PINGAL

PINGAL
bab 18. Berbohong


__ADS_3

...****************...


Miya berbohong kepada ayah dan ibunya soal mata sembab dan sendu bukan karena menonton drama Korea. Melainkan menangis semalam karena membuat keputusan bodoh kepada harith untuk break tanpa boleh ketemu maupun berkomunikasi. Hari ini Miya pergi gathering bersama teman kantor nya ke Jogjakarta selama tiga hari. Di saat hati Miya galau. Namun harus tetap profesional dalam acara kantor.


"Kamu terlihat sangat pucat Miya. Apa kamu sakit?!" tanya atasan nya Miya.


" Owh enggak Bu Lina. Aku baik-baik saja. Hanya semalam kurang tidur. Efek nonton drama Korea sampai pagi" ujar Miya berbohong.


" Hahaha.. dasar ya kamu!! udah tahu bahwa hari ini mau ada acara kantor malah nonton drama Korea sampai pagi. Tuh jadi mata panda kan?!" ujar Bu Lina sambil geleng-geleng kepala nya.


" Hehehe.. ya maklumlah. Anak muda. Jadi borong pelampiaskan nya nonton drama Korea. Biar hidup berwarna" ujar Miya menjelaskan.


" Bisa aja kamu Miya. Tapi jangan keseringan nonton drama Korea ya. Nanti kamu bisa berhalu buat punya calon suami perfect( sempurna). Karena kenyataannya pria Korea itu gak perhatian loh" ujar Bu Lina menasehati.


" Iya saya tahu itu kok Bu Lina. Makanya aku nonton drama Korea hanya sebagai hiburan. Gak terbawa sampai kehidupan nyata" ujar Miya memberitahu.


" Baguslah kalo kamu sudah tahu akan hal itu. Hanya saja aku hanya mengingatkan. Agar kamu bisa jauh lebih semangat dalam menjalani kehidupan. Ingat takdir hidup memang sudah di tentukan oleh tuhan. Tapi takdir bisa berubah jika kita mau berusaha untuk bisa jauh lebih baik" ujar Bu Lina menjelaskan.


" Ya terimakasih atas support nya selama ini ya Bu. Dari awal aku kerja sampai sekarang ibu Lina selalu memberikan semangat terus sama aku" ujar Miya sambil tersenyum.


...****************...


Dalam perjalanan bus menuju jogjakarta. Miya hanya mendengarkan musik sambil tiduran. Agar tak mabuk perjalanan. Sesampainya di hotel daerah jogjakarta. Miya pun kembali bersemangat untuk mengikuti acara kantor. Seolah masalah dengan harith tak di pikirkan lagi.


" Wah enak ya kalo gathering acara kantor ke luar kota begini" ujar Ghina berkomentar.


" Hehehe.. iya enak lah. Kita bisa refreshing dan menikmati waktu bersama. Setidaknya gak memikirkan soal pekerjaan " ujar Miya memberitahu.

__ADS_1


" Ya betul sekali. Setidaknya gathering bikin kepala gak mumet lagi mengenai pekerjaan. Aku mau have fun di sini. Mumpung liburan gratis dari kantor " ujar Ghina memberitahu.


" Hahahaha.. memang nya selama ini kalo kerja kepala kamu suka mumet ya?!" ujar Miya meledek Ghina.


" Ya begitulah. Kamu tahulah atas kita segalak apa. Kadang kalo gak mikir nyari kerja susah pengen resign. Sayangnya belum dapat kerja yang sesuai dengan keinginan aku" ujar Ghina mengeluh.


" Kerja mau dimana aja sama aja. Kadang kerjaan enak tapi atasannya gak enak. giliran kerjaan gak enak tapi atasannya enak. Ya begitulah dunia kerja" ujar Miya menjelaskan.


" Aku pengen ngerasain hidup jadi orang kaya. Tanpa merasa nyari duit secapek ini. Kadang kerjaan kita udah capek. Gaji begitu aja. " ujar Ghina menjelaskan.


" Ya hidup di nikmati dan di syukuri. Banyak loh di luar sana yang masih mencari kerja. Harusnya kita bersyukur masih kerja. Masih di gunakan tenaga dan skill( kemampuan) kerja kita di kantor sekarang. Ya kalo ngeluh boleh. Tapi ingat tujuan hidup kita harus menyenangkan diri sendiri dan orangtua kita" ujar Miya berkomentar.


