Pilihan Hati Sissy

Pilihan Hati Sissy
Bolos sekolah


__ADS_3

Pagi ini Sissy berniat untuk bolos sekolah, ini adalah pertama kalinya ia melakukan hal semacam ini, strategi pun ia rancang dengan rapih, ia mengirim pesan ke Yoga bahwa ia tidak masuk sekolah karena sedang sakit.


 


" Hari ini aku nggak masuk, aku lagi nggak enak badan, tolong izinkan ke bu Siska, ya," (kata Sissy melalui pesan)


 


" Iya, sayang.... cepat sembuh ya...," ( balas Yoga).


 


Ia pun masuk ke dalam taxi online yang ia pesan, Sissy berniat untuk pergi ke rumah sakit tempat Ilham di rawat dengan menggunakan baju sekolah.


 


Setibanya di rumah sakit, ia melihat Tamara yang sedang duduk di samping Ilham. Sissy pun menghampiri Tamara.


 


" Gimana keadaannya Ilham, kak...?," tanya Sissy.


 


" Dia belum sadar... Kamu nggak sekolah ?," tanya Tamara.


" Nggak, kak... aku mau gantiin kakak jagain Ilham, kakak pasti capek dari kemarin jagain Ilham sendirian," kata Sissy.


" Baiklah... kalo gitu kakak mau mandi sama cari sarapan dulu, ya...," kata Tamara dengan wajah bersahabat.


" Iya... kak," jawab Sissy.


 


Tamara pun meninggalkan Sissy, kini hanya dia yang menatap wajah Ilham yang terdapat sedikit luka di bagian bawah bibirnya. Ia pun mengelus wajah Ilham dengan lembut, berharap ia segera sembuh.


 


Tiba \- tiba Ilham memberi reaksi, pelan \- pelan Ilham membuka matanya, Sissy pun terkaget, ia pun segera memanggil dokter dengan memencet tombol.

__ADS_1


"Ngapain gue sama loe ada disini ?," tanya Ilham keheranan.


 


" Loe habis kecelakaan terus loe pingsan udah dua hari," jelas Sissy.


 


Dokter pun tiba dan segera memeriksa Ilham yang sudah siuman.


" Syukurlah pasien sudah siuman, keadaannya sudah membaik," kata dokter sambil mengarahkan stetoskop ke dada Ilham.


" Terimakasih, dok...," jawab Sissy.


" Anda sebaiknya banyak istirahat dulu dan makan yang teratur agar bisa segera pulang," Kata dokter sambil menepuk pundak Ilham.


 


" Baik, dok...," jawab Ilham.


 


 


" Loe bolos, ya ?," tanya Ilham sambil melihat jam dinding.


" Iya, ham...," jawab Sissy.


" Loe ada disini sejak kapan ?," tanya Ilham penasaran.


" Gue kesini jam tujuh tadi, kakak loe lagi nyari makan di luar," jelas Sissy.


 


Terdengar orang yang sedang membuka pintu, ternyata petugas rumah sakit mendatanginya untuk memberikan makanan dan obat.


 


" Silahkan dimakan, ya... jangan lupa obatnya segera diminum sesuai petunjuk," kata petugas rumah sakit.

__ADS_1


"Iya, sus...," jawab Ilham singkat.


 


Petugas rumah sakit pun meninggalkan mereka setelah selesai memberikan makanan. Melihat tangan Ilham yang penuh perban, Sissy pun menawarkan diri untuk menyuapinya.


" Gue suapin, ya.. ," kata Sissy menawarkan diri.


"Eh, nggak usah deh sy, gue bisa sendiri kok," kata Ilham dengan perasaan malu.


 


" Gimana loe bisa makan sendiri, orang tangan loe aja kayak gitu," kata Sissy kesal.


 


*Ih... nih orang sakit masih aja gengsi*....


 


" Udah deh nggak usah malu, gue kan sahabat loe, itupun kalo loe nganggep gue sahabat," kata Sissy masih kesal.


" Yaudah deh terserah loe....," kata Ilham pasrah.


 


Sissy pun menyuapi Ilham, mereka sama \- sama merasa yang aneh pada diri mereka saat itu tanpa mereka sadari.


"Ngapain sih loe bolos," tanya Ilham sekali lagi.


Ngapain sih dia nanya ini lagi, gue kan bingung jawabnya.....


 


" Emang loe nggak suka ya ada gue disini," kata Sissy sambil melanjutkan menyuapi makanan.


" Bukannya gitu, Sy... kan enak di sekolah ketemu Yoga....," kata Ilham


" Hmmm...," jawab Sissy singkat.

__ADS_1


Sissy pun melanjutkan menyuapi Ilham, tak lupa ia juga membantu Ilham minum obat. Mereka pun terdiam tanpa berkata lagi.


__ADS_2