
...****************...
Usai membayar motor baru dengan transfer. Akhirnya ayah dan miya mampir dulu ke tukang sate,gulai dan tongseng langganan mereka. Meminta makanan di bungkus agar bisa makan bersama ibu. Jadi ibu takkan kelihatan bersedih apalagi merasa kesepian. Sesampainya Miya dan ayahnya di rumah.
" Assalamualaikum bu. Kami pulang" sapa Miya saat memasuki rumah nya.
" Wa alaikum salam. Tumben nih kalian pulangnya agak terlambat. Pasti habis jalan-jalan ya" ujar ibunya miya meledek.
" Kok ibu tahu sih?! Iya tadi ayah dan miya habis jalan-jalan menikmati suasana sore. Pulangnya beli gulai,sate dan tongseng kesukaan ibu" ujar ayahnya Miya memberikan informasi.
" Hah?! Seriusan?! Kebenaran banget dong hari ini. Ibu sedang kurang sehat. Dari tadi pagi kepala ibu sangat pusing dan muntah muntah terus. Ibu hubungi ayah dan miya tapi gak ada kabar. Niatnya nanti kalo kalian sampai rumah mau ibu suruh beli makanan di luar buat kalian makan. Eh malah kebetulan banget ya kalian beli makan" ujar ibunya miya bercerita.
" Ibu sakit apa?! Mau aku antarkan berobat ke dokter?!" tanya Miya perhatian.
" Ya udah kita ke dokter yuk temenin ibu. Makan nya nanti aja" ujar ayah Miya sangat cemas.
" Gak usah. Tadi pagi ibu sudah ke klinik terdekat sini. Ibu sudah berobat tadi pagi. Sudah di berikan resep obat pula. Jadi sekarang kondisi kesehatan ibu sudah membaik. Maaf ya karena ibu gak masak hari ini " ujar ibunya miya merasa bersalah.
" Kenapa ibu merasa sedih?! Kan dari dulu ayah gak pernah memaksa ibu buat capek kerja di rumah. Kalo lagi kurang sehat enggak apa-apa istirahat di rumah. Nanti ayah yang akan kerjakan " ujar ayahnya Miya berkomentar.
" Aku pun siap membantu ayah beres-beres rumah. Yang penting ibu sehat aja dulu sekarang. Gak usah mikirin soal pekerjaan rumah. Apalagi memasak. Kalo soal makan mah gampang nanti bisa pesan lewat aplikasi online " ujar Miya menjelaskan.
" Duh ibu jadi sangat terharu. Gak anak dan bapak sama aja ya. Sama-sama romantis dan pengertian sama ibu. Sekarang ibu jadi merasa terharu " ujar ibu nya Miya menangis.
...****************...
__ADS_1
Saat ibunya miya menangis. Lalu tiba-tiba bel rumah nya berbunyi. Saat ibunya miya membuka pintu. Ternyata sales dealer motor mengantarkan motor baru yang tadi di pesan oleh Miya dan ayahnya.
" Hallo, selamat malam bu!! Apa bener ini rumahnya pak Muchtar?! Atau mba Miya?!" tanya sales dealer motor kepada ibunya miya.
" Iya benar sekali.Ini rumahnya pak Muchtar. Anaknya bernama miya. Kalo boleh tahu ada perlu apa ya mas?!" jawab ibunya miya penasaran.
" Saya datang kesini untuk mengantarkan motor yang telah di pesan oleh mba Miya untuk bapak Muchtar. Ayah kandung nya. Kalo boleh tahu ibu siapa nya pak Muchtar dan mba Miya ya?!" ujar sales dealer motor memberitahu.
" Owh kalo saya sendiri ibu kandung nya Miya. Istri dari bapak Muchtar. Mas gak salah alamat mengantarkan motor kesini?! Setahu saya mah suami saya udah punya motor mas" jawab ibunya miya sangat polos.
