Petualangan Seorang Dewi

Petualangan Seorang Dewi
Terbebasnya Roh Jahat


__ADS_3

Disana sudah tersedia 5 Kursi , Aku memperhatikan mereka Dan hanya Asmodeus yang Auranya Kurang terpancar Bahkan tidak kerasa sama sekali


"Hei Alan , Apakah kau baik baik saja." Tanya diriku


Alan menjawab baik baik saja tapi aku merasa dia berbohong Karena Alan mengeluarkan keringat Dan jantungnya berdetak lebih cepat , Aku langsung membantu Alan Berdiri Dan menenangkan


"Mephisto , Aamon , Marchochias Aku Harap kalian menghilangkan aura Agung kalian , Jangan buat tamu Kita terintimidasi." Ujar Asmodeus dengan senyuman manis


"Oke lah." Jawab mereka


Seketika aura Dari ruangan menjadi Sedikit Dan lebih santai yang membuat Alan bernapas lega , Alan lalu berkata ke diriku dengan Menggunakan telepati


"Nona , Kenapa kau menyeretku ke dalam rapat 4 Penguasa." Tanya Alan dengan wajah yang masih sedikit berkeringat


"Cuman Mau ditemanin , Daripada Aku sendirian ke rapatnya." Jawab diriku


"Kan Masih ada Emely." Ujar Alan


"Emely sedang Mengawasi Nostradamus untuk Pertarungan music." Aku menjawab balik


Mephisto lalu berkata kepada Alan apakah dia mau Duduk di Kursi , Jika mau Aku akan Menciptakan Kursi khusus untunya Dan Alan menjawab


"Terima kasih Tuan Atas tawarannya tapi aku lebih baik tegak Dan Tetap Mengawasi Nona Helia." Ujar Alan


"Baiklah Jika itu Mau Mu." Ujar Mephsito


Aku lalu berterima kasih ke Alan Karena menolak tawaran mephisto , Alan menjawab dengan senyuman kalau tugas utama pelayan ialah membuat tuannya senang dengan cara apapun


"Akhirnya kau belajar juga Caranya menjadi pelayan yang baik." Aku mengatakan lewat telepati


"Terima kasih Nona Atas pujiannya." Ujar Alan


Mephisto pun Berdiri Dan memulai rapat Antar 4 Penguasa , Tema Dari rapat Kali ini ialah mengetahui siapa dalang Dari Penyerangan Dari Sang musisi Iblis Amduscias


"Hei pemula Apakah kau mengetahui dalangpnya siapa." Tanya Marchocias dengan memukul meja Dan mengeluarkan aura Besarnya


"Maksud Kau apa." Aku membalasnya dengan aura milikku


"Nona , Aku Harap kau bisa tenang." Ujar Alan sambil mengelus elus pundakku


Asmodeus lalu berkata ke Marchocias Agar lebih Sopan bertanya , Setelah berkata itu Asmodeus Meminta Mephisto untuk membuatkan teh Agar suasana lebih tenang


Lewat telepati Mephisto memerintahkan Agar bawahannya membuatkan teh , Asmodeus mulai berkata kalau sebenarnya kami semua kekurangan kekuatan Dan ingin menjadikan Dirimu menjadi Penguasa selain kami berempat


Seseorang masuk Dan Dia ialah pelayan Dari Mephisto yang Sedang membawa gelas Dan teko berisi teh , Pelayan Mephisto semuanya ditutupi Oleh jubah bewarna Gelap Dan memiliki tangan yang berkuku tajam , Mereka sering diberi tugas mengumpulkan Dan mengantar Jiwa ke Mephisto

__ADS_1


Teh pun dituangkan ke gelas , Aromanya dapat menenangkan Jiwa Dan kami berlima lalu meminum tehnya Aku menawarkan teh ke Alan namun Alan menolak


"Tidak usah Nona." Kata Alan


"Baiklah Lanjut ke pembicaraan." Aamon berkata


Aku lalu berkata Jujur kalau diriku sangat mengenal Perempuan yang menyerang Amduscias , Asmodeus bertanya siapa perempuan itu


"Perempuan Itu Sebenarnya ialah Roh jahat." Ujar diriku


Aku lalu menjelaskan Jika Awalnya Aku berprofesi menjadi pengusir roh jahat atau yang sering disebut Eksorsis , Aku pernah menangani atau mengurusi Seseorang perempuan yang akan menikah untuk membunuh suaminya


Roh jahat pengantin dulunya ialah Seorang perempuan yang dijodohkan Oleh laki laki yang tidak disukainya , Karena bersedih tidak dijodohkan Oleh laki laki yang disukainya Perempuan itu pun Bunuh diri Menggunakan Pisau saat Pesta pernikahan


"Kurasa masalah ini besar." Kata Asmodeus


"Tunggu , Kalian tidak marah jika Aku ialah Eksorsis." Kata diriku


Asmodeus lalu menjelaskan kalau kami tidak masalah akan hal itu karena itu Hal yang wajar


Para Iblis yang tidak terkendali akan kami Musnahkan apalagi roh jahat jadi Eksorsis Adalah Pekerjaan yang sempurna untuk kasus saat ini


"Aku rasa ada yang membebaskan Roh Jahat dari kurungan yang kau buat." Ujar Marchocias


"Tidak mungkin , Mereka dikurung di Ruangan rahasia yang Bahkan sudah dijaga Oleh temanku yang berupa pendeta di Gereja." Aku berkata


Alur cerita pun berpindah Ke tempat tinggal Ku sebelum Roh pengantin terlepas , temanku si Hantu noni belanda Nancy sedang mengobrol dengan Pendeta yang Menjaga Ruang bawah tanah


