
"Bukan kah kamu dengar sendiri ia ingin aku pergi ke kota c dan membujuk mereka untuk tetap melanjutkan kerja sama" clarisa coba cuek
"tapi menurut ku aneh saja,oh ia memang apa yg menyebabkan kamu terlambat tidak biasanya kalau aku jadi kamu telat dua jam mending aku tidak usah masuk kerja sekalian" ujar mira lalu pergi ke meja nya
"(yg di katakan mira betul,bukan kah aku bisa saja di pecat aku terlambat dan membuat hilangnya tender besar tapi aku hanya dapat kinpen sasi potong gaji 30% selama tiga bulan dan pergi ke kota C untuk berunding,tapi tunggu)" gumaman clarisa dalam hati
"Gajih ku di potong 30% selama tiga bulang Aaaa.." clarisa teriak
"apa kau baru sadar" tanya mira dengan ekspresi malas clarisa hanya menganggut sedih "sudahlah ,hukuman segitu masih terlalu ringan atas apa yg kau lakukan hari ini" mira kembali lagi ke meja nya
"Sungguh ini namanya perampokan Aaaa" keluh clarisa
di tengah jam kerja sesekali clarisa menunduk*an kepalanya dengan mata merem sepertinya dia tertidur
"Brakkkkkk..." suara gebrakan meja
"Clarisa arum diaz " teriak tuan kang
__ADS_1
"Ia tuan siap" clarisa yg kaget langsung berdiri
"Kau benar* cari masalah apa kau bosan berkerja di SU" kang nampak murka
" ti tidak aku hanya" clarisa terbata bata
" hanya apa hanya mengantuk kau fikir ini hotel ,pulang kamu hari ini dan besok pastikan kita mendapatkan tender dari kota C itu jika tidak,gaji mu ku potong 80% selama tiga bulan" kang benar* murka
"DASAR RAMPOKKKK..." clarisa teriak dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya
" apa clarisa kau menyebut ku rampok,kau benar* keterlaluan,besok kau ku pindahkan ke pabrik produksi jangan pernah sekali" lagi muncul di wajah ku atau aku akan melakukan sesuatu yg lebih jauh" ancam kang lalu pergi
Di pinggir jalan ia sedang menunggu ojol
"Arghhhh,, jika saja SU bukan pekerjaan yg sangat menjanjikan aku sudah pergi sebelum di pecat" dumal clarisa
tiba* ada mobil berwarna putih berhenti di depannya
__ADS_1
"eih mobil siapa itu..?" ujar clarisa tiba* jendela mobil terbuka perlahan
"Hey butuh tumpangan" ternyata tio yg di dalam mobil itu sambil tersenyum
"Ka tio,tidak ka terimakasih" tolak clarisa
"ayok lah aku sengaja jauh* kesini hanya untuk menghibur kamu yg habis di marahi tuan kang" tio
"ah kau tau (pasti ulah mira) " wajah clariss memerah
"ayok naik,apa kamu mau menolak" tio tersenyum manis
"baiklah" clarisa pun naik ke mobil dan mobil itu melaju
"sa ,jangan di pikirkan perkataan tuan kang, tapi bukan kah itu menjadi lebih bagus kita lebih sering bertemu di pabrik produksi" tio berbicara sambil trus menyetir tapi clarisa tidak bergeming saat tio menoleh ke arah clarisa
"Ah anak ini dia tertudur" tio tersenyum manis
__ADS_1
di jalan yg menghadap langsung pemandangan hamparan sawah luas dan jalan yg tidak terlalu ramai tio menepikan mobilnya dan memandang dengan dalam clarisa
"anak ini manis sekali saat tidur" tio menyentuh pipi clarisa dan mengusap dengan lembut "tidurlah nampaknya kau sangat lelah" tio trus memandang clarisa yg sedang tertidur sambil tersenyum manis