PINGAL

PINGAL
bab 28. Merasa Bersalah


__ADS_3

...****************...


Usai putri menghubungi orangtua nya Miya. Suaminya putri pun pulang ke rumah karena besok harus bekerja. Sedangkan baxia juga pulang ke rumah untuk bekerja. Hanya putri uang setia menemani Miya di rumah sakit. Namun baxia berjanji jika Miya pulang dari rumah sakit akan menjenguk Miya di rumah orangtuanya Miya.Putri dan Baxia merasa sangat bersalah dengan kejadian Miya terpeleset di toilet dalam rumahnya putri. Seolah tamparan besar juga buat putri dan suaminya.


" Maaf kan aku ya putri!! Karena aku gak hati-hati di toilet rumah kamu!! Jadi begini" ujar Miya merasa bersalah.


" Tidak!! Itu bukan salah kamu!! Tapi salah aku yang kurang bersih dalam membersihkan lantai di toilet karena keburu kedatangan tamu. Maafkan aku ya Miya" ujar putri meminta maaf.


" Kok jadi kamu yang minta maaf sih putri?! Kan aku yang jatuh sendiri?! Bukan karena kamu kok?! Tapi kamu sudah memberitahu orangtua aku soal kejadian yang aku alami?!" tanya Miya penasaran.


" Aku sudah menelpon ayah dan ibu kamu saat kamu masuk IGD. Bahkan baxia kemarin menggendong kamu loh. Kan keliatan banget bahwa baxia sangat perduli sama kamu tuh Miya" ujar putri memberitahu Miya.


" Ah sudahlah jangan membahas soal baxia lagi. Aku males mendengar namanya!!" ujar Miya kesal.


" Ya meskipun baxia terlihat sombong dan angkuh dalam menceritakan tentang dirinya dan kehidupan keluarga nya. Tapi Baxia yang punya etika bagus loh menurut suamiku di bandingkan dengan temen kantor nya yang lain" ujar putri menjelaskan.


" Ah tetap saja aku ilfeel sama pria yang terlalu membanggakan diri sendiri dan kehidupan keluarga nya yang kaya. Itu bakalan nilai minus buat aku" ujar Miya menjelaskan.


" Yakin deh sama ucapan aku. Baxia itu lebih baik daripada harith. Aku ngomong begini bukan tanpa alasan. Karena aku lihat harith kaya gak serius sama kamu Miya. Maaf ya" ujar putri berkomentar.


...****************...


Akhirnya Miya di perbolehkan pulang oleh dokter. Putri pun mengantarkan Miya ke rumahnya. Ayah dan ibunya menyambut kedatangan Miya meskipun dengan rasa sedih.


" Terimakasih ya putri sudah menjaga dan menemani Miya di rumah sakit. Maafkan jika Miya merepotkan kamu di rumah sakit" ujar ayahnya Miya berterima kasih.

__ADS_1


" Iya sama-sama. Maafkan aku juga yang ceroboh hingga Miya terpeleset di toilet. Ini kesalahan aku yang kurang bersih dalam membersihkan lantai toilet" ujar putri meminta maaf.


" Tuh kan putri!! Udah berapa kali aku bilang bahwa itu semua bukan salah kamu. Tapi emang aku yang kurang hati-hati di toilet" ujar Miya membela putri.


" Ya sudahlah. Yang terjadi jangan di bahas lagi. Oh iya. Barusan ibu menelpon harith. Ngasih kabar ke harith bahwa kamu jatuh terpeleset di toilet rumah nya putri. Terdengar harith sangat panik dan cemas. Katanya lagi dalam perjalanan ke rumah kita" ujar ibunya miya memberitahu.


" Kok ibu ngasih tahu harith gak ngomong sama aku dulu sih?! Kenapa harus hubungi harith sih?!" ujar Miya sangat kesal.


" Ya maafkan ibu ,Miya. Ibu gak tahu kalo kamu akan semarah ini sama ibu soal ibu memberitahu tentang keadaan kamu sama harith. Salah ibu dimana?! Kamu dan harith kan pacaran?! Jadi wajarlah kalo ibu memberitahu dia. Barangkali harith cemas gak ada kabar tentang kamu Miya" ujar ibunya miya menjelaskan.


" Aku dan harith sedang tak saling berkomunikasi. Kami sedang break. Kamu ingin saling introspeksi diri. Makanya selama ini aku diem karena aku beneran gak mau di ganggu harith" ujar Miya bersedih.


