
Bola Energi itu membuat Banyak pasukan seketika menghilang Tanpa bekas , sedikit pasukan yang selamat Dan ingin kabur Dari perperangan
"Tunggu Jendral iblis lainnya ada dimana." Tanya diriku
"4 Nya mati akibat ledakan yang disebabkan Oleh Gigan dan selebihnya telah dibunuh Oleh Pasukan miracle." Jawab Lilith
Aku cukup kesal mendengarnya namun ini bukan lagi Waktu untuk bertengkar tapi Ini merupakan Waktu untuk bersatu Dan melawan Gigan
"Mana 10 raja iblis lainnya." Tanya diriku
"Mereka sekarang sedang rapat di jurang Bencana, Aku Meminta izin untuk tidak ikut rapat." Ujar Lilith
Gigan lalu ingin mengeluarkan Bola Energi lagi namun Cahaya Berbentuk bulan sabit muncul Serangan itu mengarah tepat ke Tubuhnya , Lilith bertanya darimana Asal Serangan itu
"Siapa Itu." Ujar Lilith
"Lama tidak berjumpa Yaa Vanica."
"Naya." Aku kaget melihatnya
Mereka Adalah Naya Dan Michael , mereka ketempat ini Karena merasakan Energi yang besar yang berasal Dari perperangan
"Bagaimana kabarmu." Tanya Naya
"Ahhh baik baik saja." Aku menjawab
Kami mengobrol sebentar hingga dihentikan Oleh Alan , Emely dan Lilith dikarenakan untuk Tetap Berjaga , Guntur hitam Menyerangku Dan itu Berasal dari Gigan
"Tunggu kenapa dia tidak mati." Aku berkata dalam hati dengan perasaan sangat panik
"Aku Adalah perwujudan dari kekosongan , tidak ada serangan yang dapat menyerang kekosongan." Gigan menjelaskan
Tiba tiba ada Seseorang yang datang Menggunakan sihir teleportasi , Lilith melihat dia Mulai merasakan sangat kesal , Dia ialah Ratu kekacauan Malice
"Apakah kau yang membebaskan Gigan." Lilith berkata dengan nada amarah
__ADS_1
"Tentu saja , Aku memerlukan Pasukan untuk memulai kekacauan."
Xerxes yang sudah muak langsung mengeluarkan sihir terbaiknya , Sihir yang lebih kuat Dari Royale arrow
Sihir itu dilancarkan langsung kearah Malice Dan Malice dengan santainya berkata
"Muncul Lah Melba."
Satu orang lagi muncul Dan dengan kekuatan nya dia memutar balik panah menjadi ke arah Lilith , Miracle memerintahkan Taurus untuk melindungi Lilith Dan Taurus Menggunakan sihir
Sihir ini dapat membuat pelindung yang berasal dari Energi bintang , Malice lalu mengatakan jika Melba merupakan Salah satu Ras Dari Dunia dalam yang alam semestanya sudah dihancurkan habis habisan Oleh Gigan
"Aku Disini hanya untuk Melayanimu Dan tidak membantu Gigan." Ujar Melba sambil menatap tajam kearah Gigan
Alur berpindah saat Malice merekrut Melba Awalnya Melba melihat rasnya dibantai satu persatu Oleh Gigan dan saat mau membunuh Melba Gigan dihentikan Oleh Malice
Malice menawarkan kekuatan Kegelapan dengan syarat menjadi pelayan setia , Melba Menyetujuinya Karena dia tidak ada apa apa lagi Dan memerlukan tempat perlindungan
, kejadian ini tidak Pernah Diketahui Oleh dewa Iblis Dan Ras lainnya tidak mengetahui dikarenakan Gigan menyerap alam semesta Dan menghilangkan bukti
"Sebaiknya kau menyerah saja , Aku tidak ingin membunuh Mu." Kata Melba dengan nada Serius
Lilith Menyuruh Leviathan Agar menyelamatkan diriku Leviathan mengeluarkan pisaunya yang tajam dan Berlari ke arah Melba , 2 Assassin sedang beradu kecepatan untuk melenyapkan mangsanya
Untuk kelincahan Leviathan Masih diatas Melba namun untuk kekuatan Melba Lebih jauh daripada leviathan Melba lalu mengeluarkan yang merupakan Sihir yang dapat mengeluarkan gelombang Suara yang cukup kuat
"Benar benar menyebalkan." Leviathan mengeluarkan tatapan kesal
Leviathan Lalu mengeluarkan sihir Sebuah sihir yang dapat memunculkan jalanan dengan bahan yang berupa es , Kaki Dari Melba membeku akibat sihir ini
"Mati."
