
"Ada Pertanyaan Untuk Mereka Berdua." Ujar Marie
Satu Orang Murid Angkat Tangan Dia Adalah Murid Perempuan Bernama Ariela , Aku Berharap Semoga Pertanyaannya Tidak Aneh Aneh
"Apakah Dirimu Kuat." Itulah Pertanyaan Dari Ariela
"Kami Berdua Tidak Begitu kuat." Aku Menjawab Dengan Lembut
"Iyakah." Ariela Membalas
"Apakah Kau Tidak Percaya."
"Tenaglah Sedikit Helia." Shin MenenangkanKu
"Iya , Aku Tau." Aku Mengatakan Kepada shin
"Tidak Ada Yang ingin Bertanya Lagi Kah." Marie berkata
Semua Murid Menjawab Tidak Dan Marie Menentukan Tempat Duduk Untuk Kami Berdua , Aku Duduk Didekat Seorang Wanita Dan Shin Duduk Di Dekat Cowok
"Sepertinya Ini Bukan Sekolah yang Menarik." Diriku Berpikir dalam Hati
Itu semua Karena Kegiatan Sekolah Sama Seperti Sekolah Dibumi Yaitu Perkenalan Dan Belajar Namun Sepertinya Aku Salah Menilai Sekolah Ini
"Baiklah Untuk Pembelajaran Hari Ini Kita Akan Belajar Tentang "7 Ketua Naga" ." Ujar Marie
Aku Langsung Kaget Mendengar Itu Karena Baru Pertama Kali Sekolah Mengajarkan Suatu Yang Tidak Masuk Akal Sampai Seorang Gadis Menyapaku
"Hai , Perkenalkan Namaku Selia Boleh Berkenalan." Gadis Itu Menyapaku
"Tentu Saja Boleh." Aku Menjawab
Selia Mengajak Ku Nanti Ke Perpustakaan Karena Sekarang Waktu Untuk Belajar Kadi Kurang Bagus Berkenalan , Marie Menjelaskan Jika 7 Ketua Naga Ialah Leluhur Para Naga Yang Ada Diseluruh Dunia
"Salah satu 7 ketua Naga Terkuat Adalah Hydra Yang Dijuluki [Lerna Lake Dragon] Atau Naga Danau Lerna." Ujar Marie
Salah Satu Murid Bertanya Tentang Kehebatannya Hydra Dan Marie Menjawab.
"Hydra Merupakan Salah Satu Naga Terkuat , Bahkan Dia Dengan Mudah Membunuh Ribuan Pasukan Tanpa Menyerang Sedikit Pun." Ujar Marie
"Ini Tidak Logis." Ujar salah Satu Murid
"Ini Logis Karena Hydra Memiliki Sebuah Skill Bernama Dengan Sihir Ini Hydra Mampu Menyebarkan Sebuah Racun Berbahaya." Marie Menjelaskan
"Penjelasan Ini Sangat Sulit Dipahami , Aku Harap Shin Bisa Mengerti Pelajaran Ini." Aku Berpikir
Saat Aku Melihat Shin Dia Tampak Biasa Saja Dengan Pelajaran Ini , Entah Kenapa Aku Selalu Mengkhawatirkannya Tapi Sekarang Aku Harus Fokus Dengan Pelajaran
Marie Terus Menjelaskan Tentang Hydra Dan Aku Terus Mecerna Perkataan Marie Tapi Perkataannya memang Benar Benar Susah Dicerna
"Apakah Semuanya Mengerti." Marie Berkata
Semuanya Jawab Mengerti , Aku Sebenarnya Kurang Mengerti Tapi Nanti Aku Akan Ke Perpus Untuk Belajar
"Ada Satu Tugas Buat Kalian Semua."
