
Didalam hatiku aku bertanya kenapa ular dengan wajah mengerikan ini bisa muncul pada saat eksekusi , setelah memikirkan hal itu secara rinci sambil menggunakan aku menyimpulkan jika yang memanggil nya Efrina
"Jika Efrina memanggil untuk menyelamatkan Yorneia berati mereka mempunyai hubungan dong."
Daripada memikirkan siapa yang mensummon ular yang berwajah mengerikan itu , aku lebih baik menyuruh agar Cognite mengurusinya namun Cognite lalu menyuruh Vanie agar memberesinya
"Kenapa aku juga yang mengurusinya."
Aku lalu menyemangati Vanie jika dia pasti menang dan Vanie menjawab dengan senyuman jika dia akan memenangkan ini untuk diriku , saat Vanie senyum aku langsung merasa iri kenapa dia sangat-sangat cantik seperti bunga waterlily
"Asalkan anda tau jika dia mempunyai julukan sebagai "Waterlily yang berenang di kolam Surga" ." Cognite berkata sambil melihat ke arah Vanie
"Tenang saja Nona , anda lebih cantik daripada Nona Vanie."
"Lho , Alan kau sudah bangun dari pingsan mu kah."
Beralih ke Vanie yang menyerang menggunakan bola energi yang membuat bagian mahluk yang terkena akan bermutasi menjadi tanaman namun ular itu dapat melawan hukum dari sihir milik Vanie , Vanie cukup kaget dengan hal itu
"Baru pertama kali ada seseorang yang bisa menentang hukum sihir ku."
Vanie lalu mengeluarkan seketika ruang dipenuhi dengan motif kotak transparan dan ini seperti penjara , Lubang hitam secara tiba tiba muncul dan memunculkan penyihir iblis Efrina yang langsung menghancurkan Pulchra Mediocris dengan jentikan jari
"Kau muncul juga yaa , Efrina."
Efrina dengan aura agung nya menantang Vanie dan semua dewa yang berada di area penghakiman namun para dewa hanya terdiam dan berkeringat melihat Efrina , Efrina lalu meminta ular laut agar segera pergi dan biarkan dirinya yang mengurusi para dewa
Guru tanaman secara diam diam mengikat Efrina dengan sihir tumbuhan yang dapat menyerap sihir namun Efrina dapat membakarnya dengan sihir api penyiksaan , Efrina memuji guru tanaman dikarenakan hanya dia lah yang mempunyai keterampilan unik
Pulchra Mediocris dikeluarkan sehingga Efrina terkurung dan Cognite menambah kekuatan dari Pulchra Mediocris sehingga sangat mustahil untuk menembusnya , didalam kurungan Efrina diserang menggunakan syal dengan ujungnya yang tajam
Efrine menghindari serangan dari Vanie akan tetapi dia tidak bisa menghindar terlalu lama , semakin lama kekuatan dari Efrina terkuras karena berada di ruang milik Vanie sehingga Efrina harus segera menghancurkan Pulchra Mediocris
__ADS_1
Efrina mengubah tangannya menjadi tangan dari Iblis Belial dan langsung memukul ke dinding dari ruang Pulchra Mediocris , pukulan itu tidak berefek apa apa saat dipukul yang membuat Efrina marah sehingga menambah kekuatan dari pukulannya
"Percuma , kau tidak akan bisa menghancurkan nya."
Vanie lalu mengumpulkan energi sihir dan menembakannya dalam bentuk bola , energi itu tidak mengenai Efrina namun memantul terus menerus dan Vanie mengatakan jika setiap bola itu dinding Pulchra maka akan bertambah kuat
Setelah berapa lama terpantul akhirnya bola itu mengarah ke arah Efrina , Efrina menahan kekuatan dari bola energi menggunakan jarinya dan dengan kekuatannya dia mengarahkan bola energi ke arah Vanie yang membuat Vanie pingsan akibat serangannya sendiri
Efrina lalu datang ke dimensi penghakiman milik Elizabeth , dia cukup marah melihat Yorneia disiksa menggunakan sihir api milik dewa nemesis dan dia menantang Elizabeth untuk beradu kekuatan
"Baiklah , aku setuju dengan tantangan mu."
Elizabeth lalu menggunakan skill utama nya yaitu , kekuatan ini berfokus dengan sihir penguatan serta menambah keterampilan pengguna dan Elizabeth menggunakan salah satu keterampilan pada skill ini yang dapat mengurangi sihir lawan
"Sebagai Ratu Elizabeth Bathory , aku akan menyiksa dirimu."