"Iya memang saya tahu suami ibu sudah memiliki motor. Tapi katanya motor ini buat aktivitas kerja. Kalo motor yang biasa di pakai untuk di gunakan sama ibu ke pasar dan kegiatan sehari-hari." ujar sales dealer motor yang sudah di mintain tolong untuk ngeprank ibunya miya.
" Owh begitu ya mas. Silahkan masuk dulu mas" ujar ibunya miya masih bingung.
...****************...
" Miya!! kenapa di luar ada sales dealer motor datang ke rumah?! Kamu beli motor lagi ya?! Atau kamu pengen berangkat dan pulang kerja sendiri?!" tanya ibunya miya penasaran.
" Iya aku sengaja beli motor baru buat ayah. Karena kasihan liat ibu kalo ke pasar naik angkot. Jadi aku berinisiatif untuk membelikan ayah motor baru. Nanti motor lama ayah di pakai ke pasar untuk ibu melakukan kegiatan sehari-hari" ujar Miya menjelaskan.
" Lah tapi kenapa malah ibu pakai motor bekas. Sedangkan ayah pakai motor baru?!" tanya ibunya miya makin penasaran.
" Untuk sementara memang ibu pakai motor baru buat aktivitas sampai plat nomer kendaraan yang baru turun. Setelah itu motor yang baru akan di pakai aku dan ayah buat berangkat dan pulang kerja. Kenapa ibu motor bekas?! Soalnya ayah sangat sayang sama ibu. Ayah ingin ibu merawat motor tua ayah" ujar Miya bercerita.
" Owh begitu. Terus itu motor bayar cash atau kredit?!' tanya ibunya miya kepo.
__ADS_1
" Alhamdulillah motor baru sudah d bayar cash sama aku. Biar gak pusing kalo bayar cash. Kalo bayar kredit mah waktu nya cukup lama tiga tahun. Terus harga beli baru cash dan harga beli baru kredit sangat jauh berbeda. Jadi mending beli cash. mumpung ada rejekinya " ujar Miya menjelaskan.
" Apa beli cash?! Kamu duit darimana?! Jangan bilang kamu pakai uang tabungan buat persiapan pernikahan kamu sama harith ya?! Sudahlah miya. Ayah dan ibu gak mau merepotkan kamu. Kan kamu bisa menikmati hasil jerih payah kerja kamu sendiri " ujar ibunya miya bersedih.
" Aku dapat duit bonus di kantor. Daripada duit ada tapi buat jalan-jalan. Mending aku belikan barang motor yang ada manfaat nya. Kalo jalan-jalan masih ada hari yang lainnya " ujar Miya memberitahu.
...****************...
ibunya miya merasa terharu sekaligus bangga dengan miya yang sangat perhatian kepada ibu dan ayahnya. Tak pernah perhitungan uang kepada orangtua.
" Semoga rejeki kamu di ganti sama Allah ya sayang. Ibu doakan semoga kamu dan harith secepatnya menikah. Biar ibu bisa punya cucu dari kamu dan harith" ujar ibunya minta mendoakan.
' Ammiin.. doakan aku ya ibu dan ayah. Semoga niat aku dan harith untuk ke jenjang pernikahan tahun ini di lancarkan. " ujar Miya memberitahu ibunya.
" Beneran kamu tahun ini mau menikah sama harith sayang?!' tanya ayahnya Miya penasaran.
" Insyaallah. Aku tinggal menunggu keputusan tanggal dan hari kapan harith akan membawa keluarga nya untuk membicarakan soal pernikahan " ujar Miya menjelaskan.
" Ammiin.. syukur lah. Ayah merasa senang sekali. Sebentar lagi anak ayah Miya akan sold out'" ujar ayahnya Miya bercanda.
" Sold out?! Emang nya aku barang apa?! Yang terjual?!' ujar Miya sambil tersenyum.
,
...****************...
__ADS_1
Lalu ayah pun menandatangani surat dan formulir beli motor baru untuk persyaratan buat BPKB dan STNK.