Pilihan Hati Sissy

Pilihan Hati Sissy
Rencana Ilham


__ADS_3

Sissy berjalan ke perpustakaan sekolah untuk menemui Ilham, mereka berencana untuk membicarakan lomba mading antar sekolah, dan benar Ilham ternyata sudah ada di perpustakaan sebelum Sissy.


" Hay, Ham... selamat ya kemarin team futsal loe menang... loe emang hebat," kata Sissy sambil menunjukkan jempolnya.


" Hahh.... gue yang hebat apa Yoga...," jawab Ilham meledek.


" Ya kalian semua hebat deh...," kata Sissy nyengir kuda.


 


Ya sihh... emang kemarin dia ga ngelanjutin permainan trus yang bikin goal Yoga.... hehehe....


 


" Ham, loe udah dapat tema buat mading kita, nggak....?," tanya Sissy mulai serius.


" Gimana kalo kita bikin mading dengan tema Lingkungan Milenial Yang Kreatif aja," kata Ilham.


" Bagus sih.... gue setuju," jawab Sissy menganggukkan kepala.


 


Mereka pun terdiam, Sissy membantu Ilham menata buku yang berserakan.


 


"By the way.... nanti malem loe ada acara, ga," tanya Ilham.


" Nggak, sih... emangnya kenapa," tanya Sissy sambil menata poninya.


" Dinner yuk....itung - itung ngerayain persahabatan kita," ajak Ilham sambil melayangkan senyum pada Sissy.


" Bisa sih.... tapi pulangnya jangan malam banget ya..," balas Sissy.


"Ok... jam tujuh malam gue tunggu di Private resto, untuk seatnya ntar gue kabari lewat whatsapp," tambah Ilham.

__ADS_1


"Ok deh... gue masuk kelas dulu ya....," pamit Sissy mulai berjalan keluar.


"Jangan lupa dandan yang cantik, ya," teriak Ilham.


" Ya....," jawab Sissy melambaikan tangan.


 


Duhhh.... Ilham tuh ngajakin gue ngedate apa dinner sih pake acara nyuruh gue dandan yang cantik....


 


 


.................................


Handphone Sissy bergetar saat ada pesan masuk dari Ilham.


 


" Iya... " (balas Sissy singkat).


 


Ia pun segera beranjak dari kasurnya dan segera mencari baju yang akan ia pakai untuk dinner bersama Ilham. Ia mengeluarkan baju yang menurutnya pantas ia pakai pergi dinner sampai bajunya menumpuk di kasur. Akhirnya pilihannya pun tertuju pada gaun warna peach yang cocok ia pakai.


Setelah menemukan gaun yang sesuai ia merias dirinya agar tetap berpenampilan anggun tanpa terlihat menor. Menurutnya lebih baik tampil sesuai dengan usia, daripada berpenampilan yang terlihat lebih dewasa.


Sissy pun terlihat cantik dengan gaun warna peach dan penampilan yang natural. Ia pun keluar dari rumah untuk menanti taxi online yang ia pesan sepuluh menit yang lalu.


 


Tanpa menunggu lama, taxi online pun terparkir di depan rumah Sissy dan ia pun segera masuk ke dalam mobil.


 

__ADS_1


Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang. Nampak keramaian kota Jakarta di malam hari yang begitu eksotis. Setelah lima belas menit di dalam mobil, akhirnya Sissy sampai di Private resto.


 


Ia berjalan masuk ke Private resto dan mencari seat no 18. Nampaknya Ilham belum sampai, Sissy pun menunggu sambil duduk di seat yang di pesan oleh Ilham.


 


" Selamat malam, nona... Maaf, anda pesan apa ya," tanya pelayan yang menghadirinya.


 


" Saya pesan orange juice satu," jawabnya singkat.


" Baik, nona...," jawab pelayan itu sambil meninggalkan Sissy.


 


Sissy melihat arah luar menunggu kehadiran Ilham berharap Ilham segera datang. Ia memilih menunggu Ilham dengan membuka media sosialnya agar tidak terasa lama. Sekitar lima belas menit kemudian berdirilah Yoga di depan Sissy.


 


" Hei, ngapain loe di sini, " tanya Sissy keheranan sekaligus senang.


" Gue janjian sama Ilham di sini, loe sendiri ngapain di sini," tanya Yoga balik sambil duduk di seat yang sama dengan Sissy.


" Gue juga janjian sama Ilham," jawab Sissy.


Pelayan pun tiba dengan membawa segelas orange juice yang ia pesan tadi, mereka pun tetap menunggu orang yang mengajak mereka janjian datang.


 


Bersambung............


 

__ADS_1


__ADS_2