
Seperti yang telah di rencanakan oleh Al
Makam ini ia akan mengunjungi Luna ke mansion nya
Sedang kan Raisa sudah pergi sedari tadi bersama dengan teman-teman nya
Dan Al pun sudah sampai di mansion tersebut dengan membawa bunga mawar yang terdiri dari 99 tangkai
Al masuk ke dalam mansion tersebut dengan langkah panjang nya dapat di lihat jika ia sudah sabar untuk bertemu dengan Luna dan tak lupa di setiap langkah nya ia tersenyum dengan sangat indah
Senyuman yang selalu membuat Luna terpesona dengan karisma se orang Albert yang berbeda dengan yang lain nya
Hal pertama yang ia lakukan adalah memandang setiap sudut mansion tersebut tanpa ter kecuali
Ia sangat merindukan mansion tersebut dan dari ia masuk senyuman nya tak pernah pudar
Se akan akan itu menandakan betapa kangen nya ke mansion tersebut mungkin lebih tepat nya se se orang yang tinggal di mansion tersebut
Setelah puas Al menuju ke dapur karena ia sangat hafal dengan kebiasaan Luna sebelum makan makan ia akan membuat cemilan sehat
Tapi sampai di dapur ia tidak menemukan Luna bahkan dapur tersebut se akan sudah lama tidak di pakai
'' Apakah Luna sudah memiliki kebiasaan baru atau sekarang ia sudah males untuk masak '' kata Al
Karena di dapur tidak ada maka Al langsung menuju ke meja makan dan sama di sana tidak ada sosok yang ia cari
Langkah nya berlanjut ke ruang keluarga karena biasa nya Luna sering di sana untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan nya yang ia bawa pulang
Tapi di sana pun tidak ada karena sudah capek akhir nya Al buka suara dengan memanggil nama Luna
'' Beby aku pulang '' teriak Al
'' Aku tahu kamu merindukan aku kan dan sekarang aku pulang lihat lah apa yang aku bawa '' teriak Al lagi
Tapi tidak ada jawaban
'' Kemana dia sebenar nya apakah keluar ? '' gumam Al
Karena sedari tadi ia mengamati mansion tersebut se akan akan sudah tidak berpenghuni
'' Telepon aja kali ''
Dan setelah itu Al menelpon Luna dan hak tak terduga pun terjadi yaitu dering telpon Luna berada di mansion tersebut
'' Sudah ku duga Luna pasti berada di mansion tapi kenapa dia tidak menjawab apakah dia ngambek karena sudah lama tidak mendapat jatah dari ku '' kata Al dengan sedikit bercanda
__ADS_1
Karena bagaimana pun ia sudah merasa kan firasat yang tidak enak karena tidak biasa nya Luna akan mengabaikan nya jika itu pun terjadi pasti akhir nya akan ada masalah
Dengan perasaan takut Al mencoba untuk mencari keberadaan hand phone Luna
Dan ternyata hand phone tersebut berada di kamar utama yang tentu nya kamar milik nya dan Luna
'' Hand phone nya ada di sini tapi kemana orang nya '' kata Al dengan cemas
Dan entah kenapa saat ini pikiran Al selalu terbayang bayang dengan perkataan Sean dan Viktor
'' Tidak Allu sangat dewasa ia tidak akan pergi hanya dengan kehadiran Raisa '' gumam Al
'' Aku akan tunggu sampai dia datang '' kata Al masih ingin berpikir positif
Saat menunggu Luna Al tidak tinggal diam ia ingin memastikan sesuatu
'' Jika Allu pergi tentu nya dia akan membawa baju atau apapun itu '' gumam Al
Dan setelah nya ia pergi menuju lemari dan ternyata di sana tidak ada perubahan masih tetap sama baju Luna pun masih ter susun rapi tidak ada tanda-tanda jika Luna pergi
Dan melihat itu Al ber nafas lega
'' Sudah ku duga Allu hanya keluar '' kata Al senang
Dengan sabar Al menunggu Luna di kamar tersebut
Dengan menunggu Al membuka email nya dan ternyata ada pesan dari Luna
'' Untuk apa Allu mengirim email '' heran Al
Dan ternyata email tersebut sudah 7 hari yang lalu
'' Tujuh hari yang lalu '' gumam Al
Dan karena penasaran Al langsung membuka dan ternyata hanya ada tulisan '' good bye ''
'' Maksud nya apa ? '' kata Al masih tidak mengerti
Tapi saat Al hendak membalas Raisa menelpon nya dan berkata jika ia sudah pulang dan takut sendirian
Dan setelah itu Al baru sadar jika saat ini sudah dini hari
'' Jam 00.23 '' kata Al kaget
'' Kemana kamu beby jangan bikin aku cemas '' kata Al
__ADS_1
Dan di saat seperti ini baru lah otak Al berjalan dengan semesti nya
'' Dasar bodoh, bodoh '' kata Al mencaci diri nya sendiri
Karena sekarang ia baru sadar jika semua pekerjaan yang ia limpah kan ke Luna sudah selesai semua bahkan semua proyek nya saat ini sudah berjalan tapi ia masih mengira Luna pergi untuk menemui para klien nya.
Di saat Al bangun ada email yang masuk dan ternyata itu dari Luna
'' Jika kamu membaca email yang ini berarti kamu sudah membawa email ku yang pertama, aku hanya ingin bilang hargai lah dengan apa yang kamu miliki ''
'' Apakah ini pertanda jika Luna benar benar pergi '' panik Al dan seketika dunia nya runtuh
Al tidak tau harus berbuat apa yang ada di otak nya saat ini adalah menghubungi sahabat nya yaitu Sean dan Viktor
Dan dering ke 2 telpon Al di angkat oleh Sean
'' Iya kenapa ? '' cuek Sean
Karena dengan menghilang nya Luna Sean juga menjadi sasaran Sea dan itu pasti berimbas dengan jatah malam nya
'' Allu pergi '' kata Al dengan suara tercekat
Mendengar itu Sean hanya cuek tanpa ingin membantu
'' Bisa kah kau beri tahu di mana ia sekarang '' kata Al
'' Aku gak tau lagian dia istri mu bukan istriku aku sibuk cari lah sendiri '' jawab Sean sekena nya
Dan itu tambah membuat Al lemas
'' Aku akan mencari mu beby tidak akan aku biar kan kamu pergi dari hidup ku '' kata Al
Setelah itu ia berlari keluar mansion seperti orang kesurupan dan langsung mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi
Tujuan nya saat ini adalah ke rumah Sea ia akan mencari Luna di sana jika tidak ada tujuan berikut nya adalah rumah Fio
Al terus menyetir seperti orang kesurupan bahkan ia tidak memikir kan keselamatan nya sendiri
Yang ada di kepala nya saat ini adalah Luna Luna dan Luna
Al tiba di rumah Sea dan tanpa di duga Sean dan Viktor juga ada di sana
'' Ngapain kamu ke sini '' kata Sea dingin
'' Aku sedang mencari istri ku '' kata Al cepat
__ADS_1
Me dengar kata istri dari mulut Al membuat Sea tambah murka
LANJUT