
Pagi ini cuaca sangat cerah jalan masih sepi. mungkin karena lagi weekend. Sissy bangun tidur dan membuka smartphone untuk mengirim pesan pada Tari.
"Tar, jadi ga hari ini nemenin gue jogging ke taman bunga ? " (mengirim pesan ke Tari)
Ga lama kemudian hape Sissy bergetar...
"Iya jadi donk.. nanti ketemu di jembatan merah ya " ( Tari membalas pesan Sissy)
" Ok..." ( balas Sissy)
Bergegaslah ia mandi dan sarapan nasi goreng buatan bibi. Orang tua Sissy keduanya adalah pebisnis sukses hingga weekend gini mereka masih bekerja di Manado.
Setelah cantik dia bergegas ke bagasi mengambil sepeda anginnya untuk memenuhi janji pada Tari.
Ia kayuh sepedanya dengan santai menuju keluar kompleks. Saat sedang mengayuh dengan asyik dan melihat pemandangan di sekitar tiba tiba ada seekor kucing di depannya, sontak ia pun menghindari kucing tersebut agar tidak tertabrak olehnya.
Brakkkkk !!!! ia pun jatuh tersungkur, di depannya berdiri seorang lelaki yang usianya mungkin sebaya dengannya sedang menggendong kucing membantu Sissy berdiri.
" lain kali hati-hati dong jangan melamun aja"
kata lelaki itu singkat lalu meninggalkannya.
Enak aja dia bilang... kucingmu tuh jagain jangan biarin keluyuran dijalan...
__ADS_1
Ia pun membersihkan pakaiannya dari tanah dan melanjutkan perjalanannya.
Nampak seorang gadis memakai baju biru menunggu di jembatan merah sambil memegang smartphone... yah itu memang Tari.
" Hey Tar, udah lama ???,"tanyanya
"Nggak kok, gue juga baru nyampe.. yukk kita jalan,"ajak Tari.
"Ok.., " jawabnya sambil memarkirkan sepeda.
Mereka berdua berjalan di area taman dan tempat yang bisa dijadikan spot foto selfie.
Terlihat dari jauh dua gadis belia itu memotret dirinya beberapa kali.
Jepret !!!!!!
" Bagus ni tar, nanti upload ya terus caption gue," pinta Sissy.
"
Beres deh.... eh iya besok loe udah masuk di sekolah loe yang baru ya ?,"tanyanya membuka topik.
"Iya, Tar di SMA PANCASILA. By the way, gimana kalo kita beli makan disitu," sambil menunjuk kedai mie ayam.
__ADS_1
"Ok deh.... ," jawabnya.
\\\\*
Malam ini bintang bersinar cerah, Sissy duduk di loteng rumahnya melihat bintang sambil mendengarkan musik pop kesukaannya sambil sesekali membuka media sosialnya. Tiba-tiba hpnya bergetar ada pesan masuk dari mamannya.
" Sissy, jangan lupa besok kamu udah sekolah di sekolah yang baru. Jangan tidur larut malam biar besok bisa bangun pagi" (sang ibunda mengirimkan pesan).
Ia hanya membaca tanpa membalas. selama ini ia bersekolah di tempat neneknya di desa.
Hanya Tari temennya disini. Setelah neneknya meninggal, kedua orang tuanya sepakat untuk memindahkan Sissy ke Jakarta tempat orang tuanya tinggal. Menjadi anak tunggal membuatnya kesepian.
Ia berjalan menuju kamarnya, mematikan musik dan mengambil sebuah buku kecil di rak bukunya... yahhh itu yang namanya Diary entah sejak kapan ia suka menulis diary.
Tapi ia bukannya mau menuliskan cerita hari ini di buku diary, ia sedang mencari kontak nomor whats app teman lamanya untuk disimpan dan mencoba missed call.
huhhh ternyata sudah tidak aktif.
seperti yang di sarankan mamanya ia beranjak ke tempat tidur. Udara malam yang dingin telah menggugah rasa kantuknya. Segera ia menarik selimutnya dan memejamkan mata.
*Selamat malam kota Jakarta, akan kubuka cerita hidupku di sini . Semoga hari-hariku selalu menyenangkan.
Bersambung*......
__ADS_1