"Sensei , Tugas Nya Apa." Salah satu Murid Bertanya
"Aku Mau Kalian Untuk Membunuh Hydra." Marie Dengan Santay Berkata
Semua Murid Langsung Prites Tapi Entah Kenapa Shin Tidak Protes , Aku Tidak Tau Kenapa Marie Meminta Untuk Membunuh hydra
__ADS_1
"Aku Meminta Agar Kalian Membuh Hydra Untuk Melatih Kekuatan Kalian." Ujar Marie
Semua Yang Protes Langsung Terdiam Dan Mengatakan Kalau Mereka Akan Membunuh Hydra Dan Membuktikan Kalau Kita Bisa Mengalahkan Hydra
"Baiklah Karena Kalian Mau Untuk Membunuh Hydra Maka Jam Pulang Dicepatkan Dan Untuk Sekarang Kalian Boleh Istirahat." Ujar Marie
Akhirnya Pelajaran Yang Begitu Agak Tidak Dimengerti Oleh Ku Selesai Dan Menurutku Lebih Enakan Belajar Fisika Tapi Sepertinya Aku Harus Ke Perpus Dulu
Kebetulan Aku Bertemu Shin Dan Di Sebelahnya Terlihat Seorang Lelaki Berambut Biru
Aku Tentu Menyapa Shin Dan Menanyakan Bagaimana Sekolahnya
"Hei Shin , Bagaimana Sekolahmu Hari Ini." Aku Menanyakan
"Ahhh , Baik Baik Saja Dan Terima Kasih Telah Menyekolahkan Ku Karena Aku Dulu Tidak Sempat Sekolah." Shin Berterima Kasih Kepadaku
"Ahhh Santai Saja." Aku Bekata sambil Memberikan Senyuman
Shin Tersenyum Kepadaku , Senyumannya Membuat Aku Senang Dan Strees Perlahan Menghilang
"Ohh Ya Disebelahmu Siapa." Aku Bertanya Kepada Shin
"Ohh Dia Balgiza Temen Baruku." Shin Menjawab
"Perkanlakan Nama Saya Ialah Balzaroa , Senang Bertemu Wanita Cantik Sepertimu." Balzoroa Menggodaku
"Ahh , Santai Saja Gak Usah Pakek Goda Segala Dan Perkenalkan Nama saya Ialah Helia." Aku Membalasanya
Shin Tanpaknya Tidak Senang Aku Berkenalan Dengan Balzaroa Ohh Ya Dunia Yang Ditempati Balzaroa Ialah Dunia Pedang Zahlis
Diriku Sudah Mengobrol Dengan Shin Dan Balzaroa Sehingga Selia Datang , Aku Melupakan Janji Ke Perpus Dengan Selia
"Ahhh , Maafkan Aku Karena Tidak Ke Perpus yaa." Aku Meminta Maaf
"Hanya Ingin Menyapa Murid Baru." Balzaroa Menjawab
Aku dan Shin Menjauh Dari Mereka Berdua Karena Mereka Sepertinya Saling Membenci
"Oh , Apakah Kau Mau Bertarung." Ujar Balzaroa
Aku Menghentikan Mereka Dengan Berkata
"Stop , Besok Kita Ada Tugas Membunuh Hydra Dan Jangan Mengeluarkan sihir Kalian Dengan Sia Sia." Aku Memberhentikan Mereka
Akhirnya Mereka Berhenti Dan Lonceng Sekolah Berbunyi Yang Menandakan Jika Istirahat Sudah Selesai
"Hah Padahak Diriku Baru Saja Istirahat." Aku Mengatakannya Dalam Hati
Memang Benar Jika Istirahat Akan Terasa Lebih Cepat Daripada Belajar , Aku Laku Memegang Tangan Shin Dan Menariknya Kekelas
"Dahh Yok Kembali Kekelas." Dengan Nada Agak Kesal
"Eh-Ehhh , Kenapa." Ujar Shin
"Tidak Ada Apa Apa." Aku Mengatakan
"Helia , Kau Mau Kemana." Ujar Balzaroan
"Ke Kelas." Aku Menjawab
"Ohh , Santai Saja." Selia Berkata
__ADS_1
Selia Lalu Mengeluarkan Sihir Sebuah Sihir Yang Pernah Dipakai Oleh Veter Untuk Menteleportasi Ke Suatu Daerah
Alhasil Dengan Cepat Kami Diteleportasi Ke Sebuah Ruang yang Berbeda Dengan Ruang Belajar Sebelumnya
