
Kami pun pulang saat kami sampai kami langsung disapa oleh Nostradamus , Grigori dan Joan , aku lalu memukul kepala Nostradamus karena sudah memberi tau tempatku berada
"Nostradamus , kau tau darimana tempat yang aku kunjungi."
"Aku tau karena aku merupaka peramal."
Jawaban simple Nostradamus membuat diriku sama sekali tidak bisa mengelak , aku lalu menyapa Joan karena lama tidak berjumpa dan menanyakan kabarnya , Joan pun menjawab kalau dia baik baik saja dan menanyakan siapa disebelah ku
"Ohhh , perkenalkan dia Gifiya yang merupakan salah satu temanku." aku memperkenalkan nya ke mereka
Karena aku teringat janji bermain basket diriku lalu mengajak mereka semua ke salah satu lapangan luas yang ada di kastil Lilith , Alan menanyakan dimana ring bola basketnya dan aku berkata
"Lihat ini."
Aku lalu menciptakan ring basket , setelah menciptakan ring basket aku lalu meminta mereka untuk mengganti baju nya menjadi kaos basket yang telah aku buat menggunakan benang laba laba , Alan menanyakan kepada ku apakah diriku tidak ikut dan aku menjawab kalau diriku juga ikut
"Kalau seperti itu dimana baju anda Nona."
Aku lalu merubah bajuku menjadi kaos basket bewarna biru dan Alan memuji kaos ku yang sangat cantik , pembagian tim pun dimulai dan diriku berada di tim yang sama dengan Alan
Alan memiliki tim yang terdiri atas Grigori , Helia , Alan dan Leo sedangkan Nostradamus memiliki tim yang terdiri atas Nostradamus , Fila , Emely dan Gifiya , aku menanyakan kenapa Joan tidak ikut dan dia menjawab kalau dia mendapatkan panggilan dari Xerxes untuk melatih salah satu pasukan tempur elite bersama dengan Minamoto
"Aku kira kita bisa menghabiskan waktu bersama."
"Maaf yaa tuan." kata Joan
Joan pun pergi dan kami memulai pertandingan , pertama-tama bola diambil oleh Nostradamus dan langsung mendribling bola ke arah gawang , aku lalu meminta kepada Leo untuk menghadang Nostradamus memasuki bola ke ring
Leo pun menghadang namun Nostradamus bisa melewatinya dengan sangat mudah seperti dia telah membaca masa depan , saat Nostradamus sedang bersiap siap memasuki bola ke ring Alan dengan cepat menghalau bola dan mengopernya kepada ku
Aku lalu melemparkan ke arah ring dan kami mencetak poin , Alan lalu mengajak ku untuk melakukan tos dan aku langsung melakukan tos dengan Alan
"Tunggu , itu bukannya curang."
"Tidak ada kecurangan dipertandingan ini."
__ADS_1
2 orang muncul dan mereka merupakan ras dewa yaitu dewa pertandingan Agon dan dewa semangan Zelos , mereka akan muncul ketika sebuah pertandingan yang menurut mereka menarik ada
"Siapa kalian." tanya Alan
"Tenang tenang , kami hanya ingin melihat pertandingan kalian yang menarik."
Aku lalu memperbolehkan mereka untuk melihat pertandingan kami , kami bermain basket sekitaran 3 jam dengan 3 istirahat yang masing masing 20 menit , saat sudah selesai bermain basket aku memberikan air untuk Alan
"Makasih Nona."
"Sama sama."
Agon dan Zelos berkata kalau kami berdua merupakan tim yang hebat , aku sangat senang karena dipuji mereka dan bertanya tentang berbagai dewa dikarenakan diriku bingung kenapa banyak sekali dewa yang berada di berbagai alam semesta
"Dewa didunia ini sangat banyak dan mereka berada di berbagai tingkatan nya masing masing."
"Maksudnya."
Sama hal nya dengan Malaikat , manusia dan Iblis dewa juga memiliki tingkatan nya masing masing , dewa paling lemah disebut dewa yang baru terlahir , dewa yang menguasai Dunia disebut dewa penguasa , dewa yang menguasai hal tertentu disebut dewa personifikasi dan tingkatan yang paling tinggi ialah 4 Dewa Agung yang diciptakan langsung oleh God of Mother
"Aku ingin tau siapa itu God of mother." tanya diriku
"Baiklah , kami akan pulang."
