Petualangan Seorang Dewi

Petualangan Seorang Dewi
Akhir masalah


__ADS_3

Aku pun secara perlahan membuka mata dan aku melihat pemandangan yang mengerikan dimana ratusan Armada mencoba untuk memasuki langit dunia ini , Cleopatra langsung bersyukur diriku bangun


"Aku dimana dan dimana Alan."


"Alan dan yang lainnya sedang mencoba menghentikan penembakan peluru ."


"Kau siapa dan bagaimana kau bisa mengenali Alan."


"Aku adalah teman dari penguasa dunia ini Isis , Alan kesini karena ingin meminta bantuan ku untuk menyadarkan dirimu dari sebuah serangan dan ternyata kau bisa sadar sendiri."


"Baik lah karena kau telah mencoba membantu ku , aku akan memberimu sebuah permintaan."


"Baiklah , aku ingin kau menyelamatkan dunia pengetahuan dari kekuatan peluru pemusnah ."


Aku lalu berpikir apa tujuan sebenarnya dunia Zygarde menciptakan peluru , disisi lain Alan , Emely dan 2 dewa dunia pengetahuan sedang melawan seseorang dengan menggunakan seragam militer angkatan laut dengan berbagai lencana , dia menggunakan jubah yang dibelakang nya terdapat sebuah lambang dunia Zygarde yaitu lambang singa , dia memakai sarung tangan bewarna putih dan topi angkatan laut


Dia adalah Malef, kekuatan Malef sangat besar bahkan dia dapat dengan mudah melumpuhkan Thoth dan Horus dengan sekali serang dan serangan yang membuat mereka lumpuh ialah peluru sebuah peluru yang diciptakan menggunakan sihir


Dengan Malef dapat menciptakan berbagai macam peluru , Malef secara perlahan dia berjalan ke arah Alan dan menyodongkan senjata api ke kepala nya


"Bahkan dibantu oleh 2 dewa kau tidak bisa mengalahkan diriku."


Alan tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena hanya dengan tatapan Malef dapat menahan jiwa musuh sehingga tidak bisa bergerak sama sekali , Emely lalu menembakan panah air ke arah Malef namun Malef langsung memegang panah itu dengan tangannya


"Kau kira sihir rendahan seperti ini dapat membunuh diriku."


Malef pun langsung melemparkan panah milik Emely yang sudah diperkuat , sarung tangan Malef mempunyai keterampilan yang unik yaitu dapat menangkap sihir dan melemparkannya kembali bahkan sihir yang Malef lempar bisa lebih kuat dari sebelum nya


Dengan wujud Nova aku menangkap Serangan yang dilempar Malef dan langsung menghancurkan , penampilan ku dengan wujud ini sangat berbeda dengan wujud yang sering aku pakai


Aku memakai pakaian yang bewarna hitam ditambah dengan 4 sayap malaikat jatuh yang menambah kesan mengerikan , aku membawa 2 senjata yaitu tombak dengan merubah pedang kepunahan Elgazmbro menjadi bentuk tombak dan ditambah dengan kekuatan dewa jahat Varastaz , senjata kedua ialah perisai illahi yang aku buat dengan menggunakan tubuh Quetzalcoatl dan bisa dibilang perisai ini ialah perwujudan Quetzalcoatl


"Nona akhirnya kau ter-."


"Sst diamlah , kau sedang terluka dan aku akan menyembuhkan luka mu."


"Apa yang kau maksud , aku sama sekali tidak terluka." Alan berkata seakan tidak ingin membuatku khawatir


"Jangan berbohong , aku melihat luka tembakan peluru di kanan dada mu."

__ADS_1


Aku lalu menggunakan sihir penyembuh yang membuat luka milik Alan secara perlahan sembuh dan setelah menyembuhkan luka Alan aku meminta kepada Emely untuk membawa 2 dewa yang pingsan ke daratan menggunakan sihir teleportasi , walau Emely sudah membawa kabur kedua dewa yang sedang sekarat namun Malef sama sekali tidak mengejar


"Aku ingin bertanya kenapa kau tidak mengejar kedua dewa itu."


"Mereka sudah terkena peluru milik ku dan mustahil bagi mereka selamat walaupun selamat mereka bukan lah ancaman bagi diriku."


"Aku ingin tau kenapa kau menolong mahluk merendahkan ini."


"Apa yang kau maksud."


"Mereka hanyalah mahluk rendahan yang tidak pantas untuk hidup didunia , mereka harusnya dikorbankan untuk mencapai sebuah kejayaan."


Aku tidak menjawab nya sama sekali namun aku langsung menantang Malef untuk berduel , Malef lalu berkata kalau dia tidak ingin bertarung dengan seseorang yang kekuatannya luar bisa dan memilih untuk melarikan diri


"Jadi apakah kau akan melarikan diri."


