
Marhaban ya Ramadhan
Ok lanjut
Luna merasa sangat gugup saat ini
Sebab jika ia beneran hamil ia takut janin yang ada di dalam rahim nya kenapa kenapa
'' Bagaimana dok ? '' tanya Luna was was
Dokter cantik tersebut dan itu malah mem buat Luna tambah tidak karuan
'' Anda baik baik saja nyonya dan anda juga tidak sedang hamil '' jawab dokter cantik tersebut
'' Benar kah ? '' kata Luna
Dokter tersebut mengangguk di sertai dengan senyum ramah nya
'' Tapi kenapa saya merasa perut bagian bawah saya nyeri dok ? '' tanya Luna se akan ia tidak puas dengan jawaban dokter tersebut
'' Itu bisa terjadi karena bisa jadi anda terlalu sering berhubungan intim di saat anda kurang sehat atau bisa jadi karena anda kecapean dan itu juga sangat ber pengaruh '' kata dokter tersebut
'' Dan efek nya setelah bangun pagi anda akan merasa kurang enak badan, lemas dan tidak semangat untuk ngapa ngapain '' lanjut dokter tersebut
'' Tapi kata temen saya bisa jadi kalau saya hamil dok '' kata Luna lagi
'' Jika tidak melakukan pemeriksaan secara rinci maka jadi saya juga bisa bilang bahwa anda hamil saat ini karena keluhan anda '' kata dokter cantik tersebut
'' Setelah melakukan pemeriksaan secara rinci saya melihat ada pem bengka kan dan itu yang menyebab kan anda merasa nyeri '' kata dokter
Mendengar itu Luna merasa lega karena bagaimana pun ia tidak ingin hamil di luar nikah ia ingin yang terbaik untuk anak nya
Setelah itu Luna menerima beberapa obat untuk pemulihan nya
Dan setelah itu ia kembali ke villa sebelum Al bangun dan menanyakan sesuatu yang akan membuat Luna bingung untuk menjawab nya
Setelah beberapa lama akhir nya Luna sampai di villa dan ia kaget karena Al berada di ruang tamu sedang duduk tapi mata nya menusuk saat menatap Luna
Dan Luna akun berpikir keras apa yang harus ia lakukan agar bisa ter hindar dari amarah Al
Jika dulu ia berani tapi tidak dengan sekarang apalagi saat ini hubungan ke dua sudah ter lihat jelas tidak sama seperti dulu
Dan otomatis semua perilaku dan tindakan nya juga sudah berbeda
Dan saat ini baik Luna atau pun Al sudah berani marah pada pasangan nya masing-masing berani tidak suka dan bisa mengatur pasangan nya
__ADS_1
Jika dulu mereka akan sama sama cuek meski pun ada keinginan untuk melarang satu sama lain tapi itu hanya ada di benak mereka
Al menatap Luna sangat tajam dan dari sorot mata nya Luna menjadi gugup sendiri
Sebab tatapan Al sangat dingin bahkan entah kenapa tubuh Luna se akan mati rasa
'' Mati aku '' batin Luna
'' Dari mana. ? '' kata Al dengan suara yang biasa tapi ter dengar sangat jelas menyeram kan di telinga Luna
Luna tidak ber geming ia takut sama Al yang sekarang tapi bagaimana pun ia harus bisa menenang kan kan Al
Karena tidak ada pergerakan dari Luna akhir nya Al membuang nafas dan berkata '' kemari lah '' kata Al mulai melembut
Al tidak tega untuk memarahi Luna terlalu jauh karena ia tidak bisa melihat Luna sedih ia akan lemah dengan tatapan tak berdaya Luna dan itu kah salah satu kelemahan nya sekarang
Tapi jauh dari itu Luna juga menjadi penyemangat nya, penghibur di saat ia ter tekan, menjadi teman saat ini buruh sandaran, menjadi kekasih dan Al ber harap Luna bisa melindungi diri nya sendiri di saat ia tidak ada di samping nya
Karena menjadi pendamping nya akan banyak cobaan yang akan mendatangi nya dan Luna harus siap dengan semua itu
Begitu pun juga dengan Sea dan Fio mereka ber dua harus siap dengan resiko nya tapi sejauh ini sea dan Fio mampu melakukan tugas nya dengan baik
Luna yang merasa di panggil oleh Al langsung melangkah dengan senyuman yang tidak pernah hilang dari wajah nya
Apalagi saat ia merasa khawatir terhadap nya
Luna sampai di depan Al dan langsung memeluk nya ber harap dengan pelukan nya itu Al bisa mengurangi pertanyaan nya dan bisa membuat nya tenang untuk tidur
'' Sayang maaf aku tadi pergi ke klinik sebentar '' ukur Luna
Luna tidak mau Al yang ber tanya ter lebih dulu karena urusan nya akan panjang
Maka dari itu ia lebih baik mengaku sejak awal agar peperangan tidak akan terjadi di antara hubungan nya bersama dengan Al
'' Ngapain ? '' tanya Al
'' Periksa '' jujur Luna
Karena mereka sudah sepakat untuk tidak saling menutupi apapun dan akan saling ter buka tentang apapun
'' Masih sakit ? '' tanya Al khawatir
Bagaimana tidak ia seharus nya menjaga Luna yang sedang merasa sakit tapi dengan santai nya ia malah ter tidur dengan pulas bahkan saat Luna ke go ia malah tidak tahu dan itu membuat nya merasa ber salah
'' Sudah tidak sayang aku ke klinik hanya untuk jaga jaga saja takut aku penyakitan '' jawab Luna dengan cengengesan
__ADS_1
Luna sengaja tidak akan memberitahu tentang alasan yang sebenar nya karena takut Al masih belum siap untuk memiliki anak
Apalagi hubungan mereka masih baru terbentuk
'' Kamu ini aneh mana ada orang penyakit cantiknya k seperti kamu '' jawab Al gombal
Hilang sudah rasa khawatir nya Al
'' Terus apa kata dokter nya ? '' kepo Al
'' Setelah melakukan pemeriksaan ternyata aku hanya kecapean '' jawab Luna
'' Melakukan pemeriksaan berarti bukan hanya sekali periksa '' kata Al yang tiba-tiba nada bicara nya naik beberapa oktaf
Dan itu mampu membuat jantung Luna se akan di paksa untuk di keluar
'' Apakah dokter nya cowok ? '' geram Al
Entah kenapa saat membayang kan ada orang lain yang menyentuh Luna membuat Al meradang ia tidak ingin milik nya di sentuh orang lain apalagi itu lawan jenis.
Luna yang mendengar itu jadi tahu jika saat ini Al sedang cemburu dan itu mampu keposesifannya bertambah berkali kali lipat
Untuk menghilangkan rasa kesel Al Luna berinisiatif untuk mencium Al terlebih dahulu
Cup
Luna mengecup bibir Al tapi tidak ada pergerakan dari Al
Cup
Untuk yang ke dua kali nya Al juga ter diam
Sedang kan Al sedang berperang dengan diri nya sendiri
Al sangat menikmati kecupan dari Luna tapi ia tidak bisa membalas nya karena jika ia sudah terlena maka Luna yang akan tersakiti
Karena Al ingat jelas tadi Luna sempat bilang jika sakit karena kecapean dan itu adalah poin penting bagi Al
BERSAMBUNG....
Author minta dukungan nya ya like, koment, vote
Dan jangan lupa juga kirim author hadiah dong 🙂
Dan yang tak kalah penting kok favorit
__ADS_1