
Aku lalu meminta Alan menjadi pelatih untuk mereka berdua dan karena aku memberi perintah Alan menurutinya akupun lalu meminta Fila untuk berlatih dengan Alan , Fila mau karena dia sudah mempunyai kontrak dengan ku yang membuatnya tidak bisa menolak perintah ku
"Tapi bukannya terlalu keras menyuruh anak kecil berlatih."
"Kan cuman latihan bukan menyuruh memasuki medan perang."
Aku pun memindahkan mereka ke arena militer Iblis dan disana ada raja Xerxes yang melatih para iblis , mereka para iblis tidak boleh istirahat sebelum mengalahkannya dan itu menambah ketakutan Fila
"Nona Helia." Xerxes menghentikan latihan nya dan pergi menyapaku
"Xerxes apakah aku bisa meminjam arena pertandingan mu."
"Tentu saja boleh kalau itu permintaan dari anda."
"Kalau begitu , Alan aku minta kau latih dia."
"Tuan kau mau kemana lagi." tanya Alan
"Mau pergi sebentar."
Disisi lain Leviathan , Aposte dan para dewa laut sudha berhasil membuat Efrina terpojok namun mereka tidak menyadari jika Efrina hanyalah penarik perhatian , sesosok mahluk Ras kegelapan yang bernama Shadow pun muncul dengan membawa batu bewarna cyan dan memancarkan aura sihir yang kuat
"Bukankah itu Batu Oceanus , darimana kau dapatkan." Poseidon mengeluarkan ekpreksi kaget
Leviathan menanyakan apa itu Batu Oceanus dan Poseidon menjawab kalau batu itu merupakan harta berharga yang harus dijaga , Shadow lalu memberikan batu itu kepada Efrina dan Efrina mengatakan jika tujuan nya sudah tercapai
Efrina lalu menyerap energi Dari Batu Oceanus dan semuanya tidak dapat menghentikan Efrina , saat Efrina sudan menyerap energi Batu Oceanus Efrina mendapatkan kekuatan dan gelar sebagai dewa lautan
"Tujuan ku sudah tercapai jadi selamat tinggal."
Efrina pun pergi dan saat Efrina pergi Aposte tersenyum yang membuat Leviathan menanyakan kenapa dia tersenyum dan Aposte menjawab jika ini merupakan rencana nya , saat Efrina masih berada di terowongan antar dimensi seseorang muncul dengan mengendarai kapal besar
"Kenapa kau selalu mengganggu rencana ku."
"Maaf yaa tapi kau sudah membunuh teman kami yang bernama Gigan."
Yang mengatakan itu siapa lagi kalau bukan Laksamana Agung Elisha dan kapal besar itu bernama Mega Navis Exite yang merupakan evolusi dari kapal Navis Exite , kapal Mega Navis Exite memiliki 4 senjata utama
Yang pertama ialah meriam Beast yang tembakan nya dapat memusnahkan sebuah gunung , bom atom Natoreid yang ketika dijatuhkan dapat merusak alam semesta, nuklir Bolagen yang ketika dilepaskan akan membuat area radiasi nuklir yang sangat luas dan misil Mamy yang dapat mengejar target bahkan melewati ruang dan waktu
"Apakah kau sudah siap kalah Efrina." tanya Elisha
"Apakah kau terlalu yakin."
__ADS_1
Disisi lain aku menuju ke tempat Leo dirawat oleh Emely dan disana Emely dengan lembut merawat luka Leo seperti adiknya sendiri , aku lalu meminta agar diriku saja yang merawatnya dan Emely menyetujuinya
"Tapi apakah Nona tidak lelah."
"Tidak , lagian dia budak ku."
Emely pun pergi meninggalkan kami berdua , aku memakai benang yang sangat lembut untuk menutupi luka cambukan Leo dan saat aku melihat tubuhnya aku benar benar kasihan karena banyak sekali luka cambukan bahkan lukanya lebih dari 20
Aku memperban luka nya dengan halus agar dia tidak terbangun , saat sudah selesai Leo mulai bangun dari pingsan nya dan saat dia melihatku dia langsung menggigit tangan ku karena merasa diriku ialah musuh , gigitan Leo sangat menyakitkan namun karena Leo sudah menyakiti tuannya dia langsung merasa kesakitan karena tanda budak
Dengan cepat tangan ku beregenerasi dan setelah sembuh aku langsung bertanya kepada Leo kenapa dia menyakiti tuan nya , dengan rasa sakit yang masih terasa Leo mengatakan kalau insting nya mengatakan kalau tuan nya ialah musuh
"Padahal aku telah membayar 1.150 koin emas untuk membebaskan dirimu dari penyiksaan yang dilakukan oleh Bifrons."
"Maafkan aku tuan."
Aku lalu menanyakan kemampuan apa saja yang Leo miliki namun Leo tidak ingin memberi tau karena masih merasa diriku musuh yang membuat tanda budak kembali aktif , aku lalu mengatakan kalau Leo tidak ingin memberi tau itu tidak apa apa
"Sebagai ganti dari luka yang engkau peroleh diriku akan melakukan apapun yang kau mau tuan." kata Leo
"Baiklah bagaimana kalau ikut aku."
