Petualangan Seorang Dewi

Petualangan Seorang Dewi
Masuk Ke akademi Lemaini


__ADS_3

Aku tersummon Di hutan Yang lebat , Akupun meminta Shin Untuk menyelidiki Tempat itu Dengan Menjadi Burung


"Shin Apakah kau Mau menjadi burung Untuk Menyelidiki Tempat ini." Aku berkata


"Boleh , Tapi Gimana caranya." Shin Berkata


"Shhhhh Diam Biar aku saja Yang mengurusnya." Aku menjawab


Aku pun Memfokuskan sihir Ke jari , Sihir itu Berubah menjadi Laser dan saat ditembakan Shin Jadi Burung


"Akhirnya selesai juga." Ujar diriku


Shin pun berkeliling Dan Waktu yang kurang 3 Jam Shin kembali dan menemukan akademi Lemaini , Aku Berjalan Sesuai intruksi shin Dan aku melihat Sebuah akademi yang Sangat Besar Dan dihalangi Sebuah Gerbang


"Shin Masuklah Ke dalam Tas ku." Aku Memerintah


Shin pun masuk ke tas dalam bentuk Burung Dan Akupun Memasuki akademi Lemaini , Disana suasana ramai Dan Semuanya memandangku


"Apakah Dia murid baru." Seseorang Berbucara


Seorang Lelaki muncul Dan berkata Salah satu lelaki itu Berbada agak Besar Dan berotot


"Heii siapa kau , Kenapa mahluk seperti kau Datang ke akademi ini." Ujar Lelaki besar itu


"Hah lu siapa." Aku menjawab


Lelaki yang Marah akibat Aku menjawab Begitu Langsung Mengeluarkan Sihir elemen api Sihir itu Membuat Tangan pengguna Diselimuti Api yang Membara


Si pria Berotot Besar Lalu Memukuli Diriku Akan Tetapi Aku menghindarinya


"Hahahaha Kau menghindar Dari serangan Ini , Apakah Kau lemah." Ujar Lelaki itu


"Siapapun Pasti akan Menghindar Bodoh , Jika kena serangan Itu pasti Aku langsung Mati." Aku berbicara dalam hati


"Maksud anda apa Yaa , Kenapa anda menyerangkanku." Aku Bertanya


"Diam Kau." Ujar lelaki itu


Lelaki itu melompat dan mengeluarkan sihir Sebuah Bola api Muncul dan menyerang diriku


"Sudah gila Itu anak." Aku berbicara dalam hati


Akupun Sudah agak kesal dan mengeluarkan Dan Membuat Dirinya menjadi batu


"Lihat anak baru itu , berhasil mengalahkan Doulus." Ujar salah satu murid itu

__ADS_1


Semua murid Menatap Diriku Sampai ada Seorang perempuan Datang Dan meneteleportasi ku Ke sebuah ruangan


"Maaf yaa kau Harus menghadapi Dia" Ujar perempuan itu


"Kau siapa lagi" Aku Bertanya


"Perkenalkan Nama ku Adala Medeia , Aku tau Kau Ingin Menemui Kepala Sekolah Di akademi Lemaini Kan" Ujar Perempuan itu


Akupun Cukup Kaget Karena Dia tau tujuanku , Akupun Bertanya siapa Kepala sekolah Disini


"Ohhh jika Kau Bertanya siapa kepala sekolahnya , Dia Ada diluar sekolah." Medeia Menjawab


Semangatku Tiba tiba Menurun Karena tidak bisa Memasuki Akademi Lenaini


"Tapi Tenang saja Jika kau mau mendaftar Bisa kepada ku." Ujar Medeia


"Akhirnya , Kukira Aku tidak bisa mendaftar." Ujar Diriku


Medeia Lalu memberikan 2 Pakaian Akademi Kepadaku


"Tunggu Aku kan hanya sendirian , Kenapa kau Kasih 2 Pakaian." Aku Bertanya


"Itu untukmu Dan Untuk teman Lelaki mu." Ujar medeia


"Ehh Kenapa Dia mengetahui Tentang Shin." Aku bertanya Dalam Hati


Sebuah Sihir yang dapat Melihat Kesemua arah Adalah sihir yang Bisa melihat Keseluruh Wilayah Didekat Pengguna , Ini seperti sihir Milik Hekate


"Untuk asrama Nanti Ada yang Mengantarkan Dirimu."


