Petualangan Seorang Dewi

Petualangan Seorang Dewi
Pangeran Iblis Raum


__ADS_3

Tunggu Dulu , Aku Masih Tidak Mengerti Kenapa Robot Itu Diciptakan Dengan Kekuatan Berbahaya Padahal Di Bumi Sama Sekali Tidak Ada Bahaya Yang Serius


"Aku Harap Nona Tidak Merancanakan Untuk Meninggalkan Diriku Kan." Shin Mengatakannya Dengan Perasaan Sedih


"Tentu Saja Diriku Tidak Ada Niatan Untuk Meninggalkan , Kau Kan Sahabatku."


"Oke Tapi Aku Masih Bingung Energi Apa Yang Dipakai Oleh Ayahmu Untuk Menciptakan Selania." Aurelia Bertanya Kepadaku


"Kalau Tidak Salah Ayahku Menemukan Sebuah Energi Baru Yang Berupa Kristal Bewarna Merah Dan Biru." Aku Mengingat Kejadian Masa Kecil Dahulu


"Tunggu Dulu , Bukankah Itu Energi Dari Duni."


Belum Sempat Menjelaskan Tentang Energi Apa Itu , Selia Datang Dalam Keadaan Agak Panik Dan Berkata


"Hel , Lu Harus Datang Ke Akademi Sekarang Juga." Selia Berkata Dengan Nada Lelah


"Sel , Tenang Sekarang Coba Apa Yang Terjadi Diakademi." Aku Mencoba Menenangkannya


"Jadi Gini." Selia Menjelaskan


Selia Berkata Jika Besok Pasukan Iblis Yang Dipimpin Oleh Pangeran Iblis Akan Menyerang Akademi Dan Nama Pangeran Iblis Itu Adalah "Raum"


"Tunggu Apa , Pangeran Iblis Menyerang." Aku Langsung Kaget


"Perkenalkan Namaku Aurelia , Aku Ingin Bertanya Kenapa Raum Menyerang Akademi Kalian." Aurelia Bertanya Dengan Nada Serius


"Lia , Kau Tau Ya Tentang Pangeran Iblis Raum." Shin Bertanya


Aurelia Lalu Menjelaskan Jika Raum Bukanlah Pangeran Iblis Biasa Jika Ingin Tau Kekuatannya Maka Dia Setara Dengan Raja Iblis Lainnya Karena Dia Adalah Malaikat Jatuh , Sebelum Menjadi Fallen Angel Dia Merupakan Malaikat Yang Tertinggi


"Berati Dia Cukup Kuat Ya."


"Tentu Saja." Kata Aurelia


Kami Pun Kembali Ke Akademi Dan Lagi Lagi Ariela Mengejek Ku Karena Mendapatkan Liburan Tentu Saja Aku Santai Saat Diejek


Dan Ada Satu Murid Cowok Mendekatiku Yang Ditangannya Ada Bunga


"Izinkan Aku Jujur Kepadamu Untuk Kali ini , Sebenarnya Aku Menyukaimu Sejak Pertama Kali Jadi Tolong Terimalah Bunga Ini." Lelaki Itu Mengatakan Sambil Menyerahkan Buket Bunga

__ADS_1


Aku Menerimanya Agar Dia Tidak Sakit Hati


Yaa Walaupun Nanti Shin Dan Rendy Mungkin Sedikit Marah


"Baiklah , Aku Terima Bunganya." Aku Dengan Senang Hati Menerimanya


"T-Terima Kasih Karena Sudah Menerima Bunganya."


"Sama-Sama , Btw Aku Suka Cowok Yang Mengungkapkan Perasaannya." Aku Berkata


Marie Lanjut Menjelaskan Jika Nanti Kalian Akan Melawan Pasukan Iblis Yang Dipimpin Raum , Pasukan Itu Berjumlah 1.000


"Apakah Kita Dapat Mengalahkannya." Ujar Salah Satu Murid


"Tentu Saja Bisa Asalkan Raum Tidak Ikut Campur."