"Vanica Dan para pelayannya tiba tiba menghilang , Apakah kau tau alasannya." Tanya Pendeta


"Aku tidak Tau Tapi bagusnya perusahaannya dipimpin oleh teman sejatinya Vanica yaitu Zahra." Ujar Noni belanda


"Baiklah kalau begitu Tolong temani Aku ke Ruang bawah tanah , Sudah saatnya pengusiran Roh jahat." Ujar Pendeta


"Baiklah." Jawab Noni belanda


Tanpa sadar di depan rumahnya sudah ada Malice yang mencoba untuk mengeluarkan ratu Roh jahat didalam rumah keluarga Vanica , Saat masuk dia seperti ditahan Oleh sesuatu


"Tunggu , Kenapa ini." Ujar Malice dengan kesal


Ternyata yang menahannya masuk ialah kekuatan suci dari rumah Vanica , Rumah Vanica sering didatangin pastur Dan dibacakan Ayat ayat yang suci sehingga membuat Roh Jahat yang didalam Terkurung Selama lamanya Dan tidak ada Iblis Dan roh jahat yang bisa memasuki rumahnya


"Wahai Kegelapan yang abadi , Telanlah cahaya didepan mu ini serta musanahkan Lah Segala cahaya didepan Ini." Ujar Malice sambil menjulurkan tangan Dan mengeluarkan partikel kegelapan


Seketika perisai suci dirumah Vanica melemah yang membuat Malice dengan mudah memasukinya disisi lain Noni belanda Meminta kepada pendeta Agar dia pergi sebentar Karena merasakan kehadiran Yang memiliki kekuatan Kegelapan yang Sangat Besar

__ADS_1


"Baiklah Aku memperbolehkan dirimu pergi , Aku juga merasakan kegelapan dirumah ini." Ujar Pendeta


Noni belanda pun berjalan hingga menemui Malice , Malice menyapa Nancy namun Nancy membalas Menggunakan sihir angin , Nancy tidak akan membiarkan Seorang pun mengganggu ritual Pengusiran setan


"Wahh , Santai santai." Ujar Malice


Nancy tidak memperdulikan perkataan Malice , Dia hanya menyerang Terus menerus Menggunakan sihir angin Dan Malice Terus menepis Menggunakan tangannya sehingga serangan Nancy hancur


"Dasar kau penyusup." Ujar Nancy dengan emosi kesal


Dengan amarahnya dia mengarahkan tangannya ke arah depan , Saat Diarahkan Malice tidak bisa bergerak sama sekali Dan aura yang kuat timbul Dari Nancy yang membuat gelas disana pecah


Disisi lain Pendeta sedang mempersiapkan Berapa benda untuk memulai pengurungan tempat ini , Alasan Harus dikurung Karena setiap sebulan sekali Segel yang mengurung roh Jahat akan Melemah Dan terlepas Dan itu sangat berbahaya


Pendeta itu pun mengeluarkan Salib Dan mulai membacakan Ayat suci , Saat dibacakan Lampu di Rumah Vanica mati diakibatkan kekuatan Dari roh jahat , Nancy lalu mendorong Malice ke dinding namun Malice sempat mengeluarkan sayapnya lalu terbang Dan membuka portal ketempat Pendeta


"Siapa kau." Ujar si Pendeta


"Aku Malice , Ratu kekacauan."


Pendeta itu pun mengarahkan Salib ke tubuh Malice , Malice menganggap Salib itu Hanyalah mainan namun saat Pendeta membaca


ayat suci Tubuh Malice bergerak sendiri , tubuhnya terangkat Dan terpental ke arah dinding


"Dasar kau." Marah Malice


Malice pun Mendekat ke arah sang Pendeta , Pendeta tidak dapat bergerak Karena gerakannya telah dikunci Dan Saat Sudah didepan mata Malice pun megenggam kepada Dari Pendeta dengan keras


"Ahhhh." teriak pendeta


"Aku tidak akan membuat kau menderita lagi." Ujar Malice


Malice pun menusuk Jantung Menggunakan tangannya yang membuat Pendeta Mati dengan Darah bercucuran , Malice lalu bergerak ke arah Suatu Lukisan


Lukisan itu ialah tempat pengurungan Ratu roh Jahat , Dengan kekuatannya dia melepas segel Suci yang Telah mengurung Ratu bertahun tahun Dan Ratu terbebas dari kurungan , Ratu lalu berterima kasih karena telah membebaskanya


"Baiklah , Sebagai imbalan kau Harus menjadi bawahan Ku." Ujar Malice


Ratu menyetujui Hal itu Dan Dia lalu Membuka segel Dari para roh Jahat , Diantaranya ialah Baju samurai Dari roh Minamoto yoshitsune , Cermin Dari roh Penyihir Bloody Mary , Baju pengantin Dari roh pengantin , Berlian Hope yang merenggut berapa Jiwa Dan Lain lain


Malice pun membuat lingkaran teleportasi , Ratu Dari roh jahat serta Barang barang terkutuk lainnya dibawa Dan mereka pun pergi sambil berencana untuk Membuat Dunia menjadi Kacau , Nancy Berlari namun sudah terlambat Karena tempat itu kosong Dan tersisa Mayat Dari sang Pendeta


Nancy lalu marah besar Dan merasuki Tubuh dari Pendeta , Sekarang dia memiliki tujuan yaitu Membunuh Malice , Menemukan Vanica Dan mengurung Roh Jahat yang Telah dibebaskan Oleh Malice


"Lihat saja kau." Ujar Nancy dengan wajah marah

__ADS_1


~Bersambung


__ADS_2