
...****************...
Miya pun tersenyum ketika ayah dan ibunya mendoakan kebaikan dan kebahagiaan untuk nya. Rasanya gak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.
" Kalo nanti kamu menikah dengan harith. Hanya satu permintaan ayah yaitu ayah ingin kita meluangkan waktu untuk makan malam bersama meskipun hanya sebulan sekali di luar rumah seperti ini ya Miya" ujar ayah mengajukan permintaan kepada Miya.
" Kalo itu permintaan ayah pasti akan langsung aku ACC secepatnya. Tapi masalah kan aku belum menikah dengan harith" ujar Miya berpendapat.
" Ibu mendoakan semoga kamu segera menikah dengan harith. Apalagi kalian kan sudah saling mengenal satu sama lain. Juga pacaran dari zaman SMA. Sudah pasti sudah kenal watak masing-masing" ujar ibu nya Miya menjelaskan.
" Ammiin.. makasih atas ucapannya dan doanya dari ayah dan ibu. Semoga kalian sehat selalu dan panjang umur ya. Biar nanti bisa lihat punya cucu dari aku" ujar Miya memberitahu.
" Pasti kamu akan sangat cantik ya kalo nanti jadi pengantin. Ayah jadi tidak sabaran nih" ujar ayah meledek Miya.
" Semua pengantin pasti akan cantik jika nanti menikah dengan suami pilihan nya. Apalagi di rias pengantin oleh makeup profesional. Itu sudah sangat jelas sekali " ujar Miya berpendapat.
...****************...
Setelah selesai makan malam bersama. Kemudian mereka pergi pulang ke rumah. Dan sesampai nya di rumah Miya terkejut karena harith sudah ada di depan gerbang rumahnya.
"Hai sayang?! Kamu sudah datang dari tadi?!" ujar Miya sambil menghampiri harith.
" Aku baru saja sampai rumah kamu. Saat aku sampai ayah dan ibu kamu sudah masuk ke dalam rumah. Aku mau mampir malah gak enak" ujar harith memberitahu.
" Tapi kok tumben kamu gak ngasih kabar aku sih?!" ujar Miya sambil mengajak harith untuk mengobrol di halaman depan rumahnya.
" Iya aku sengaja datang ke rumah kamu mau ngasih surprise ( Kejutan). Soalnya aku kangen berat sama kamu. Jadi aku merasa ingin segera ke rumah kamu. Eh ternyata kamu baru pulang kerja ya. Maaf ya aku mengganggu kamu mau istirahat" ujar harith sambil tersenyum tersipu malu-malu.
" Enggak kok. Aku merasa tak terganggu. Malah aku seneng bisa melihat kamu. Apalagi kemarin kamu sempat tak ada kabar yang membuat aku khawatir " ujar Miya merasa senang melihat harith.
__ADS_1
" Kamu terlihat sangat lelah hari ini. Apa kerjaan terlalu sibuk kah?!" tanya harith penasaran.
" Kerjaan hari ini tidak terlalu sibuk. Tapi aku sangat lelah tadi soalnya habis beli kado buat pernikahan Putri dan Anton. Kita suruh datang ke pernikahan putri Yang tinggal menghitung hari" ujar Miya memberitahu.
" Ya nanti aku usahakan untuk datang sama kamu ke pernikahan nya putri ya" ujar harith sambil mengelus rambut nya Miya dengan lembut.
...****************...
Lalu Miya mengobrol dengan harith dengan santai sampai larut malam. Menceritakan hal yang lucu hingga persiapan lamaran mereka.
" Dua bulan lagi kalo kita lamaran gimana?!" tanya harith penasaran.
" Ide yang bagus. Tapi aku mau lamaran yang sederhana saja. Yang penting keluarga inti. " ujar Miya memberitahu.
" Tapi teman dekat boleh dong datang" ujar harith memberikan kode.
" Ya boleh dong. Asal jangan mantan pacar kamu ya. Karena aku gak suka" ujar Miya menjelaskan.
" Kamu mau acara pernikahan nanti jadi adu bacot aku sama dia?!' ujar Miya dengan menajamkan alisnya menjadi tinggi.