Akhirnya Marie Memperbolehkan Para Murid Kembali Ke Asrama , Dengan Wajah Cemberut Shin Pulang Ke Asrama


"Kamu Kenapa." Aku Bertanya Kepada Shin


"Cuman Iri Kau Dekatin Orang Lain." Shin Menjawab


Aku Tidak Bisa Berkata Kata Lagi Kenapa Cowok Itu Selalu Cemburu Agar Mengurangi Kecemburuannya Diriku menceritakan Sedikit pengalamanku sebelum menjadi dewa agar hatinya Terasa tenang


"Iya Aku Baik Baik Saja Dan aku tidak menyangka jika kau dulu itu Manusia biasa."


"Yaa , Sepertinya diriku ditakdirkan menjadi dewa." Ujar diriku


Akhirnya Malam Pun Tiba , Aku Menyuruh Shin Mandi Dahulu Dan Shin Pun Malah Mengajak Mandi Bersama


"Tunggu , Apa Mandi Bersama ? ." Itu Yang Aku Katakan


"Kau Tidak Mau Yaa." Shin Bertanya


"Bukannya Tidak Mau Tapi."


"Maaf Yaa Tapi Lebih Baik Kau Mandi Dahulu , Diriku Mau Memikirkan Sesuatu." Aku Menolaknya Dengan Cara Lembut


"Baiklah Kalau Itu Mau Mu , Aku Tidak Memaksa Dan juga Aku Merasa tidak Sopan mengajak Wanita Mandi bersama."

__ADS_1


"Gak papa Kok lain Kali Aku Harap dirimu lebih memperhatikan Sopan santun dalam berbicara." Aku menegurnya


"Baik Sesuai perintah anda nona." Ujar Shin sambil tersenyum


Malam Pun Telah Usai Dan Hari Ini Merupakan Hari Pangeran Iblis raum Dan Pasukannya Menyerang ke asrama


"Tunggu Mana Pangeran Iblis Nya." Aku Menanyakan


"Tunggu Lah Sebentar." Selia Menyabarkanku


Sebuah Gerbang Terbuka Dan Memunculkan Gagak Dan 1.000 Pasukan Iblis , Ada Seorang Yang Bingung Dan Bertanya


"Apa Gagak , Gagak Memimpin Pasukan Iblis Dan Dia Jadi Pangeran Iblis." Kata Dia


Setelah Dia Berkata Itu Sebuah Petir Hitam Menyambar Hampir Ke Tubuhnya , Petir Itu Hadiah Untuknya Dari Raum Dan Gagak Itu Berubah Menjadi Sesosok Yang Bermartabat


Sosok Aslinga Ialah Orang Yang Mempunyai Sayap Hitam Serta Berarmor , Dia Juga Mempunyai Pedang Yang Besar


"Perkenalkan , Nama Ku Raum. Salah Satu Dari Pangeran Iblis"


Saat Itu Salah Satu Penyihir Terkuat Medeia Langsung Melancarkan Mantra


Sebuah Mantra Yang Dapat Mengeluarkan Cahaya Yang Bisa Melenyapkan Iblis


Namun Masih Ada Iblis Terisa Dan Mereka Menyerang Akademi , Raum Sang Pangeran Iblis Menyerang Akademi Memakai Petir Hitam


Selia Mengeluarkan Roh Pemberi Pesan Kematian banshe Dan Banshe Menggunakan Serangan Suaranya Yang Membuat Para Prajurit Iblis Mati


"Selemah Itu Kah Mereka." Aku Menanyakan


"Bukan Seperti Itu."


Raum Lalu Menyerap Jiwa Dari Prajurit Iblis Yang Mati , Jiwa Yang Diserapnya Membuat Raum Semakin Kuat


Dirinya Lalu Membuka Sayap Malaikat Dan Saat Membuka Langit Yang Awalnya Terang Menjadi Gelap Gulita


"Selamat Kalian Telah Menemukan Kehancuran."


Setelah Berkata Itu Tangan Dari Raum Mengeluarkan Petir Hitam , Petir Itu Merupakan Sihir Yang Bernama Petir Hitam Yang Menghacurkan Segalanya

__ADS_1


"Rasakan Distruzione."


~Bersambung


__ADS_2