
Hari ini Sissy berharap tidak bertemu dengan Ilham di sekolah. Ia berjalan menuju kelas dan seperti biasa Tyas sudah ada di kelasnya duduk berdua bersama Yoga.
Lagi - lagi mereka berduaan, Ya tuhan mengapa saya harus melihat mereka...
Sissy berjalan menuju tempat duduknya, belum sempat ia duduk, dari arah belakang ada tangan yang menarik pundaknya seakan ada yang ingin berbicara dengannya. Ia pun menoleh, dan ternyata Ilham.
" Entar jam istirahat gue tunggu di perpustakaan," Kata Ilham tanpa berbicara banyak dan langsung berjalan menuju kelasnya.
Ternyata dia beneran soal perkataannya, yaudah deh ga papa toh gue juga suka nulis
Kedatangan Ilham di kelas Sissy membuat Yoga menatapnya tanpa Sissy sadari.
Bu Siska memasuki ruang kelas, semua kelas terdiam.
" Anak - anak hari ini saya akan meremidi siswa yang nilai ulangan kemarin belum memenuhi standart, setengah dari kalian yang diremidi silahkan pindah di kelas IPA 2 dan yang tidak diremidi tetap dikelas, " jelas bu Siska pada murid - muridnya.
Bu Siska menyebutkan satu per satu siswa yang diremidi, betapa senangnya Sissy ketika bu Siska tidak menyebutkan namanya meskipun Lina harus diremidi. Setengah isi kelas meninggalkan kelas IPA1. Seketika kondisi ruang menjadi sepi.
" Selamat buat kalian anak - anakku yang tidak remidi, Hari ini kalian akan belajar dengan siswa kelas IPA2 yang tidak remidi dan akan dipandu oleh Pah Budi karena saya akan mengawasi siswa yang remidi," Kata bu Siska menjelaskan.
__ADS_1
"Baik bu....," jawab seluruh siswa kompak.
Bu Siska meninggalkan kelasnya, lima menit kemudian datang pasukan pak Budi beserta pasukannya.
What!!! itukan Ilham.....
Uhhh dia lagi... dia lagi, sumpah gue males banget ngeliatnya
Pasukan IPA 2 masuk menempati tempat duduk yang kosong. Ilham berjalan dan meletakkan tasnya di samping Sissy karena Lina mengikuti remidi.
Sialan.... apes gue... dia pake duduk disini lagi..
" Ngapain sih Loe," tanya Sissy dongkol sambil mengikat rambutnya.
" Suka - suka gue...," jawab Ilham cuek.
Tanpa Sissy sadari ada mata yang menatap mereka, tentu saja Yoga melihat mereka berbicara, saat Sissy melihat kearahnya, dia pura-pura tidak melihat hingga Sissy memfokuskan pikirannya ke soal yang diberikan pak Budi.
Tak terasa dua jam berlalu, mata pelajaran pak Budi berakhir, itu artinya pasukan IPA2 kembali ke kelasnya. Sekarang Sissy mulai bisa bernafas lega
__ADS_1
\*
Tak terasa waktu istirahat tiba, segeralah ia bergegas menuju perpustakaan untuk menepati janjinya pada Ilham, dilihatnya ilham sedang sibuk membuat artikel.
" Hei apa yang bisa gue bantu buat loe ?," tanya Sissy.
" Loe coba buat karangan aja, temanya bebas terserah loe," kata Ilham sambil meneruskan kerjaannya.
Sissy melirik pekerjaan Ilham, ada sedikit rasa kagum karena rupanya Ilham pandai membuat mading semenarik itu.
Wow bagus juga karyanya, kalo dilihat - lihat dia manis juga. Eh nggak ah.... masih ganteng Yoga kemana - mana.....
" Eh, ngapain loe ngeliatin gue kayak gitu, emang sih gue manis," kata Ilham penuh percaya diri.
Nih orang udah kayak peramal aja deh..
" Siapa juga yang ngelihatin loe, Ge Er banget sih loe," jawab Sissy agak malu.
" Eh iya, loe kenapa nggak bilang ke Yoga aja kalo loe ada rasa sama dia," tanya Ilham sambil melanjutkan pekerjaannya.
__ADS_1
" Masa cewe nembak cowok sih .... lagian dia udah punya cewek, dan gue juga ga pede sih," jelas Sissy sambil menuliskan puisi.
Mereka pun melanjutkan pekerjaan mereka dan terlarut pada obrolan tentang Yoga.