Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Maka tugasku memuaskan mu


__ADS_3

๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ


...Sebelum baca author ingatkan kembali !!...


...Hanya untuk ยฒยน+ karena ada bagian tertentu yang tidak baik di baca oleh anak kecil....


...Ok lanjut !...


...Selamat membaca...


...Semoga kalian suka ๐Ÿค—...


๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ


Akhirnya keduanya mencapai puncak bersama, seperti biasa Al bermain dengan aman bahkan dengan Luna pun ia memakai kon***d*m.


Al masih mendiamkan tongkat ajaibnya di dalam go@ milik Luna sampai semuanya di rasa cukup baru Al mengeluarkan nya dengan sekali tarikan.


Ahhh


Suara itu keluar begitu saja dari mulut Luna saat Al mencabut tongkat ajaibnya dengan sekali tarikan.


Setelah itu Al membuang alat yang di pakai.


Luna memejamkan matanya dengan nafas yang masih ngos-ngosan, Al menarik Luna dalam pelukannya untuk memberikan kehangatan pada Luna.


'' Terimakasih karena kamu telah memberikan yang pertama untukku ''


'' Aku juga menginginkan nya, dan rasanya nikmat aku baru pertama kali merasakan hal seperti itu ''

__ADS_1


'' Apakah kau suka permainan ku ? ''


'' Bagaimana tidak suka, kau dewa di ranjangnya, kau sudah berpengalaman dan setelah ini aku rasa, aku akan ketagihan dengan semua ini '' jawab Luna tanpa basa basi


'' jika kau suka maka tugasku adalah memuaskan mu ''


'' Tapi bisakah semua ini hanya untuk kita berdua, aku tidak ingin ada yang tau dengan semua ini, aku hanya ingin bekerja dengan tenang, ''


'' Tidak masalah ini adalah rahasia kita berdua ''


'' Kau pun harus ingat dengan syarat ku ''


'' Aku akan selalu ingat '' jawab Al mantap


'' Selain di ranjang hubungan kita masih sama seperti dulu, tidak akan ada yang berubah ''


Tanpa menjawab Luna langsung memejamkan matanya, dan perlahan-lahan masuk ke alam mimpi.


Setelah nafas Luna teratur Al mengubah posisinya agar Luna nyenyak dalam tidurnya.


Al memandangi wajah Luna yang sangat cantik meskipun tanpa make-up, dan pandangannya beralih pada leher yang banyak tanda kepemilikan nya di sana, bahkan di area dadanya pun sangat banyak.


Al tersenyum melihat itu '' Baru kali ini aku merasa sangat rakus ''


Setelah itu Al membersihkan dirinya dan bergegas pulang ke apartemen miliknya, tidak mungkin ia akan bermalam di apartemen Luna, bisa bisa ia ingin mengulangi lagi kegiatan panas itu.


๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ


Saat Luna terbangun hal pertama yang ia rasakan adalah badannya pegal pegal semua.

__ADS_1


Bahkan di bagian intinya sangat perih, meskipun begitu ia tidak akan malas malasan ia segera bangun dan bersiap siap untuk ke kantor.


Tapi kali ini Luna merasa kesulitan karena tanda di lehernya sangat banyak, sulit untuk di hilangkan meskipun sebagian sudah tertutup dengan foundation.


** Style Luna



Seperti biasa Al sudah lebih dulu sampai di kantor, entah jam berapa pria itu berangkat hanya dia yang tau.


Dan Luna tau jika Al bersikap begitu hanya untuk memberi contoh pada karyawan nya, jika mereka semua harus di siplin tidak ada alasan dan sebagainya.


Seperti biasa saat bekerja para karyawan di wajibkan menggunakan bahasa formal meskipun sesama karyawan, dan itu wajib bagi semua termasuk asisten dan sekertaris.


Luna dan Al bersikap biasa tidak ada rasa canggung bagi keduanya, bahkan terlihat tidak terjadi apa-apa terhadap keduanya.


Sangat kontras saat mereka sedang berdua, mereka berdua sangat profesional dalam bekerja.


๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ


...***Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


...Author harap kalian suka dengan cerita yang di buat author...


...like koment vote dan jangan lupa klik favorit agar bisa tau jika author sudah up...


...Bye bye semua ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜ ***...


BERSAMBUNG..........

__ADS_1


__ADS_2