"Tentu saja tidak , mana mungkin seseorang dengan dewa tertinggi kabur."


Secara perlahan semua Armada mengeluarkan partikel biru yang menciptakan spiral sihir di tangan Malef , mereka semua berkorban agar rencana pelepasan peluru Machidna berhasil , aku ingin menggagalkan rencana dunia Zygarde namun kami ditahan dengan pasukan milik Zygardel


"Nasib kalian semua akan sama dengan raja iblis Orceus."


Peluru Machidna pun ditembakan , aku menggendong Alan dan langsung terjun kebawah karena setelah menggunakan peluru Machidna Malef langsung menggunakan area anti sihir agar diriku tidak dapat menghentikan kekuatan peluru Machidna


"Percayakan saja kepadaku."


Aku lalu membentangkan keempat sayap malaikat jatuh yang membuat kami berdua melayang , aku melihat peluru Machidna yang telah menembus langit dunia pengetahuan bahkan sampai menciptakan lubang yang besar


"Hey Alan , apakah aku boleh meminjam pedang Eclipse mu sebentar."


"Tentu saja boleh , pedang ini kan Nona sebenarnya milik Nona."


"Berhenti memanggilku Nona , aku tidak suka orang yang terlalu merendahkan dirinya."


Akupun mengubah pedang Eclipse menjadi bentuk dewa nya , Eclipse menanyakan kenapa diriku memanggilnya dan aku menjawab kalau diriku ingin meminta pertolongan


"Pertolongan ? kau ingin aku menolong apa."


"Apakah kau bisa memperlambat laju peluru Machidna."

__ADS_1


"Itu adalah hal mudah bagi dewa tertinggi seperti ku."


Eclipse lalu menggunakan kemampuannya yang dapat mengubah kondisi dunia dan karena kekuatan Eclipse dunia pengetahuan mendadak menjadi malam hari , bulan dengan perlahan muncul dan naik keatas langit


"Inilah salah satu maha karya ku , bulan kehidupan ."


Setelah mengatakan hal itu Eclipse langsung berubah kembali menjadi pedang karena untuk memunculkan bulan kehidupan diperlukan energi sihir yang cukup besar, Bulan milik Eclipse memancarkan sebuah cahaya biru yang memperlambat gerak peluru Machidna


"Mustahil ada seseorang yang dapat memperlambat peluru kepunahan." kata Malef sambil memperhatikan lewat layar khusus


Cahaya dari Moon Rawlen dapat mengacaukan aliran sihir yang bersifat pemusnah massal namun kekurangannya ialah bulan ini hanya dapat bertahan beberapa menit saja , aku langsung menciptakan kubah sihir untuk melindungi dunia pengetahuan


Puluhan prajurit Zygarde datang di hadapan ku sambil mengancam akan menembak jika diriku tidak menghentikan kekuatan dari bulan kehidupan , aku lalu bertanya kepada mereka kenapa mereka sangat menuruti aturan yang dibuat Malef


"Karena itulah aturan yang ada di Dunia Zygarde."


"Aturan yang menyedihkan bagi dunia yang kuat seperti kalian."


"Apakah kau meremehkan kami semua."


Aku lalu memusnahkan mereka dengan api Varastaz , sebuah sihir api yang memanfaatkan kekuatan Varastaz yang selalu memusnahkan segalanya


"Mereka menyedihkan sekali."


Aku tidak menyadari bahwa bulan kehidupan secara perlahan menghilang dan sekarang aku menyadari jika mereka hanyalah pengalih perhatian


, aku memuji rencana mereka namun menurutku rencana mereka tidak akan berhasil


"Baiklah , lahap mereka ."


Diriku langsung menciptakan lubang yang dapat menyerap segala jenis sihir dan menjadikannya energi simpanan untuk ku , peluru Machidna masuk ke lubang yang aku buat dan karena hal itu aku langsung mendapatkan energi sihir yang melimpah bahkan energi milik ku setara dengan 5 dewa peringkat atas


"Baiklah karena aku tidak ingin bertambah kuat aku akan memberikan sedikit sisa sihir untuk memperkuat kastil yang aku ciptakan untuk mengurung iblis jahat."


"Nona , kau terlalu hebat."


"Apa yang kau maksud , aku hanya menyerap sihir ini kok." diriku malu karena dipuji Alan


"Tapi kau memang hebat , aku jadi malu karena tidak bisa melindungi dirimu."

__ADS_1


"Jangan kecewa Alan , walau kau tidak bisa melindungi aku tapi kau bisa menjadi teman untuk ku."


~Bersambung


__ADS_2