" Hahaha.. tenang aja sayang aku gak akan berbuat begitu kok" ujar harith sambil tertawa terbahak-bahak.
...****************...
Miya pun tahu jika obrolan dengan harith hanya sebagai hiburan untuk pengobat rindu mereka. Apalagi mereka berpacaran jarang bertemu setiap hari. Jarak yang jauh menjadikan mereka untuk jauh lebih sabar dan tidak boleh egois satu sama lain.
" Ini sudah larut malam. Kamu gak mau pulang?! Besok kan kamu harus bekerja" ujar Miya mengingatkan.
" Aku masih kangen sama kamu Miya. Seriusan. Aku gak bohong. Aku tuh sebenernya gak bisa namanya pacaran jarak jauh. Apalagi setiap hari gak ketemu kamu. Bawaannya rindu berat. Tapi ini semua demi masa depan kita ya" ujar harith memberitahu.
__ADS_1
" Ya benar. Kita harus bersikap bijak dan dewasa dalam hubungan percintaan kita. Ya mungkin sekarang ujian hubungan percintaan kita adalah jarak yang memisahkan. Tapi kan kita bisa sering komunikasi " ujar Miya memberitahu.
' Apa aku boleh menginap di sini malam ini. Besok pagi aku bisa langsung berangkat ke Bandung. " ujar harith menjelaskan.
" Yakin kamu mau menginap di rumah aku?! Tapi kan gak ada kamar kosong disini" ujar Miya menjelaskan.
" Aku tidur di ruangan tamu juga enggak apa-apa. Aku sangat lelah banget. Jam segini baru pulang kerja. Besok sudah kerja lagi" ujar harith mengeluh.
" Ya namanya mencari rejeki begitu. Tapi udah tahu kamu capek. kenapa masih ke rumah aku?! Atau mau aku pesankan ojek online?! Atau mobil online?!" ujar Miya menawarkan berbagai transportasi.
" Tidak. Aku takut kalo naik transportasi di atas jam dua belas malam. Mending aku menginap di rumah kamu. Nanti jam lima aku langsung berangkat kerja" ujar harith memberitahu.
...****************...
Karena harith masih ngeyel. Akhirnya Miya gak bisa menolak keinginan untuk menginap di rumah nya Miya. Dan miya pun membawa kan bantal,guling dan selimut untuk harith tidur di sofa ruang tamu. Sudah seringkali harith menginap di rumah Miya. Tapi seringkali juga orangtuanya Miya tak marah soal harith yang menginap.
" Ini aku bawakan bantal,guling dan selimut buat kamu. Sama aku bawakan lotion anti nyamuk. Soalnya lagi banyak nyamuk sekarang" ujar Miya memberitahu.
" Ya terimakasih banyak ya sayang atas perhatian nya. Sudah membawakan aku bantal, guling dan selimut serta lotion anti nyamuk. Kalo kita sudah menikah mah sudah masuk kamar tidur dari tadi ya" ujar harith meledek Miya.
" Makanya cepatlah nikahin aku. Biar kita gak pacaran jarak jauh begini. Kalo kamu kerja di Bandung kan aku bisa tinggal Disana menemani kamu. Berangkat kerja dari Bandung pun aku siap" ujar Miya menjelaskan.
" Iya sabar ya sayang. Menikah butuh proses dan uang. Kalo kita sudah niatkan rencana untuk menikah. Insyaallah Allah akan memperlancar jalannya " ujar harith memberitahu.
" Ya sudahlah. Aku juga sudah mengantuk ingin istirahat. Selamat malam sayang" ujar Miya sambil mencium pipi nya harith.
" Selamat malam sayang" jawab harith sambil menarik tangan nya Miya dan berciuman bibir sesaat.
...****************...
__ADS_1
Malam ini sungguh indah dan luar biasa buat Miya dan Harith. Sepasang kekasih yang memadu kasih. Menjalani hubungan percintaan jarak jauh tak membuat perasaan dan sikap mereka menjadi berubah. malah semakin cinta.