Leviathan sudah didepan mata Melba dengan tatapan Intimidasi dengan menyondongkan pisaunya yang tajam , yang membuat Leviathan kuat ialah latihannya yang ekstrim
Leviathan dilatih keluarganya untuk membunuh dengan Senyap , ayah Dari Leviathan punya 2 permintaan yaitu Menjadi raja Iblis Dan Terus melayani keluarga Lilith
__ADS_1
"Melba , Kau harusnya lebih serius." Gigan mengancamnya dengan suara keras
Melba terpaksa membunuh leviathan diakibatkan perintah Gigan , Gigan dulu berkata ke Melba jika Melba tidak menuruti perkataannya maka dia tidak segan membunuh orang yang dia sayang
"Siapa orang yang Melba sayang." Aku berpikir karena sifatku yang ingin sangat ingin tau
"Kalian ingin mengetahuinya , Gigan silahkan." Perintah Malice
"Baik." Jawab Gigan dengan tegas
Gigan lalu terbang Dan merobek dimensi Menggunakan tangannya , Robekan semakin besar Dan memperlihatkan seorang perempuan yang dirantai , dia merupakan kakaknya Melba
"Kakak." Melba langsung meneteskan air mata dikarenakan melihat kakaknya terantai dengan sangat tersiksa
"Ternyata Melba diperlakukan seperti mesin pembunuh." Emely memperlihatkan wajah Kasihan
Malice lalu berkata kepada Gigan Agar mengurus mereka dikarenakan Dirinya ada kesibukan. Gigan lalu menyanggupi perintah dari Malice , Malice lalu membuat Lingkaran teleportasi
"Jangan jadi pengecut." Aku mengeluarkan sihir agar Malice tidak melarikan diri
Sihir ini mengeluarkan akar dengan duri duri yang setajam Bilah pedang , Dengan menanamkan Sedikit sihir kekacauan yang berasal Dari Lilith sihir ini mungkin cukup mampu untuk menahan Malice Dan Gigan serta memberikan rasa sakit
Gigan lalu menghalangi Jalur sihir yang awalnya kearah Malice menjadi ke arah dirinya sendiri , Gigan melakukan ini Agar Rencana membuat alam semesta menjadi ketiadaan Berhasil
Gigan terikat Dan merasa kesakitan diakibatkan tusukan duri yang berada di akar sihir Arboles , Pasukan , Emely , Aland Dll menyerang menggunakan sihirnya masing masing
Dari semua sihir yang dilancarkan tidak ada yang bisa melukai Gigan , Hanya sihir yang mencapai tingkat kekacauan atau dilapisi kekacauan saja yang dapat melukai Gigan
"Melba , Aku perintahkan dirimu agar menolong diriku." Gigan mengatakan dengan rasa sakit yang luar biasa
Melba sekarang tidak mau lagi diperintah Oleh Gigan Melba menyadari jika Gigan hanya membohongi dirinya saja , Dia tidak ingin menjadi pelayan Malice dikarenakan dia telah melihat kebenaran
"Aku tidak akan melayanimu lagi." Melba berkata dengan teguh
Gigan yang kesal lalu melepaskan dirinya sendiri Setelah terlepas dengan cepat Gigan menyembuhkan lukanya , Semuanya terkejut akan kekuatan Gigan
__ADS_1
"Kalau gitu mari Kita Serius." Gigan berkata sambil memperlihatkan senyumannya