Ruangan Itu Dipenuhi Dengan Tulisan Dengan Warna Yang Indah , Ini Lebih Mirip Katdral Di Bumi
"Tunggu Ruang Apa ini , Kenapa Ini Berbeda Dengan Ruangan Sebelumnya." Aku Bertanya
"Kita Akan Belajar Tentang Sihir Suci Diruangan Ini." Selia menjawab
Semua Murid Datang Menggunakan Sihir Dan Saat Semuanya Datang Seseorang Muncul Dari Sebuah Gambar Yang Terdapat Di Ruangan itu
"Nahh , Dia Datang." Ujar Selia
Seorang Wanita Berpakaian Pendeta Serta Bermatah Kuning Memperkenalkan Diri Sebagai Salah Satu Guru Yang Mengajar Disini Kepada ku
"Perkenalkan Namaku Ialah Theia , Kita Baru Saja Bertemu." Ujar Theia
Salah Satu Mata Pelajaran Disini Ialah Sihir Suci Dan Gurunya Ialah Theia , Theia Memiliki Keahlian Di Bidang Sihir Suci Dan Selain Sihir Suci Theia Juga Bisa Menggunakan Sihir Penyembuhan
"Baiklah , Sudah Selesai Perkenalan Waktunya Untuk Kita Belajar." Theia Berkata
Theia Lalu Menyuruh Para Murid Duduk Di Bangku Masing Masing Dan Saat Semua Duduk Theia Langsung Memulai Pelajarannya Tentang Sihir Suci
"Baiklah Untuk Pembelajaran Hari Ini Kita Akan Mempajari Sihir Suci Pertahanan ." Ujar Theia
Theia Menjelaskan Jika Sihir Suci Merupakan Pertahanan Suci Yang Bisa Mengurung Iblis Bangsawan Tingkat marquise
Walaupun Bisa Mengurung Tapi Kurungan Itu Tidak Bisa Bertahan Lama Karena Iblis Bangsawan Tingkat Marquise Kemampuannya Setara Dengan 10 Ribu Pasukan Iblis
"Ambil Contoh Forneus Sang Iblis Marquise Yang menguasai 29 Bala Tentara Iblis Yang Pernah Dikurung Menggunakan Sihir ini." Ujar Theia
Panjang Lebar Theia Menjelakan Bagaimana Cara Memakai Sihir , Cara Memakainnya Dengan Berdoa Sungguh Sungguh Kepada Dewa Penguasa Mereka
"Tunggu , Jika Aku Dewa Apakah Diriku Perlu Berdoa Kepada Diriku." Aku Berpikir
Theia Menjelaskan Tentang Sihir Ini Dengan Detail Sehingga Pelajaran Ini Menjadi Sangat Lama Dan Akhirnya Penjelasan Theia Selesai
Theia Meminta Maaf Karena Pelajarannya Sangat Lama (Guru Idaman) Sehingga Para Murid Memaklumin Kesalahannya
"Sebenarnya Diriku Tidak Terlalu Bosan Karena Interior Di Ruangan Ini Sangatlah Indah." Aku Berkata
Akhirnya Kami Semua Pulang Ke asrama Masing Masing Karena Pelajaran Telah Selesai , Diriku Dan Shin Berpisah Dengan Selia Dan Barzaroa
Seperti Biasa Aku Diantar Oleh Veter Dan Aku melupakan Hal Jika Veter Adalah Ras Empusa Aku Melihat wajah Shin Yang Terlihat Murung
"Hei , Kenapa Kau Murung." Aku Bertanya
"Ahh Tidak Usah Diperdulikan." Shin Menjawab
"Baiklah." Aku Menjawab
Veter Lalu Menyiapkan Air Hangat Untuk Diriku Mandi , Karena Diriku Lagi Kurang Suka Mandi Aku Menawarkan Shin Untuk Mandi Duluan
"Hei Shin Apakah Kau Mau Mandi Duluan." Aku Menanyakan
"Baiklah." Shin Menjawab
Setelah selesai mandi Shin menyiapkan secangkir teh untuk ku , seperti biasa teh buatan Shin memang enak dan shin menanyakan sesuatu kepada ku
"Menurut Nona apakah aku pantas bersama anda."
__ADS_1
~Bersambunh