Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Kepergok


__ADS_3

'' Al '' panggil sang ayah


'' Hem '' jawab Al


'' Kok kosong ? ''


'' Ya mana Al tau yah '' kesel Al


Dan ternyata kamar kamu tersebut kosong tidak ada tanda-tanda kehidupan di sana.


Jadi yang menganggap Cika kepergok bukan di kamar yang ini ya 😅😅😅😅😅


'' Pindah cari ke kamar lain '' perintah sang ayah


Tapi rasa nya Al tidak ingin beranjak dari kamar tersebut


Sebab dari pendengaran nya ia sudah bisa menebak Cika ada di kamar sebelah sebab ia samar samar mendengar suara *******.


Al bimbing antara maju atau tidak.


Bukan tanpa alasan Al berpikir begitu, bukan karena takut kepengen hanya saja ia mengatakan ada jijik jika harus memergoki Cika yang sedang melayang bersama dengan om om ATM nya.


'' Ayo pindah '' kata sang ayah membuyar kan lamunan Al


'' Demi Allu aku harus melewati ini, baru setelah ini aku bisa kembali '' batin Al


Al dengan terpaksa menyeret kaki nya ke kamar tamu sebelah.


Sampai di depan pintu ******* itu semakin terdengar jelas.


Dengan berat hati dan demi misi nya menggagal kan perjodohan laknat tersebut Al membuka pintu kamar itu dengan sangat keras.


Dan itu mampu membuat yang ada di dalam nya terkejut.


Cika dan Edo sama sama membelalakkan mata nya.


Mereka tidak menyangka kelakuan kedua nya dapat di di ketahui oleh Al.


Saat ini posisi Cika dan Edo sedang duduk dan cuka yang memimpin permainan.


Sedang kan Edo malah asyik mengem*t bola bola kenyal milik Cika, dan yang satu nya Edo remas dengan gemas.


Sedang kan Al diam dia hanya melihat sekilas setelah itu mata nya hanya fokus pada layar handphone nya dan memperhati kan ekspresi terkejut sang ayah.


Robert pun begitu ia tidak menyangka Cika dan Edo bisa berbuat itu di belakang mereka.


Terlebih lagi Edo yang notabene-nya seorang ayah bagi Cika.


Cika dan Edo bergegas untuk untuk memisah kan diri mereka.


Tapi dapat terlihat jelas jika kedua nya sangat terpaksa melepas kan kenikmatan tersebut.


'' Jika tidak berhenti lanjutkan saja '' ucap Al tegas

__ADS_1


Cika dan Edo dapat merasa kan jika saat ini Al merasa jijik terhadap kedua nya.


Sedari tadi Al hanya melirik sekilas tanpa mau melihat kedua nya yang sudah telanj*ng bulat.


Sebelum benar-benar keluar Al berkata lagi '' datang lah kian ke mansion ''


Setelah mengucap kan itu Al bergegas keluar.


Tapi jauh di lubuk hati nya ia juga merasa terkejut dengan apa yang di liat.


Jika Al tidak mengetahui siapa om om itu mungkin Al akan cuek bebek.


Tapi yang ia lihat om tersebut adalah Edo ayah nya Cika sendiri.


Ya meskipun Al sudah tahu jika mereka tidak ada ikatan darah.


Tapi kelakuan mereka berdua jauh dari ekspektasi Al


Al masih tidak habis pikir dengan kedua nya.


'' Punya otak gak di pakek dengan baik '' gumam Al


Al langsung mengendarai mobil nya ke kediaman sang kakek dan di sana sudah pasti ada sang ayah.


Karena tadi Al berpesan agar ayah nya pulang sebentar ke mansion sang kakek ia ingin membicara kan sesuatu tentang perjodohan nya bersama dengan Cika.


Jika sudah begini Robert tidak bisa buat apa apa


Karena setelah melihat Edo melakukan hubungan intim bersama dengan Cika Robert juga berpikir sebaik nya perjodohan itu di batal kan.


