PINGAL

PINGAL
bab 19. Cinta Tak selamanya Indah


__ADS_3

...****************...


Makan siang santai dengan obrolan yang membahas soal hubungan percintaan. Setidaknya rasa galau di hatinya Miya tak lagi membuat nya menjadi orang yang merasa stres. Entah kenapa meskipun Miya bilang break kepada harith. Tetap saja dari kemarin masih menunggu kabar dari harith. Menunggu harith berinisiatif untuk menghubungi nya. Tapi kenyataannya harith mengikuti keinginan Miya.


" Dari tadi aku lihat kamu bengong saja Miya?! Apa ada yang mengganggu pikiran kamu?! Atau lagi ada masalah dengan pacar atau orangtua kamu?!" tanya Ghina perhatian kepada Miya.


" Oh tidak apa-apa Ghina. Hanya aku kurang tidur " ujar Miya berbohong.


" Kamu mungkin bisa membohongi orang lain. Tapi kamu gak bisa membohongi aku Miya. Terlihat di wajah kamu bahwa ada masalah yang telah mengganggu pikiran kamu. Bukan hari ini. Tapi sudah beberapa hari ini. Bener kan?!" ujar Ghina yang bisa menebak dari aura dan raut wajahnya Miya.


" Ah sok tahu banget kamu Ghina. Udah kaya para gak normal aja. " ujar Miya sambil tertawa terbahak-bahak.


" Lah aku kan emang ada keturunan paranormal dari nenek aku. Makanya aku bisa menebak hati dan isi pikiran hanya dengan melihat aura dan raut wajah orang yang mengobrol dengan aku" ujar Ghina memberitahu.


" Seriusan nih?! Kamu juga bisa baca soal masa depan dong?!" tanya Miya penasaran.


" Kalo masa depan gak terlalu bisa. Soalnya masa depan bisa berubah jika orang tersebut juga sikapnya berubah. Kecuali sikapnya gak berubah baru deh aku bisa membaca masa depan orang tersebut " ujar Ghina menjelaskan.


" Yah, berarti kamu paranormal yang masih belum profesional dong. Hemmmmm,, gak jadi konsultasi ah" ujar Miya meledek Ghina.


...****************...


Obrolan kecil antara Ghina dan miya setidaknya membuat Miya menjadi tersenyum kembali. Itu yang Ghina harapkan dari miya. Agar Miya gak larut dalam kesedihan.


" Aku ingin kamu gak larut dalam kesedihan Miya. Aku tahu kok semalaman kamu menangis dan gak tidur. Makanya acar gathering ini kamu matanya bengkak seperti mata panda. Aku bisa lihat dari mata kamu" ujar Ghina memberitahu.

__ADS_1


" Ih kamu kok bisa banget nebak isi pikiran aku sih. Kamu ini manusia atau makhluk astral?! Ayo ngaku?!" ujar Miya meledek Ghina.


" Mata kamu yang bicara ke pikiran aku. Makanya aku bisa menebak isi pikiran kamu sekarang. Seperti nya akan jadi hal sia sia deh kalo kamu masih bertahan dengan pacar kamu. Meskipun dia bilang cinta dan sayang sama kamu. Tapi gak sepenuhnya hatinya untuk kamu" ujar Ghina menjelaskan.


" Kok kamu bisa berkata begitu sih?! Aku dan harith sudah menjalani hubungan percintaan dari zaman SMA hingga sekarang. Apa mungkin dia bosan?! Atau dia sudah tak cinta sama aku ya?!" tanya Miya penasaran.


" Dia gak bosan. Dia bahkan sangat cinta sama kamu. Tapi yang aku lihat kalian takkan berjodoh. Akan ada masalah yang membuat kamu yang tadinya terlalu cinta menjadi mati rasa dengan dia" ujar Ghina memberitahu.


" Kok bisa sih?! Dari perasaan terlalu cinta jadi mati rasa?! Tolong kasih aku penjelasan yang sangat detail. Agar aku bisa memahami arti dari ucapan kamu Ghina?!" ujar Miya makin penasaran.


" Aku harap kamu jangan cari tahu akan hal ini. Karena kalo masih memaksa untuk mencari tahu. Maka akan membuat kamu menjadi jauh lebih sakit hati" ujar Ghina memberikan peringatan kepada Miya.