...****************...


Setelah mengobrol dan merapikan baju ke lemari di dalam hotel. lanjut berkumpul di dalam bus untuk berkunjung ke candi Prambanan dan candi Borobudur sambil menikmati makan siang dan makan sore. Sesampainya di candi Borobudur dan candi Prambanan untuk berfoto dan update ke media sosial. Lanjut makan siang bersama.


" Iya. Memang kenapa ya?!" jawab Miya santai.


" Wah kebenaran nih. Boleh dong aku minta tolong sama kamu dan pacar kamu" ujar Ghina sambil tersenyum.


" Hemmmmm.. minta tolong apa ya?!" tanya Miya penasaran.


" Kamu kan tahu aku ini jomblo. Belum punya pacar. Aku pengen juga pengen punya pacar polisi kaya kamu" celetuk Ghina menjelaskan.


" Oh. Jadi ceritanya kamu pengen aku dan pacarku mengenalkan kamu dengan temennya pacar aku gitu?!" ujar Miya sambil tersenyum.


" Ya bener sekali. Kamu pandai memahami isi dan pikiran aku" ujar Ghina tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


" Emangnya kamu sudah siap kalo misalnya nanti punya pacar di pindah ke luar kota?! Jarang ketemu?! Ketemu bisa sebulan sekali?!" ujar Miya menjelaskan.


" Owh, dinas kerja ke luar kota ya?! Hemmmmm.. galau juga ya. Pantas aja kamu kerja sering bengong dan terlihat tak bersemangat. Ternyata pacar kamu juga dinas ke luar kota ya" ujar Ghina berargumen.


" Ya betul. Sudah enam bulan pacar aku Dinas kerja di bandung. Biasanya kami ketemu seminggu sekali. Sekarang karena kerjaan dia sangat sibuk. Jadi kami ketemu satu bulan sekali" ujar Miya bercerita.


...****************...


Saat Ghina mendengarkan cerita kisah cinta Miya dengan harith. Ghina mulai banyak berpikir bahwa mencari pacar polisi tak seindah yang di bayangkan.


" Gimana Ghina?! Kamu masih mau kenalan sama polisi?! Kalo mau nanti aku akan tanya pacarku?!" tanya Miya meledek.


" Hemmmmm.. gimana ya?! Aku galau nih. Aku pikirkan lagi deh. Nanti kalo aku mau akan menghubungi kamu atau akan menghampiri kamu " ujar Ghina memberitahu.


" Ya kamu lihat hubungan percintaan aku dengan pacarku terlihat sangat senang dan bahagia. Padahal kami juga mengalami pasang surut dalam hubungan. Ini aja kami sedang bertengkar karena ingin melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan atau berakhir sampai disini. Setelah kamu berpacaran dari SMA" ujar Miya bercerita.


" Ya Allah sedih amat aku mendengarnya. Kalian berada di ujung tanduk. Antara lanjut ke jenjang pernikahan atau berakhir. Jangan sampai berakhir ya. Soalnya kalian kan udah pacaran dari SMA " ujar Ghina berkomentar.


" Entahlah Ghina. Aku gak tahu ke depannya gimana. Aku ikuti skenario takdir Allah aja. Gimana baiknya akan aku ikuti" ujar Miya memberitahu.


" Ya setidaknya kamu dan pacar kamu harus berusaha semaksimal mungkin. Agar rasa percaya dan keyakinan kalian di tambahkan lagi" ujar Ghina memberikan masukan.


" Ammiin.. semoga kami bisa melalui ujian hidup dalam hubungan percintaan kami ya. " ujar Miya menjelaskan.


" Ammiin.. aku doakan semoga kalian sampai ke jenjang pernikahan. Agar nanti aku juga di kenalin polisi juga sama pacar kamu" ujar Ghina tersenyum.


...****************...

__ADS_1


Makan siang santai dengan obrolan yang membahas soal hubungan percintaan. Setidaknya rasa galau di hatinya Miya tak lagi membuat nya menjadi orang yang merasa stres.


__ADS_2