
Akhirnya Pesta dansa telah usai , Diriku sunggu capek dan mau Istirahat langsung di Kasur Yang empuk Akhurnya Lilith Dan miracle Menggunakan sihir teleportasi Agar masing masing Ras pergi ke Dunianya
Ras bintang ke Dunia Raja miracle Dan Ras Iblis Ke Dunia Iblis sekali lagi Rafael datang Dan mengajak Naya pulang kembali ke alam Malaikat
"Baiklah , Van gw izin pergi Yaa." Ujar Naya dengan senyuman
Akhirnya Naya pergi menggunakan sihir teleportasi , Aku yang capek lalu kembali ke Kastil Lilith Dan langsung tidur di kamar Ku
Sampai Lilith berkata
"Dia Sangat capek Yaa." Kata Lilith sambil melihat diriku tidur dengan nyenyak
Lilith menyuruh Alan Dan Emely untuk Menjaga helia Dan Alan menyanggupinya Dan Dia Tetap Berjaga sambil melihat Aku yang tertidur , Diminpi Aku bertemu Seorang dewa yang Bernama Morpheus
"Senang bertemu dengan mu raja Iblis , Aku sang pemimpin Dari 3 dewa mimpi Morpheus."
Morpheus menjelaskan Jika dia sedang memburu monster pemakan mimpi Baku , Monster itu sedang ingin memakan mimpi ku
Seketika Robekan dimensi muncul Dan mengeluarkan monster Baku
Baku ialah monster yang memiliki ekor yang tajam seperti cambuk , Belalai seperti tapir Dan taring seperti harimau purba Saat melangkah gempa Bumi Terjadi
Seseorang keluar dia ialah yang mengendalikan Baku , dia memakai tongkat yang diujungnya berupa kristal bewarna pink , Aku bertanya kepada Morpheus
"Hei , Kristal apa itu." Tanya diriku
"Kristal mimpi , Kristal itu bisa mengendalikan Baku sepuasnya serta memiliki energi sihir yang besar." Jawab Morpheus
"Ayo Baku , Ratakan mereka." Perintah orang itu
Baku pun belari yang menyebabkan Dunia mimpi begetar yang membuat Aku Dan Morpheus Harus melarikan diri dengan cara terbang , Morpheus menggunakan sayapnya sedangkan Aku menggunakan sihir pengendali gravitasi yang aku pelajari
"Baku keluarkan sihir ."
Baku lalu mengangkat belalainya ke atas Dan mengeluarkan asap bewarna pink yang banyak sehingga membuat diriku berpisah Dari Morpheus , Saat aku mencari Morpheus Aku dikejutkan dengan banyak kecoa yang terbang
"Aaa , Kecoa." Aku berteriak sehingga terbangun dari mimpi
Aku berkeringat dingin Alan yang terbangun di sampingku menanyakan Kenapa Aku terbangun Dan aku berkata mimpi buruk , Hari sudah pagi Dan disana hanya ada Emely dan Alan
"Mel , Nostradamus lagi Kemana." Aku bertanya
Emely lalu menjawab kalau Nostradamus lagi pergi keluar Setelah menjawab pertanyaan Emely Lanjut mempersiapkan sarapan untuk Ku Dan Alan Saat Aku memakan masakan Dari Emely Aku lalu memujinya
"Mel , Makanan mu enak banget." Aku memujinya
__ADS_1
"Terima kasih Nona." Emely tersenyum Bahagia
Latar berpindah ke Nostradamus, Nostradamus sedang berjalan Jalan di Dunia Iblis sehingga bertemu dengan seseorang yang membuat semua orang berlutut kepada mu
"Siapa kau." Nostradamus bertanya ke orang itu
Dia ialah Salah satu bangsawan Agung pelayan sekaligus sahabat raja Iblis Zagan Amduscias , Amduscias lalu bertanya dengan nada keras ke Nostradamus
"Hei , Kau Bukankah yang memberikan pemandangan Indah saat Pesta." Marah Amduscias
"Iya , Kau siapa." Tanya Nostradamus
"Perkenalkan Nama Ku ialah Amduscias , seorang Musisi Iblis." Amduscias mengenalkan dirinya
"Apakah kau Iri dengan keahlian Ku." Nostradamus mengatakan dengan mata tertutup
"Iri , Dari segala melodi musik hanya Aku yang pantas untuk membuat Seseorang tercengang." Ujar Amduscias
"Hah , Suara Ku lebih Indah daripada Iblis bertanduk unicorn seperti mu." Nostradamus berkata
"Aku akan menantang mu untuk memberikan pertunjukan yang Indah , Jika kau kalah Maka itu Adalah akhir hayat mu." Tantang Amduscias
"Baiklah , Siapa yang takut." Ujar Nostradamus
Nostradamus kembali sambil mengeluarkan Wajah yang pucat , Lilith yang pulang lalu melihat nya langsung menanyakan kenapa dirinya panik
Sambil berteriak dia mengatakan kalau dia sudah mentantang bangsawan Iblis Amduscias dalam pertandingan musik , Lilith kaget Karena Nostradamus menantang nya dalam pertandingan musik
"Apa , Kau menantangnya."
