
Aku lalu bersantai Dan memikirkan nasib Emely , Alan sambil menyapu ruangan akibat rubah yang dikirim Flora berkata kalau diriku tidak khawatir karena Emely pasti tidak bersalah
"Nona Helia , Emely pasti tidak akan bersalah."
"Kau masih memanggil ku Nona." aku berkata dengan nada lembut
"Maaf kan saya , saya merasa tidak pantas memanggil anda Helia."
Aku secara tiba tiba mendapatkan sebuah ingatan , tatapan ku berubah menjadi kosong dan melihat sejarah awal tercipta nya dunia dan mendapatkan fakta jika diriku mendapatkan sedikit jiwa dari dewi keseimbangan
"Nona apakah kau tidak apa apa." Alan kaget melihat diriku
Aku lalu berdiri namun penglihatan ku mulai pudar dan pingsan , Alan dengan cepat menangkap ku agar tidak jatuh ke lantai dan untung saja Alan tepat waktu dalam menangkap ku
"Nona." teriak Alan
Alan lega setelah dia mengetahui kalau diriku masih bernafas , Alan menganggap jika diriku kecapean dan dia langsung mengantar diriku ke tempat tidur , Alan dengan perlahan menaruh diriku ketempat tidur
"Selamat malam Nona." Alan berkata lalu memberikan ciuman selamat malam di dahi ku
Didalam alam bawah sadar aku bertemu dengan seorang dewa , dia berkata kalau ini mirip saat bertemu dengan Mercy , dewa itu berkata Mother
"Siapa kau." aku berkata sambil mengeluarkan bola kehancuran
Aku mendapatkan sedikit ingatan dan mengetahui kalau dia ialah Penjaga istanah Mother of God sebuah tempat tinggal dari seorang dewa tertinggi yang bahkan tempat ini melebihi jurang bencana , dewa itu terus menerus berkata Mother dan itu membuat diriku bertambah murka
Seketika aku mendapatkan skill sebuah evolusi Dari skill , skill ini dapat mengetahui informasi yang ada diseluruh semesta bahkan melewati multiverse dan dengan skill ini aku mengetahui jika dia adalah salah satu dewa tertinggi yang menjaga istanah Mother of God dan Penjaga perbatasan antara 600 dunia dengan Jurang kekacauan dan dia ialah Sarea
__ADS_1
Dan dari skill Wisdom of Minerva aku melihat betapa kuatnya dia karena pada 500 tahun yang lalu ratusan mahluk dari Dunia yang berada jurang kekacauan menginvasi dunia yang belum memasuki jurang bencana atau Primal mondays dan demi menjaga aturan yang telah dibuat oleh dewa tertinggi maka Sarea langsung memusnahkan ratusan mahluk yang menginvasi Primal mondays Tanpa menyentuh mereka sedikit pun , Sarea melawan mereka dengan cara mengubah mereka menjadi partikel cahaya dan diserap untuk menjadi energi baginya
Sarea lalu menyerang diriku menggunakan sihir cahaya dan aku berpikir kalau dia menguji kemampuan milik ku , akupun mengeluarkan portal untuk memindahkan sihir cahaya ke arah atas Sarea sehingga Sarea terkena sihirnya sendiri
Aku mengira Sarea sudah terluka parah namun ternyata dia tidak terluka sama sekali dan Sarea berkata kalau ini adalah kekuatan dari penjaga istanah Mother of god , seseorang lalu datang dan melerai pertarungan kami dan dia juga merupakan lenjaga istanah Mother of god selain menjaga istanah dia juga bertugas untuk menjaga bencana semesta Tartaros
Seseorang itu bernama Garuda , dia memiliki kepala burung , tubuh manusia , sayap yang besar dan kakinya yang memiliki cajar yang tajam , dia berkata kepada Sarea agar membiarkan diriku namun Sarea berkata
"Tidak bisa seperti itu." ujar Sarea dengan nada marah
Garuda pun melancarkan bola api berbentuk pukulan ke arah Sarea akan tetapi Sarea dapat menahan dengan menggunakan perisai cahaya namun bukan hanya satu serangan , Garuda mengeluarkan pedang cahaya lalu memotong perisai milik Sarea
"Biarkan saja dia pergi." ujar Garuda dengan memberikan intimidasi ke Sarea