" Owh begitu. Ya maafkan ibu . Yang tak bertanya dulu sama kamu. Malah langsung menghubungi Harith " ujar ibunya miya merasa bersalah.


...****************...


" Assalamualaikum" ujar harith saat memasuki ruangan tamu rumah orangtuanya Miya.


" Wa alaikum salam" jawab kompak orangtuanya Miya.


" Gimana keadaan kamu sayang?!" ujar harith menghampiri Miya di kursi roda.


" Ngapain kamu kesini?! Bukannya kamu bilang bahwa kita hanya ketemu sebulan sekali" ujar Miya sangat ketus.


" Aku kesini pengen tahu keadaan kamu. Kata ayah dan ibu kamu bahwa kamu terpeleset di toilet rumahnya putri. hingga di larikan ke rumah sakit. Aku kesini mau jenguk keadaan kamu sayang. Masa enggak boleh?! Aku juga mau minta maaf dengan keputusan aku kemarin. Aku tahu bahwa aku salah. Tapi aku lakukan demi kepentingan bersama" ujar harith memberitahu.

__ADS_1


" Terus kalo aku gak mengalami kejadian buruk begini juga pasti kamu gak akan datang kan?!" ujar Miya menyindir harith.


" Ya aku akan tetap datang kok. Kan aku kesini mau kita berbaikan lagi. Tetap ketemu dan berkomunikasi lagi. Intinya aku ingin memperbaiki hubungan percintaan kita" ujar harith menjelaskan.


" Gak ada yang perlu di perbaiki. Semua udah jelas kan. Kalo cuma berikan harapan palsu mending kamu gak usah kesini lagi. Aku lelah mendengar semua omong kosong kamu harith " ujar Miya mengeluarkan uneg-uneg dalam hati nya.


...****************...


Semua orang dalam ruangan tamu pun terkejut dengan ucapan dari miya. Karena orangtuanya Miya gak mau ikut campur. Mereka pergi ke kamar tidur. Agar Miya dan Harith menyelesaikan masalah mereka. Putri juga pergi ke kamar nya Miya agar tak menjadi obat nyamuk dalam perdebatan hebat miya dan harith.


" Aku tahu sudah melakukan hal yang salah. Aku kesini mau meminta maaf. Kalo kamu mau kita lamaran. Baik akan aku lakukan usai kamu sembuh dari cedera kaki kamu ya sayang" ujar harith memberitahu.


" Kamu berpikir hal itu usai aku mengalami cedera ya?! Jadi kemarin kemarin gak memikirkan tentang hal ini kan?! Karena pikir kamu mau nabung sebanyak mungkin" ujar Miya memberitahu.


" Ya kamu tahu sendiri. Gaji aku gak banyak. Apalagi pangkat aku masih rendah. Aku ingin kamu juga memahami di posisi aku. Karena aku ingin mewujudkan impian dan keinginan lamaran dan konsep pernikahan yang kamu impikan" ujar harith menjelaskan.


" Dua tahun yang lalu juga kamu ngomong hal begini. Tapi ujungnya apa?! Zonk!! Aku hanya di berikan harapan palsu sama kamu!! Kebanyakan janji manis doang!!" ujar Miya kesal.


" Maafkan aku miya!! Aku pikir kan waktu itu aku akan naik pangkat!! Tapi ternyata aku di ajukan oleh atasan aku karena ada ponakan dari atasan aku yang juga menginginkan posisi yang ingin aku jabat " ujar harith bercerita.


" Au ah gelap!! Aku udah males denger ucapan dan penjelasan kamu!! Kalo sudah selesai ngomong nya silahkan pulang!! Karena aku mau beristirahat. Aku baru nyampe rumah!!" ujar Miya mengusir harith.


" Jangan bersikap dingin dan ketus begini dong sayang!! Aku minta maaf sama kamu!!" ujar harith berlutut di hadapan Miya.


" Sudah lah harith!! Aku gak mau di ganggu!! Aku mau waktu sendirian!!" ujar Miya pergi meninggalkan ruangan tamu dengan kursi roda menuju kamar tidur nya.

__ADS_1


...****************...


Harith merasa sedih dan kecewa. Akhirnya pulang ke rumah nya. Tak menyangka jika Miya akan sangat marah besar dengan keputusan harith.


__ADS_2