Elizabeth lalu mengeluarkan 2 pedang anggar yang telah dialiri sihir api dengan kecepatannya Elizabeth langsung mengarahkan pedangnya ke kepala Efrina namun Efrina yang menyadari langsung mendorong Elizabeth menggunakan sihir angin
Eira merupakan salah satu lingkaran sihir yang terkuat , lingkaran ini bewarna hitam serta sedikit warna merah darah dan juga sihir ini diciptakan oleh dewi kehancuran Morrigan
Alasan sihir ini tercipta dikarenakan Morrigan ingin menghancurkan salah satu dewa kehancuran terkuat yaitu Ahriman , kekuatan Ahriman sangat kuat sehingga dapat membuat dunia seketika hancur hanya dengan mengeluarkan mata , mata ini diberikan oleh God of mother untuk menghargai Ahriman yang rela dibenci semua orang
Sebelum sihir End of Cosmo sepenuhnya diluncurkan Elizabeth dengan cepat mengeluarkan sihir api pembalasan ke arah Efrina , Efrina yang tidak bisa bergerak karena sedang mengaktifkan End of Cosmo hanya terdiam melihat serangan api pembalasan milik Nemesis melancar terlalu cepat
Yorneia dengan kekuatannya langsung melindungi Efrina yang membuatnya terkena dan mati karena tubuh dengan jiwanya telah dibakar , ini membuat Efrina kesal namun Elizabeth hanya tertawa jahat
Seketika Elizabeth ditangkap oleh salah satu prajurit setia Efrina yaitu Orobas yang merupakan mantan bangsawan Iblis , Orabas merupakan pria tampan dengan armor ksatria dan dia merupakan salah satu orang yang mencintai Lady Efrina
Dia mencintai setelah melihat jiwa dan kekuatan nya yang besar , Orabas rela meledakan tubuhnya demi membalaskan dendam Efrina yang sekarang merupakan tuannya
"Hey , pergi dari sini dasar Pria aneh."
__ADS_1
Meskipun di luar Efrina terlihat sedih namun didalam hati nya tidak apa apa jika mereka Orabas mati dan untuk membunuh Elizabeth sebenarnya itu sangat mudah untuk Efrina namun dia tidak ingin menghabiskan tenaga nya
Orabas lalu menggunakan sihir , sebuah sihir yang menyerap energi sihir lawan sampai tidak bisa menahannya lagi dan meledak , ledakan pun terjadi sehingga membuat Efrina tersenyum karena mengira Elizabeth sudah mati
"Menyedihkan sekali bangsawan ini."
Saat Efrina ingin berbalik aku langsung mengarahkan pedang Alohomora ke depan mukanya , aku mengancam Efrina jika dia mengganggu maka Aku tidak segan membunuh nya
"Sangat tidak sopan mengarahkan pedang ke orang lain apalagi ke leluhur nya." kata Efrina sambil tersenyum
"Kau tau , tidak ada yang bisa mengatur diriku walaupun dia raja Iblis dan dewa tertinggi sekalipun."
Sebelum pergi Efrina menghidupkan Orabas terlebih dahulu , Orabas pun bangkit dalam keadaan pingsan dan Efrina langsung membawa Orabas pergi dari dimensi penghakiman
Elizabeth secara tiba tiba keluar dari lingkaran sihir yang tanpa disadari tercipta , aku menanyakan kenapa dia bisa bangkit dan Elizabeth menjawab kalau dia memakai salah satu keterampilan dari skill
"Dengan skill ini selama ada keinginan maka kita akan tetap hidup walau sudah dibunuh."
Tapi Elizabeth mengatakan jika skill ini dapat di hentikan dengan menghancurkan langsung jiwanya , aku yang iri langsung meminta untuk menukar skill yang dimiliki Elizabeth
"Elizabeth , padahal kau itu kejam dan kenapa kau mendapatkan hal itu."
Elizabeth lalu tanpa menjawab langsung memberikan salinan skill ini , dia tidak ingin menambah masalah dengan ku dan memilih cara damai
"Itu aku berikan skill milik ku dan tidak ada lagi kan urusan dengan ku.".
Elizabeth akhirnya pergi dari ruang penghakiman , Cognite memuji ku karena berani mengancam Efrina dan Vanie berkata dimana Elizabeth
"Elizabeth sudah pergi."
Vanie lalu mengajak ku , Alan dan Emely kedunia nya yang sudah hancur , dia ingin memperlihatkan sesuatu kepada ku
__ADS_1
~Bersambung