"Apakah kau tidak mau menginap di kastil."
"Kami mempunyai tugas yang lain." kata Zelas
Mereka pun pergi dan disaat diperjalanan Zelas dan Agon dihadang oleh salah satu 4 dewa agung yaitu Ellenia , mereka bertanya kenapa dewa Agung berada disini namun Ellenia tidak menjawab dan langsung menyerang mereka berdua menggunakan pedang nya namun dengan mudahnya Zelas menghindari
"Kurasa pedang ini kurang cocok."
Tubuh bagian belakang dari Ellenia seketika mengeluarkan selendang yang dikenal sebagai yang memiliki ketahanan 1.000x lebih kuat daripada baja selain itu selendang itu tidak hanya satu namun puluhan , Zelas tidak tau apa yang dipikirkan Ellenia sehingga menyerang kami
"Kenapa kau menyerang kami."
__ADS_1
Sama seperti pertanyaan sebelumnya Ellenia tidak menjawab pertanyaan mereka , Ellenia lalu menyerang menggunakan selendang calest namun dengan cepat Zelas dan Agon menghindari serangan Ellenia dengan cara terbang
"Itu semua sia sia."
Saat mereka terbang melarikan diri ada sesuatu yang seperti kubah , Ellenia membuat kubah cermin untuk mengurung mereka berdua yang membuat mereka harus melawan Ellenia , Ellenia dengan selendang nya menyerang mereka berdua namun mereka menahan menggunakan pedang
"Kau kira pedang lemah ini bisa mengalahkan ku."
3 selendang langsung menyerang Zelas dari atas yang membuat Zelas harus menerima serangan dari Ellenia , walaupun Zelas terluka namun dia tetap semangat dan memuji kekuatan Ellenia
"Aku tidak perlu pujian dari Dewa rendahan seperti mu."
Semangat Zelas tidak goyah walau dihina oleh Ellenia , Zelas lalu meminta bergabung kepada Agon dan Agon setuju karena Zelas merupakan rekan seperjuangannya , setelah bergabung sebuah dewa baru tercipta yaitu dewa semangat juang Zelagon
Bentuk Zelas sekarang berubah , Zelas sekarang memakai 2 pedang yang didapatkan nya saat membunuh salah satu naga api bersama Agon , pedang itu diciptakan oleh dewa Vulkanus yang tinggal di gunung berapi di pulang terbang Lemnas
"Jangan kira pedang yang lemah itu bisa mengalahkan ku."
"Bukan pedang ini yang mengalahkan ku namun semangat kami lah yang akan mengalahkan dirimu." kata Zelagon dengan penuh semangat
Dengan cepat Zelagon mengarahkan pedangnya ke arah kepala Ellenia seraya ingin memenggalnya namun dengan cepat Ellenia mempertahankan menggunakan selendang nya , Ellenia lalu membalas serangan Zelagon menggunakan selendang nya yang membuat Zelagon terpental
"Menyerahlah , kau tidak bisa mengalahkan diriku."
"Semangatku tidak akan padam walau diserang sekalipun."
"Kata kata mu sungguh menjijikan."
Ellenia lalu menyerang Zelagon menggunakan 10 selendang , serangan itu datang dari mana seja yang membuat Zelagon harus memotong 10 selendang yang datang dalam sekali tebasan , Ellenia mengejek Zelagon dengan perkataan kalau Zelagon tidak mungkin bisa menebas selendang nya
"Aku akan melampaui batas."
Zelagon lalu menggunakan tehnik yang dia ciptakan yang bernama , 2 pedang Zelagon seketika mengeluarkan api dan Zelagon memutar tubuhnya yang membuat selendang yang mengarah kepadanya terpotong
"Mustahil."
__ADS_1
Zelagon dengan cepat menusuk Ellenia dengan pedangnya yang membuat Ellenia sangat kesal karena dia dilukai oleh Dewa yang berada dibawahnya , saat Ellenia ingin menebas leher dari Zelagon seseorang muncul dan menghancurkan kubah yang diciptakan oleh Ellenia dan dia adalah ....
~Bersambunt