Sarea yang tidak dapat menahan intimidasi milik Garuda lalu menyerah dan membiarkan diriku terbangun , aku merasa Garuda pangkatnya lebih tinggi daripada Sarae sehingga Sarae menurutinya
Rubah pemberian Flora masih berada didekat ku , dia sedang tertidur pulas mungkin karena kecapekan melewati begitu banyak alam semesta , akupun melihat ke kamar pelayan dan ternyata Alan masih tertidur pulas
Aku lalu ke aula dan ternyata di aula keadaanya sudah rapi dan bersih hingga aku tidak melihat debu sedikit pun , aku lalu memaklumi kalau Alan masih tidur karena siapa yang tidak capek setelah membersihkan debu sebanyak ini
Dan untuk si rubah aku memindahkan tubuhnya ke dimensi yang aku buat daripada dia memberantakin istanah ku lagi dan membuat Alan capek , tenang saja dia tidak akan mati karena disana ada makanan yang membuatnya tetap hidup dan sekarang aku bingung apa lagi kegiatan yang harus dilakukan
Aku lalu berencana untuk memasak makanan buat Emely dan Alan , dengan menggunakan diriku mencari resep makanan yang enak di alam semesta dan aku menemukan makanan dari Dunia Pedang
"Tunggu , itu kan mie biasa."
Itu hanyalah mie berwarna biru , aku akan mencoba membuatnya sebelum Alan terbangun disisi lain Elisha , Aposte dan Malice sedang berbicara tentang satu rekannya lagi yang mati
__ADS_1
Aposte kali ini berhasil menahan emosi disebabkan Malice , mereka hanya bisa terus maju untuk mewujudkan sebuah mimpi yang dianggap baik bagi mereka yaitu hidup dengan orang yang mereka sayangi
Malice menyayangi orang tuanya yang merupakan ras iblis dari jurang kekacauan fan sekarang mereka telah mati sedangkan Aposte menyangi kekasihnya yang telah dibunuh penyihir kekacauan Efrina dan Elisha sangat menyayangi saudarinya yang telah mati disebabkan perperangan
Mereka ingin menghancurkan dunia agar mereka dapat hidup tenang bersama orang yang mereka sayangi dengan cara dibangkitkan dan sekarang musuh berbuyutan mereka adalah Efrina
Beralih kediriku yang sedang memasak mie untuk mereka berdua , saat aku memotong sayuran tanpa sadar aku melukai jariku dan aku merasa sakitnya luar biasa karena ini ialah Pisau yang terbuat dari sihir
Meskipun aku kesakitan tapi aku menahan tangisan dan melanjuti memasak , aku lalu memasukan semua bahan ke dalam panci dan merebusnya , aku sekarang harus mendapatkan tissue atau baju bekas untuk menutupi luka di jari
Aku lalu menemukan cara yang lebih praktis yaitu memakai jaring laba laba yang mempunyai kelembutan layaknya sutra , setelah menutup kuka aku perlahan lahan menuangkan mie ke mangkok yang sudah disiapkan
Alan terbangun disebabkan suara yang cukup berisik , dia kedapur untuk memastikan jika yang berisik bukan lah pencuri dan saat sampai di dapur alangkah kagetnya dia karena berantakan dan jari Dari Helia ditutupi Benang
"Nona Helia , kau tidak apa apa kan."
Alan memastikan kalau aku tidak mendapatkan luka yang serius , setelah melihat luka ku Alan bernapas lega dan Alan berkata jika aku tidak perlu memasak lagi
"Nona , aku kan ada."
Alan pun membuat makanan lagi , aku meminta Alan mencicipi masakan yang aku buat dan Alan mengatakan kalau ini enak , singkat waktu kami ke Akademi karena sudah pagi dan sebelum pergi kami menitipkan mie ke Cognite untuk diberikan ke Emely
Saat aku sampai akademi aku diberi tau mata pelajarannya , hari ini aku belajar tentang berpedang yang dipimpin oleh Kstaria pembunuh dewa dan aku menanyakan kenapa diberi julukan seperti itu
"Itu karena dia mempunyai hobi untuk merubah dewa menjadi senjata pedang."
"Apakah diriku akan diubah menjadi pedang." aku berpikir dalam hati
__ADS_1
~Bersambung