
Pagi ini Sissy membawa jaket milik Ilham yang dipinjamkannya kemarin, ia mendatangi kelas Ilham yang bersebelahan dengan kelasnya. Sissy tak mendapati Ilham ada di kelas.
Kemana dia... biasanya jam segini udah nyampai....
Ia melihat Anto, dan segera menanyakan keberadaan Ilham.
" Hai, Anto... Ilham kemana, ya," tanya Sissy
" Dia ga masuk hari ini.....," jawab Anto singkat.
" Loh...!!!! kenapa," kata Sissy, ia terkejut karena setahunya, Ilham jarang tidak masuk.
" Loe nggak tahu, ya.... kemarin malam dia kecelakaan, kakaknya yang ngabarin gue," jelas Anto.
"Apa....!!!! terus dia dirawat dimana ?," tanya Sissy terkaget mendengar cerita Anto.
" Dia dirawat di Rumah Sakit Citra Medika, sebaiknya loe jenguk dia....," Kata Anto.
" Iya nanti habis sekolah gue mau kesana, loe tau kamarnya, ga ?," tanya Sissy.
" Dia dirawat di kamar Flamboyan no 2," jelas Anto.
" Oke... makasih," jawab Sissy sambil melangkah keluar kelasnya Ilham karena bel masuk sudah berbunyi.
Ia pun masuk ke dalam kelasnya, ia mendapati Yoga duduk di tempatnya Lina. Rupanya Yoga menyuruh Lina berganti posisi.
Saat ini Sissy sedang kesal dengan Yoga karena kemarin ia mengecewakannya. Ia pun segera duduk ditempatnya tanpa berkata.
__ADS_1
" Kamu marah ya sama aku ?," tanya Yoga.
Huhhh... pikir aja sendiri......
" Nggak kok..... aku dengar Ilham kecelakaan, kok kamu nggak cerita," kata Sissy dengan raut muka lagi bete.
" Kamu sudah tahu...... kamu kok perhatian banget sih sama dia ?," tanya Yoga dengan nada sensi.
" Wajar lah... kan gue sahabatnya....," kata Sissy sambil membuka bukunya.
" Kamu nggak seperti biasanya, kenapa sih ?," tanya Yoga.
Seluruh siswa terdiam dan mengikuti pelajaran yang diberikan bu Siska dengan seksama, begitupun dengan Yoga dan Sissy. Sissy berharap jam pulang segera tiba walaupun masih jam tujuh lewat, hari ini ia sedang tak ingin berbicara dengan Yoga dan tak sabar untuk menjenguk Ilham.
......................................................
Sissy berjalan mencari kamar rawat Ilham, sehari sahabatnya tidak masuk membuatnya ia merasa bosan di sekolah, apalagi kalau mengingat acara dinner dengan Yoga yang tidak mengenakannya.
__ADS_1
Ia menemukan kamar rawat Ilham setelah bertanya pada petugas rumah sakit. Ia membuka pintu, terlihat gadis yang usianya lebih tua daripada Sissy sedang menjaga Ilham.
" Kamu siapa?," tanya gadis itu.
" Saya Sissy, saya sahabatnya Ilham..," jawab Sissy mendekat ke gadis tersebut dan menyalaminya.
" Saya Tamara, kakaknya Ilham...," kata Tamara sambil membalas salam tangan dari Sissy.
" Gimana kondisi Ilham, kak ?," tanya Sissy.
" Dia belum sadarkan diri dari semalam.. bisa kita bicara sebentar," kata Tamara.
" Bisa, kak...," jawab Sissy.
" Kita bicara di luar....," kata Tamara mulai berdiri.
Mereka pun keluar dari kamar rawat dan duduk di sebuah lobi kosong.
" Ilham cerita banyak soal kamu, dari pertama kalian ketemu dan soal perasaannya ke kamu....," kata Tamara memulai percakapan.
" Perasaannya ke saya.... maksudnya gimana, kak ?," kata Sissy penasaran.
" Dia cinta sama kamu, dia sering curhat ke saya....," kata Tamara agak sedih.
" Maaf, kak.... kalo emang dia suka sama saya... kenapa ia tidak bilang ? kenapa ia malah mengatur acara agar saya jadian sama Yoga," kata Sissy masih belum percaya.
" Dia ingin kamu bahagia karena yang dia ketahui lelaki yang kamu suka adalah Yoga," kata Tamara meyakinkan.
Bersambung.....
__ADS_1