Awal nya Robert tidak terlalu keberatan dengan Cika karena Robert pikir Cika hanya melakukan kesenangan nya dan karena kesepian dia bisa melakukan hal tersebut.


Robert dan lambat laun Cika akan berubah jika bertemu dengan seseorang yang tepat.


Karena Robert melihat Cika seorang yang pendiam dan tidak banyak tingkah.


Tapi nyata tidak jika dia terlalu munafik dan hanya mementing kan diri nya sendiri.


Robert tidak akan memaksa kehendak nya untuk y


urusan Cika.


Biar kan Al yang memutus kan sendiri, setelah itu Al bisa menerus kan kehidupan nya kembali.


Robert mengakui jika ia memanggil ayah yang brengsek untuk Al tapi jauh di lubuk hati nya ia sangat menyayangi Al dan ingin yang terbaik untuk nya.


Hanya saja keraguan itu selalu datang.


Keraguan apa itu hanya Robert yang tahu 😜😜😜😜😜


Sedang kan Al sudah menyuruh seseorang untuk menjalankan misi selanjut nya.


Dan tak lupa juga Al menghubungi pilot yang biasa nya bertugas mengantar Al kemanapun ia pergi untuk bersiap karena sebentar lagi Al akan kembali.

__ADS_1


Al berencana balik hari ini juga sebab ia tidak bisa menunggu lagi keselamatan Luna lebih penting dari apapun.


Tapi Al tidak ingin memberitahu kepulangan nya ke Luna ia ingin memberikan surprise untuk nya.


Al sampai di mansion kakek nya dan ternyata ayah nya masih belum tiba Al pikir ayah nya sudah ada di sana.


Karena tidak ada orang Al ingin bersiap terlebih dahulu Al langsung mandi dan mengganti pakaian nya dengan pakaian santai.


Setelah itu ia memberes kan semua nya sendiri tanpa bantuan dari pelayan.


Karena ia tidak ingin akan ada drama lagi tentang kepulangan nya.


Setelah selesai Al meminta salah satu pelayan untuk membawa koper milik nya ke mobil.


Tanpa bertanya pelayan tersebut langsung menjalankan tugas nya.


Al masih betah di kamar karena yang di tunggu masih belum datang juga.


Setelah menunggu beberapa menit akhir nya sang ayah tiba dan langsung memanggil Al.


Al tidak segera turun ia masih menunggu Cika dan ayah nya baru ia akan turun.


Sebab ia turun sekarang bisa di pastikan banyak pertanyaan yang akan ayah nya ajukan.


Sedang kan Cika dan Edo masih di jalan kedua nya sibuk untuk membela diri di hadapan Al.


Mereka tidak terlalu memikirkan Robert karena mereka pikir Robert tidak tau kejadian barusan.


Cika dan Edo tidak ingin perjodohan itu batal sebab Al sosok yang sempurna untuk di jadikan keluarga dan tentu nya juga baik untuk keuangan Edo.


Al bisa membantu perusahaan nya tambah maju dan sudah bisa di hitung berapa jumlah keuntungan Edo jika ia bisa bekerja sana dengan Al.


Cika dan Edo sudah sampai di mansion kakek Al.


Nampak Cika dan Edo sama-sama menarik nafas untuk menetralkan rasa gugup yang tiba-tiba menyerang kedua nya.


'' Tenang '' ucap Edo pada Cika


Cika hanya mengangguk.


Cika dan Edo masuk dengan senyuman palsu nya.


Dan ternyata di sana sudah ada Robert yang nampak baru datang juga.


'' Hay om '' sapa Cika


'' Hem '' jawab Robert


Entah kenapa Robert sudah kehilangan respek terhadap sahabat nya dan juga calon mantu nya.


Dan bersamaan dengan itu Al turun dan langkah kaki nya yang tegas menggema di seluruh ruangan tersebut.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya


__ADS_2