
Hari ini Sissy dan Ilham berkumpul di kantor kepala sekolah untuk menunggu pak Ridwan menemani mereka di acara lomba mading.
Ilham asyik membaca koran olahraga yang ada di meja, sedangkan Sissy asyik berbalas pesan dengan Yoga yang memberinya semangat.
Tak lama kemudian, pak Ridwaln datang membawa sebuah kunci mobil.
" Anak \- anak, silahkan masuk ke dalam mobil, kita akan berangkat sekarang," kata pak Ridwan.
" Baik, pak...," jawab Ilham.
Iham pun segera berjalan menuju mobil yang berada di tempat parkir, Sissy pun mengikuti Ilham, mereka duduk bersebelahan. Terlihat pak tukang kebun yang membawa mading mereka dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil. Pak Ridwan pun masuk ke dalam mobil, semuanya sudah siap.
" Anak \- anak, kita berangkat sekarang, ya..,"
kata pak Ridwan.
" Iya, pak....," jawab Ilham dan Sissy kompak.
__ADS_1
Mobil pun bergerak melaju dengan kecepatan sedang, terlihat gerimis kecil yang membasahi kaca mobil, Sissy menikmati pemandangan itu, sementara itu Ilham memainkan gadgetnya dengan membuka akun media sosialnya.
Tak terasa mereka telah sampai di tempat tujuan, Ilham mengambil karya madingnya bersama Sissy sementara pak Ridwan sedang registrasi. Ilham dan Sissy berjalan beriringan di belakang pak Ridwan. Beliau mengambil nomor presentasi, sedangkan Ilham dan Sissy menunggu di tempat pertunjukkan.
" Rame banget ya, Ham...," kata Sissy membuka percakapan.
" Iya, nanti kita bergantian ya presentasinya," kata Ilham sambil melihat \- lihat mading yang lain.
" Beres.... Eh iya, foto yuk...," ajak Sissy.
Pak Ridwan menghampiri Ilham dan Sissy, beliau membagikan kartu nomor urut peserta yang juga digunakan sebagai nomor urut tampil presentasi, mereka pun memakainya.
" Saya tinggal duduk di kursi penonton dulu, ya.... semangat anak\-anakku," kata pak Ridwan sambil menepuk pundak Ilham dan Sissy.
" Iya, pak...," jawab mereka kompak.
__ADS_1
Pak Ridwan pun berjalan menuju kursi penonton, sedangkan Ilham dan Sissy duduk di pameran.
Mc membacakan susunan tata acara, Ilham dan Sissy memperhatikan apa yang disampaikan oleh MC, Kini tibalah untuk peserta yang mempunyai nomor urut awal untuk berpresentasi. Ilham dan Sissy memiliki nomor urut tengah, sambil melihat peserta lain yang presentasi, mereka pun berbincang - bincang.
" Loe sekarang kelihatannya bahagia banget ya sekarang semenjak jadian sama Yoga," kata Ilham.
"Iya, dong. Punya pacar seperti Yoga dan sahabat seperti loe," jawab Sissy.
" Emang gue ada artinya ya di mata loe," kata Ilham menatap mata Sissy.
" Loe ngomong apa sih, Ham. Pertanyaan loe aneh....," Jawab Sissy sedikit geram.
" Yaudah ga usah dipikirin omongan gue, bentar lagi kita presentasi, loe siap ga ?," tanya Ilham.
" Siap dong, kan loe udah ngasih gur fortune coin... gue selalu bawa kok," kata Sissy sambil menunjukkan fortune koinnya.
Ilham pun tersenyum, mereka menghentikan percakapannya karena sebentar lagi mereka akan presentasi. Sissy pun berdoa dalam hati agar bisa berpresentasi sesuai harapan dan karya mereka bisa diterima banyak orang.
__ADS_1
Tim mading sekolah lain telah usai berpresentasi, kini giliran Ilham dan Sissy yang berpresentasi. Tepuk tangan dari penonton membahana menyambut mereka, mereka pun lebih bersemangat dalam membawakan presentasi dan berhasil tampil di depan umum dengan berwibawa.