Seorang Muncul Dengan mengenakan Pakaian Pelayan , Dia Mulai memperkenalkan Dirinya


"Perkenalkan Nama Diriku Veter , Senang Bisa melayanin Anda Nona Helia." Ujar Pelayan Itu


Setiap siswa baru Diberikan Satu Pelayan Roh Berbentuk manusia Dan aku mendapatkan Roh Angin Tapi kenapa Hanya Aku yang mendapatkannya bukan Shin


Hekate memberi tau Ku Kalau Pelayan Roh berasal dari Energi sihir Dan mungkin Alasan Shin tidak mendapatkan Roh Mungkin Karena Dia tidak mepunyai sihir


Suara Lonceng berbunyi Yang menandakan Kelas telah Selesai , Veter Lalu mengeluarkan Sihir


Merupakan Sihir Dimensi Yang dapat Memunculkan Pintu Gerbang Antar Dimensi , Sihir ini digunakan Untuk Memindahkan Murid baru Ke asrama


"Ingat Helia , Untuk sekarang Jangan Diketahui Lagi Sampai Besok." Ujar Medeia


"Iya." Aku menjawab

__ADS_1


Aku Memasuki Gerbang itu Dan aku terkesan Akan Kemampuan Veter yang setara dengan Jirachi , Azelf dan Cylent


Veter Berambut Hijau Seperti Pohon Dan dia hanya Menuruti Perintah Tuannya Yaitu Helia


"Apakah Kau Cuman Peri disini Yang berbentuk Manusia." Aku bertanya


"Semua peri disini Berbentuk sesuai Banyak Sihir Tuannya , Para peri biasanya Dijadikan Kekuatan Sehingga Jarang Terlihat Tuan yang Bersama Perinya." Ujar veter


"Owh." Aku menjawab


"Kita sudah sampai Tuan." Ujar Veter


Kamarnya terlihat Bagus Seperti Sudah disiapkan Untuk diriku , Warna Dindingnya Biru Serta kasurnya nyaman Tapi Kenapa ada 2


Entahlah Yang Penting ini Sudah Sempurna


"Bentar , Ohh ya Shin." Ujar Diriku


Akupun Membuka tas dan Shin tertidur Dalam Bentuk Hewan , Sepertinya dia sudah Mendapatkan Petualangan Yang mengerikan


"Aku Sepertinya berlebihan Menyuruh dia Melakukan Itu." Aku Berkata dalam hati


Aku Mengembalikan Shin kebentuk aslinya Di kasur Karena Telah membantu Mencari akademi ini


"Tuan , Apakah Ada yang bisa saya bantu." Ujar Veter


"Tolong Jaga Dia Dan jangan panggil aku tuan , Panggil Saja aku Nona Helia." Aku mengatakan


Dengan Cukup tegas


"Sesuai Perintah Anda nona." Ujar Veter


Aku Ke perpustakaan Sekolah Untuk Mencari Lebih banyak Tentang 13 Kitab , Dengan Menggunakan Sihir perpindahan Yang dibuat oleh Veter Aku berpindah ke Perpustakaan Sekolah


Gerbang Terbuka akupun Masuk , Disana Kelihatan Ramai Dan Aku mengingat Perintah Medeia


"Untuk Membuat Seluruh Manusia Tertuju Pada Suatu tempat Dibutuhkan Monster Yang Mengacaukan Sekolah." Ujar Diriku


Aku memiliki ide dengan Mensummon Laba-Laba Raksasa Di Daerah akademi , Laba Laba itu Ku Kendalikan Agar Dia Tidak merusak Seluruh sekolah


Semuanya Bergegas Ke Halaman Sekolah , Disana aku melihat Cowok Yang Menyombongkan Dirinya Sedang Bersiap Siap Menggunakan Sihir api


"Kurasa alasan Dia bisa terbebas Berkat Sihir Medeia." Aku Berpikir


Aku berkeliling ke perpustakaan , Bentuk Perpustakaan sangat Dipenuhi Buku Dan Bahkan Berdiri Patung Perempuan Yang Besar

__ADS_1


"Ini seperti Salah satu Keajaiban Dunia." Aku Berpikir


Aku Bahkan Tidak Menemukan Informasi Tentang 13 Kitab Dan Terpaksa aku mengundur Pencarian Dan Lebih Memilih Melihat Pertarungan


__ADS_2