ada di tengah tengah hutan, tapi pemandangan nya cukup indah, udara nya sejuk.


Meski pun terlihat indah tapi jalan itu tidak menarik perhatian orang-orang di sana.


Sebab orang di sana cenderung takut dengan jalan yang sepi.


Dan tempat itu hanya di jadikan pelarian oleh orang setempat.


Jika sudah tidak ada pilihan maka orang akan lewat sana.


Seperti Al saat ini, dia hanya ingin menikmati hari nya bersama Luna tidak ada yang mengganggu dan tidak ada yang mengusik kesenangan kedua nya.


Tapi siapa sangka jalan yang ia lewati tadi malam dan membuat anak buah ayah nya celaka malah membuat diri nya akan terbang hari ini.


Jalan yang sama tapi waktu yang berbeda, dan dengan kejadian yang berbeda.


Luna menatap Al saat atap mobil itu terbuka dengan sempurna.


'' Sayang bisakah lebih ke sana '' pinta Luna


Yang Luna maksud adalah sebuah pohon besar tapi aneh nya tidak berbuah hanya ada bunga yang bermekaran dan ada juga bunga yang sedang jatuh dengan bantuan tiupan angin.


Al menoleh ke tempat yang di tunjuk Luna.


Al tersenyum dan mengangguk


Luna selalu terpesona dengan senyuman menawan Al.


Al langsung mencium Luna dengan sangat lembut, Lina pasrah dan mengait kan tangan nya di leher Al.


Tempat mereka saat ini sangat sejuk tidak berada di jalan agak masuk ke dalam hutan.


Tangan Al tidak tinggal diam dia mencari sesuatu yang enak untuk di pegang.


Setelah menemukan apa yang ia cari, Al memain kan nya dengan sangat gemes hingga Luna mengerang dengan sangat keras.


Al tersenyum melihat Luna yang sudah tampak sangat bergairah.


Al memain pucuk itu, setelah itu ia membuka pengait penutup nya, dan langsung memasuk kan kepala nya ke dalam baju yang Luna pakai.


Al tidak ingin membuka nya karena ia tidak ingin ada melihat kemolekan tubuh Luna meski pun di sana tidak ada orang.


Al memain kan lidah nya di dalam sana, sedang kan bola bola kenyal yang satu nya ia remas dengan gemas.


Luna merasa kurang nyaman dengan posisi nya saat ini dan Al dapat merasa kan nya.


Al keluar dari baju Luna dan bertanya


'' Ada apa ? ''


'' Aku kurang nyaman dengan posisi ini '' jawab jujur Luna


Al tersenyum.


'' Butuh ranjang '' tawar Al


'' Jangan ngaco ''

__ADS_1


Al tidak menjawab perkataan Luna ia hanya langsung bertindak.


Dalam sekejap mobil itu tertutup rapat dan setelah itu Al mengambil remote dan setelah itu keanehan terjadi.


Tempat duduk yang Luna tempati tiba tiba berjalan dengan sendiri nya begitu pun juga dengan Al.


Dan setelah beberapa detik tempat duduk itu berubah menjadi ranjang dengan menggabung kan kedua tempat duduk Al dan Luna.


Mobil yang Al pakai bukan mobil sembarangan itu mobil ajaib.


Bahkan mobil tersebut bisa mengeluar kan senjata api ketika di butuh kan oleh Al.


Bisa berenang di air dan terbang seperti burung.


Ya tak jauh berbeda dengan sepeda Shiva yang serba guna.


Itu hanya halusinasi author ya 😁😁😁


Harap bersabar dengan kehaluan author ya, otak author memang penuh dengan halu 😆😆😆


Al tidak membiar kan Luna bertanya karena ia sudah tidak tahan.


Al langsung membuka pakaian atas Luna dan melempar kan nya ke belakang.


Ia langsung melahap buah kenyal itu dengan lahap.


Tangan nya berusaha untuk membuka bagian bawah Luna.


Setelah berhasil tangan nya membuka p*ha Luna dan memain kan ja*i nya di dalam sana.


J*ri Al keluar masuk tanpa ada halangan .


Merasa kan itu Luna me jadi seperti cacing kepanasan.


Karena tak tahan akhir nya Luna membantu membuka pakaian dan celana Al.


Tangan Luna juga tidak tinggal diam ia memain lolipop Al dengan gemas.


Bahkan saat ini Luna merubah posisi nya sehingga ia berada di atas tubuh Al.


Al hanya diam dan menikmati semua yang Luna lakukan.


Luna melihat ekspresi Al yang sedang menikmati semua sentuhan nya.


Luna langsung mela*ap lolipop itu dengan sangat gemas.


" Stttt "


" Terus beby itu sangat nikmat, biar kan aku menikmati kenikmatan ini lebih lama lagi " ucap Al


Luna tidak mendengar apa yang Al katakan ia hanya akan fokus pada milik Al.


Milik Al tambah besar seiring berjalan nya waktu.


Dan Luna sudah tidak mampu untuk memainkan nya lagi.


" Sayang ayo lakukan aku sudah tidak tahan " ucap Luna


Al langsung bangun dan mengambil posisi untuk menggempur Luna.

__ADS_1


Al menggesek gesek kan milik nya dengan milik Luna dan itu membuat geram.


" Al " panggil Luna


" Biarkan kan aku bermain main sebentar beby " jawab Al


" Tidak bisa " batin Luna


Tanpa basa-basi Luna langsung mengangkat pinggul nya dan menarik Al.


Dengan gerakan tiba tiba itu mampu membuat milik Al dan Luna menyatu dengan sempurna.


Saat milik kedua nya menyatu kedua nya kompak mengerang.


" Kau bakal beby "


" Bergerak lah Al aku sudah tidak tahan " pinta Luna


" Aku sangat suka dengan ekspresi menggemas kan itu beby " jawab Al


Luna tidak ingin menunda lagi dan ia berinisiatif untuk memimpin permainan.


Dan sekarang ia sudah berada di atas tubuh Al.


" Jangan minta lebih jika aku sampai duluan sayang, kau ingin bermain kan, aku akan tunjukkan gimana main yang sesungguh nya " kata Luna kesel.


Al yang mendengar itu menjadi kelabakan ia tidak sampai berpikir sejauh itu.


Yang ingin lakukan tadi hanya ingin menikmati ekspresi yang Luna tunjuk kan.


" Ini tidak bisa di biar kan, aku harus yang memimpin permainan ini jika tidak maka aku akan tersiksa sampai malam " batin Al


Al langsung membalik kan tubuh Luna dan sekarang ia yang berada di atas.


" Nikmati lah ini sayang " kaya Al


Al menggerakkan tubuh nya dengan sangat pelan tapi tidak setelah nya.


Al menambah kecepatan nya dan itu mampu membuat Luna berteriak histeris.


" Ini sangat nikmat sayang " kata Luna


" Kau baru tau beby ? "


" Tidak aku sudah tahu kau memang jago untuk memanjakan tubuh ini " balas Luna


" Apakah nikmat ini masih kurang untuk mu beby ? "


" Tidak nikmat ini sudah cukup asal kan yang berada di atas tubuh ku adalah kamu sayang " jawab Luna


Al hanya tersenyum.


" Bisakah aku menikmati ini setiap saat ? " tanya Al


" Semua nya milik mu sayang " jawab Luna


Setelah itu kedua nya hanya mengerang dan tidak berbicara lagi.


Baik Luna atau pun Al sanagt enggan untuk mengakhiri penyatuan itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


Maaf agak telat ya lagi banyak urusan.


__ADS_2