
Al dan Luna sama sama diam.
Ke-dua nya tampak sama sama menahan sesuatu, tapi tidak berani ngomong.
Sampai akhir nya Al memanggil Luna.
'' Allu '' panggil Al
Luna hanya tersenyum mendengar Al memanggil nya.
Tapi jauh di lubuk hati nya ia bingung berada jauh dari Al dengan waktu yang lama membuat nya gugup.
Karena bagaimana pun Al adalah orang yang ia cintai.
Luna menjalani hari-hari nya dengan kesunyian karena tanpa Al hidup Luna seakan hampa meski pun ada sea dan Fio yang selalu menghibur nya tapi jauh di lubuk hati nya ia tetap merasa sepi.
'' Beby '' panggil Al lagi
Mendengar Al memanggil nya lagi Luna pun menjawab.
'' Iya sayang '' jawab Luna
Luna sengaja menggunakan kata sayang untuk menjawab Al, karena ia tau jika ia memanggil Al dengan sebutan nama pasti ujung-ujung nya ia akan ngomel gak jelas dan Luna gak mau dengar itu.
Mendengar Luna memanggil nya sayang Al seneng bukan main.
Ingin rasa nya ia pulang dan membawa Luna ke tempat terpencil hanya untuk diri nya seorang, Melayani nya di ranjang dan menghabis kan waktu hanya berdua, tidak ada pekerjaan, tidak ada masalah, tidak ada yang mengganggu, pasti itu akan sangat indah.
Luna juga tersenyum melihat Al tersenyum.
Hati kedua nya saling terhubung meski pun jarak kedua nya tak lagi dekat, tapi baik Al dan Luna sama sama yakin jika dia antara mereka tidak akan ada berani main di belakang.
Al meneguk air liur nya berkali-kali, karena sudah sejak tadi pagi ia menahan sesuatu akibat melihat story nya Luna.
Dan sekarang ia di hadapan kan dengan orang nya langsung.
Dan tanpa di duga Luna hanya memakai handuk fan rambut nya masih basah.
Bisa di tebak jika Luna baru selesai mandi saat diri nya melakukan video call.
'' Beby ''
'' Hem ''
Luna sangat hafal dengan suara Al, jadi dia mengerti jika saat ini pasti Al menginginkan bercocok tanam, dan pandangannya dari tadi hanya fokus pada dada nya saja.
'' Kenapa sayang '' pancing Luna.
'' Kangen '' kata Al dengan memeluk guling
__ADS_1
'' Kangen ? '' tanya Luna
Al hanya mengangguk sebagai jawaban nya
'' Kangen yang mana ? '' tanya Luna dengan senyum nakal nya.
'' Yang kenyel kenyel sama yang di bawah '' jujur Al
'' Ini '' kata Luna nunjuk pada area dada nya
Al hanya mengangguk
'' Mau liat ? '' tawar Luna
Luna hanya berani melakukan itu terhadap Al, karena meski pun Luna tergolong anak yang bebas tapi bukan berarti dia tidak bisa menjaga diri nya sendiri.
Luna memang sangat suka berpesta, mabuk mabukan bertatto, bergaul dengan lawan jenis, tapi bisa di pasti kan tidak ada yang bisa menyentuh nya, Luna tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh bagian tubuh nya tanpa seizin nya.
Luna hanya melakukan sek* bersama dengan Al, dan sampai sekarang pun hanya Al satu satu nya.
Luna hanya berani menunjuk kan tubuh nya pada Al tidak dengan orang lain.
Luna hanya bisa berbuat hal yang tidak masuk termasuk menawarkan tubuh nya hanya pada Al.
Karena bagi nya Al adalah orang yang tepat.
Luna melakukan itu bukan berarti dia gampangan, karena orang gampangan tidak akan bisa menjaga diri nya sendiri.
Mendengar pertanyaan Luna Al tidak langsung menjawab ia hanya bisa meneguk air liur nya berkali kali karena apapun yang akan yang lakukan hanya bisa menyiksa nya saja tidak ada manfaat atau pun keuntungan bagi nya.
Tapi biar bagaimana pun Al sangat ingin melihat tubuh Luna yang udah lama ia tidak garap.
'' Buka lah beby " jawab Al dengan suara yang sangat berat
" Kau yakin sayang ? " tanya Luna
Luna hanya ingin mengetes Al ia masih mendambakan tubuh nya atau sudah berpaling.
Tapi nyatanya tidak Al masih mengagumi keindahan tubuh nya.
Karena meski pun Luna sibuk tapi ia masih menyempatkan untuk menjaga tubuh nya.
Apalagi sekarang tidak Al jadi waktu nya lebih banyak.
Kebebasan itu Luna gunakan untuk melakukan perawatan pada tubuh nya, agar semakin indah dan lebih kencang.
Luna ingin memberi kan yang terbaik saat tiba nya Al pulang.
Setelah mendengar jawaban dari Al Luna meletakan handphone nya agak jauh dari nya agar Al bisa leluasa melihat apa yang dia ingin kan.
__ADS_1
Karena saat ini Luna menggunakan handuk kecil yang hanya mampu menutupi sebagian dada nya sampai di atas lutut nya jadi Luna lebih gampang untuk menggoda Al.
" Lihatlah baik baik sayang karena ini live dan tidak dapat di ulang " kata Luna dengan suara yang di buat se erotis mungkin.
Al hanya mengangguk tanpa berucap karena bagian bawah nya sudah tidak dapat di ajak kompromi, pusaka nya sudah tegang di balik bokser yang ia pakai dan rasa nya sangat nyilu pertanda ingin segera masuk ke goa nya.
Luna membuka handuk nya dengan gaya yang sangat indah untuk di lihat.
Karena handphone Luna agak jauh jadi Al bisa melihat dengan jelas apa yang Luna lakukan, ia bisa melihat tubuh Luna tanpa sehelai benang pun.
Setelah handuknya nya lepas dari tubuh nya Luna diam tidak bergerak sama sekali ia hanya mengamati wajah Al yang tampak sedang menahan sesuatu.
" Beby kau sangat indah aku ingin segera menerkam kamu hingga puas " kata Al
" Segeralah pulang Al " jawab Luna
" Lihat lah dia sudah bangun " Kata Al dengan memperhati kan tongkat ajaib nya yang berdiri dengan tegak tanpa di tutupi.
Ternyata Al juga melepaskan bokser nya saat Luna membuka handuk nya.
Sekarang giliran Luna yang merasa tidak nyaman dia ingin meraih benda tegak itu namun tidak bisa.
" Beby tiduran dan fokuskan kamera nya pada dada mu beby " Kata Al
Tanpa membantah Luna segera melakukan apa yang di minta Al.
" Beby "
" Hem "
" Re*aslah dada itu beby " pinta Al
Luna linglung ia harus melakukan itu atau menolak karena seberani berani nya Luna.
Ia tidak pernah melakukan itu apalagi di hadapan orang lain, rasa nya sangat malu.
" Beby ayolah kali ini aja setelah itu biarkan aku yang melakukan seterusnya " ucap Al
Dengan ragu ragu Luna melakukan apa yang di minta Al, sedangkan Al malakukan hal yang lebih gila lagi agar bisa menuntaskan hasrat nya.
Setelah beberapa menit barulah terdengar erangan panjang Al pertanda jika ia sudah sampai pada puncak nya.
BERSAMBUNG.....
Ada yang tau apa yang di lakukan oleh Al ???????????
Koment yang banyak di bawah ya.
Like, vote dan klik favorit nya.
__ADS_1
Jangan lupa juga kirim author hadiah ya