Leo pun memakai baju nya kembali dan mengikuti diriku , aku menggunakan sihir teleportasi untuk ke arena pertarungan dan disana Fila telah berjuang keras untuk menghadapi Alan namun hasilnya dia dikalahkan sangat mudah oleh Alan
"Nona , siapa bocah laki laki yang kau bawak." tanya alan
Aku lalu meminta Alan untuk berhenti melatih Fila dan biarkan Leo melawan Fila karena dengan ini aku dapat melihat kekuatan mereka berdua , awalnya Fila tidak ingin menyerang Leo karena dia merupakan sahabtnya saat ada di pasar gelap namun aku memberi tau kalau pertarungan ini hanyalah main main
"Benarkah." kata Fila dengan suara yang manis
"Benar."
Mereka pun bertarung Fila lalu menyerang dengan api bewarna biru sedangkan Leo terus menerus melarikan diri dari serangan Fila , Leo dengan cepat berlari ke arah Fila dan angsung memukul Fila yang membuat Fila terpental
"Baiklah , berhenti."
Alan lalu menanyakan kepadaku kenapa pertarungan ini cepat dan aku menjawab kalau diriku lupa kalau mereka membutuhkan makanan , aku lalu mengajak Alan dan mereka berdua makan karena suasana sudah memasuki malam hari
"Xerxes apakah kau mau ikut."
"Tidak usah , aku harus menjaga Dunia Iblis agar tidak ada penyusup."
Aku pun menggunakan sihir teleportasi lagi namun Alan menghalangi ku menggunakan nya karena diriku sudah banyak membuang sihir dan meminta ku agar dirinya saja yang menggunakan sihir teleportasi , aku menyetujui permintaan Alan
__ADS_1
Alan lalu membuat magic circle bewarna biru dan saat selesai kami pun berteleportasi ke Kastil Lilith dan aku memuji kekuatan Alan yang membuat Alan tersenyum tersipu malu , diriku lalu mengajak mereka berdua untuk memasuki ruang makan
"Nona , maafkan aku karena belum menyiapkan makanan." Emely dengan cepat mendatangi ku
"Tidak apa apa , sekarang kalian duduk biarkan diriku yang membuat masakan."
"Tapi."
"Tidak apa apa."
Diriku dengan cepat mengubah bahan yang berada di laci menjadi masakan yang enak , selamat 1 jam aku memasak makanan dan saat semua berdua melihatmakanan ku mereka langsung menyantap nya dengan lahap
"Mereka pasti sangat kelaparan." kata Emely
Saat sudah selesai aku meminta mereka semua untuk tidur karena malam sudah datang , sebelum tertidur Leo meminta agar diriku mandi bersamanya namun saat mendengar itu Fila langsung memukul Leo menggunakan ekornya
"Dasar tidak sopan."
Aku lalu terkejut melihat ekor dari Fila dan bertanya mengapa ekor Fila secara tiba tiba muncul , Fila berkata kalau ekor ini adalah perwujudan dari sihir yang dimiliki oleh Ras kitsune dan yang paling tinggi ialah kitsune dengan ekor 9
"Dan juga tuan ras kitsune yang berekor 9 hanya satu dan dia bernama Hana yang sudah hidup lebih dari 2.000 tahun."
Disisi lain Elisha sedang bertarung dengan Efrina , Elisha mengeluarkan peluru Ice bullet ke arah Efrina namun dengan kekuatan dewa air Efrina mampu menciptakan dinding air untuk menahan serangan Elisha
"Aku mengakui mu sebagai Laksamana Agung terkuat selain Malef." ujar Efrina
Elisha mengatakan kalau dia bukan hanya menjadi Laksamana Agung tapi dia akan menjadi seorang Diktator terkejam , Elisha lalu mengeluarkan 5 misil mamy yang berasal dari kapal Mega Navis Exiti dan Efrina juga mengeluarkan sihir terkuatnya yang bernama yang membuat benturan sehingga menghancurkan terowongan antar dimensi
Sekaramg mereka berada di sebuah tempat yang ditutupi kabut dan memiliki sebuah danau besar , dengan pengetahuan nya Elisha menyimpulkan kalau ini merupakan danau nimfa yang merupakan danau terlarang karena dihuni oleh salah satu 12 dewa laut terkuat yaitu Thetis
"Kapal ku pasti terjatuh tidak jauh dari tempat ini." kata Elisha
Elisha lalu meminta agar Efrina untuk membantunya agar bisa melarikan diri namun Efrina lebih memilih menggunakan sihir teleportasi namun sihir itu tidak bisa dipakai karena kabut yang menyelimuti tempat ini dapat mengganggu sihir dikeluarkan
"Sudah kubilang , kita harus berkerja sama untuk keluar dari tempat ini."
Saat berkata itu serangan sabit pun meluncur ke arah mereka berdua , didalam kabut seseorang berkata kalau ini adalah wilayah sang ratu dan yang berkata itu ialah Nereid yang merupakan pemimpin dari para nimfa lautan
Nereid berpenampilan sebagai gadis mungil yang beramput twin tail dan memiliki senjata berupa sabit yang dapat memotong apapun selain itu Elisha juga merasakan hawa keberadaan mahluk yang berbahaya , Nereid memberi tau jika bukan hanya dia yang berada disini namun Naiad juga ada disekitar sini
"Baiklah , kalau seperti ini kita harus melawan mereka kan." kata Efrina dengan sombong
"Jangan kira kalian bisa melawan kami para nimfa." ujar Nereid dengan nada marah karena diremehkan
__ADS_1
Pertarungan antar Efrina/Elisha vs para nimfa pun dimulai
~Bersambung