Lilith lalu menjelaskan kalau Amduscias merupakan Salah satu musisi dengan Kemampuan musiknya yang menakjubkan , Tak hanya dalan Seni musik dia juga dapat bertarung
Dia juga Mempunyai terompet Agung van ellende , Aku yang masih memikirkan tentang mimpi disadarkan Oleh Nostradamus yang Panik
"Bagaimana kalau kau menemui Richard Poekrich ." Saran dariku
"Aku tidak yakin kalau dia mau mengajari diriku."
Aku lalu menteleportasi pada tahun 1741 tepat dimana Richard Poekrich Menciptakan alat musik dengan suara seperti nyanyian Malaikat Armonica
Saat kami sudah sampai ke tempat Richard , Richard menanyakan siapa dirinya Dan kami mengenalkan diri serta memberi alasan kami ingin bertemu dengan nya
"Jadi , Tolong angkat saya jadi Murid mu." Nostradamus berkata sambil membungkuk
Richard lalu menerima dirinya sebagai Murid dengan syarat jangan sampai membuat Suara Armonica yang Awalnya seperti Suara Malaikat menjadi jeritan Neraka
__ADS_1
Akhirnya Richard mempraktekan cara bermain Armonica , Dia memainkan Armonica dengan suatu nada Sebuah lagu abad pertengahan Suara yang Indah mengelilingi kami sehingga membuat diriku tenang Dari masalah monster Baku
"Nostradamus , Aku Harap kau memperhatikan nada yang aku buat." Ujar Richard dengan senyuman
Alur cerita berpindah ke tempat Gigan saat itu Gigan sedang bicara dengan seseorang yang mengendalikan monster Baku yaitu belza , Gigan berbicara tentang Batu Kristal Tone
Sebuah Kristal yang dapat mengendalikan monster (Bukan termaksud Iblis) dengan menempelkannya ke suatu alat musik selain itu didalam Batu Kristal Tone berisi Salah satu roh Agung yang bernama Fiona
"Apa , Kau mau mendapatkan Batu itu tolong jangan buat Aku tertawa." Salah satu Wanita datang sambil tersenyum
Wanita Itu ialah Elisha teman Dari Malice , Elisha memiliki rambut bewarna Biru muda serta kepintaran dalam membuat sihir Dan senjata di luar nalar
"Elisaha , tidak kusangka kau datang lagi." Ujar Belza
Alasan Belza terkejut melihat Elisha datang dikarenakan Elisha merupakan satu satunya orang yang Berani menantang Salah satu dewa terkuat yaitu Dewa penguasa Dunia Zahlis tempat Dari Barzaroa
Pada 700 tahun saat dewa utama Zahlis sedang berada di Dunianya dia ditantang Oleh Elisha , Elisha berkata jika dia menenangkan maka Dunia Pedang Zahlis akan menjadi miliknya
Kekuatan Dari Elisha jangan diremehkan , Dia memiliki Senjata yang dapat mengeluarkan peluru Gilza yang dapat membuat Mahluk Dari suatu dunia hancur setengah
Selain itu dia dikenal akan kemampuannya yang sering Menciptakan sihir baru yang kekuatannya sungguh gila seperti sihir
Sihir ini dapat menanamkan suatu bom di alam semesta , Bom itu menyerap Energi dewa penguasa Dan Mahluk Dan ketika sudah Maksimal Maka Bom itu meledak
"Hahahaha , Lama tidak berjumpa ya Gigan." Sapa Elisha
"Nona Elisha , Mari Kita bertarung." Ujar Belza
"Seperti biasanya , Kau selalu mengajak diriku bertarung."
Mereka pun keluar Dan mulai memperlihatkan Kemampuan masing masing , Pertama Tama Elisha yang menyera Belza Menggunakan
Lingkaran sihir Bewarna muncul Dan mengeluarkan es Berbentuk jarum yang sangat banyak , Belza bisa menghindari itu semua Dan membalas Menggunakan sihir
Dengan sihir ini tongkat Dari Belza mengeluarkan gelombang yang membuat suatu Mahluk Hidup tertidur , Menurut Elisha ini sihir yang lumayan kuat tapi Masih kuatan sihir yang ia ciptakan
Elisha mengeluarkan satu sihir yang Bernama , Tangan Elisha mengeluarkan cahaya Bewarna Biru cahaya itu menangkap tangan Dari Belza dan berubah menjadi rantai
"Apa ini." Kaget Belza
"Ini Adalah sihir yang aku ciptakan , Sihir ini dapat mengikat apapun termaksud jiwa." Elisha menjelaskan
Elisha lalu membanting Belza dengan cukup kuat sehingga membuat Belza pingsan Elisha berkata kalau ini Baru 9% kekuatan Ku , Gigan lalu bertepuk tangan Dan menyarankan Elisha untuk mendapatkan Batu Kristal Tone Karena disebelah pemilik banyak sekali orang orang yang kuat
~bersambung
__ADS_1