" Gimana aku gak merasa penasaran?! Jika ucapan kamu saja membuat aku penasaran dengan yang telah terjadi padaku. Apalagi masalah yang aku alami sesuai dengan terawangan kamu" ujar Miya berkomentar.


...****************...


" Jujur sebenarnya aku juga ga tahu bisa membaca pikiran kamu dan masa depan kamu Miya. Ini terjadi secara tiba-tiba saja. Mata kamu yang berbicara kepadaku. Makanya aku bisa masuk ke dalam pikiran kamu" ujar Ghina memberitahu.


" Aneh ya?! Ini kan pertemuan kita?! Maksudnya ini baru pertama kali kita mengobrol tapi kamu sudah tahu banyak soal masalah aku dan harith " ujar Miya makin heran.


" Hemmmmm.. aku juga bingung juga menjelaskan nya. Pokoknya intinya kamu gak boleh ceroboh dalam bertindak. Harus waspada dan hati-hati. Jika kamu ingin semua berjalan dengan yang kamu inginkan " ujar Ghina menjelaskan.


" Gak bisa kamu perjelas lagi dengan ucapan kamu yang tadi. Kamu memberikan aku pesan dan peringatan kepada aku. Namun tak bisa memperjelas apa yang akan terjadi berikutnya pada kehidupan percintaan aku dengan harith" ujar Miya kesal.


" Aku takut ini hanya terawangan aku yang salah. Soalnya aku takut jika kamu percaya dengan terawangan aku nanti takdir kamu bisa berubah sewaktu-waktu " ujar Ghina memberitahu.

__ADS_1


" Aku gak perduli dengan perubahan takdir aku. Jangan buat aku penasaran dengan hubungan percintaan aku dengan harith. Tolong ceritakan lagi apa yang akan terjadi di antara kami?! Akankah berakhir bahagia atau kami akan saling tak mau kenal?!" tanya Miya penasaran.


" Kalo aku ceritakan sama kamu. Jangan percaya ya dengan ucapan aku. Karena aku takdir kamu akan berubah sewaktu-waktu " ujar Ghina merasa khawatir.


" Iya aku takkan khawatir dan cemas dengan yang akan terjadi apa hubungan percintaan aku dan harith. Soalnya aku sudah ikhlas" ujar Miya bersikap sangat bijaksana.


...****************...


Lalu Ghina membaca dan melihat hasil terawangan nya melalui penglihatan supranatural yang di sampaikan melalui mata dan tatapannya Miya terhadap Ghina. Sambil menghembuskan nafas dalam-dalam dan memperhatikan ucapan nya agar Miya tak merasakan sakit hati maupun tersinggung.


" Hemmmmm.. baiklah aku akan terawang lagi apa yang akan terjadi antara kamu dan harith. Dalam penerawangan aku dari melihat tatapan kamu. Bahwa kamu akan berjodoh dengan orang lain bukan dengan kekasih kamu yang sekarang. Karena kekasih kamu yang sekarang cinta sama kamu tapi belum berniat untuk menikah dengan kamu" ujar Ghina bercerita.


" Terus apalagi yang di katakan masa depan Ghina?! Mengenai hidup aku gimana?!" tanya Miya penasaran.


" Hubungan percintaan kamu dengan kekasih kamu akan berakhir menyakitkan. Soalnya akan ada kejadian dimana kamu seperti merasakan kiamat dalam hidup kamu. Dan untuk move on dari pacar kamu sekarang akan terasa sangat sulit" ujar Ghina menjelaskan.


" Ya Allah. Sesedih itukah akhir kisah cinta aku dengan harith?!" ujar Miya sambil menitikkan air mata.


" Ya amat sangat sedih. Bukan hanya kamu yang sedih. Tapi orangtua kamu juga merasakan sedih dan kecewa yang amat dalam dengan kejadian tersebut " ujar Ghina memberitahu.


" Iya terimakasih ghina. Atas terawangan kamu. Maafkan aku yang terlalu memaksa kamu buat ceritakan yang akan terjadi padaku " ujar Miya dengan tatapan ikhlas.


" Ya sama-sama. Ingat kejadian bisa berubah. Takdir juga bisa berubah " ujar Ghina mengingatkan.


...****************...

__ADS_1


Malam harinya di hotel. Ghina dan miya yang tidur satu kamar pun menjadi saling diam-diam karena kejadian Ghina menerawang kejadian yang akan terjadi kepada Miya.


__ADS_2