Presdir Bersalju

Presdir Bersalju
BAB 7


__ADS_3

"Mulai.." ansel nampak sangat serius


" jadi begini tuan muda sepertinya ini bukan hanya ulah satu orang tapi ada beberapa orang,saya sudah mengecek ke pabrik produksi seperti tidak ada yg mencurigakan tpi setelah rapat dewan redaksi tadi hasilnya sungguh berbeda" clarisa menjelaskan


"lalu kau sudah tau siapa pelakunya" ansel mulai mengerti maksud clarisa


"aku tidak ingin mengira gira aku atau asal tebak bukti yg aku punya bukan bukti nyata hanya sekedar terkaan,aku masih harus menelisik lebih jauh lagi" calrisa menegaskan


"Baiklah tapi ingat waktumu hanya 3 bulan" tegas ansel clarisa hanya menganggut yakin


Seminggua kemudian setiap malam clarisa selalu melapor hasil penyelidikan ke anselDi Di minggu pagi...


"Wah setelah seminggu di sini aku benar* tak bisa berhenti mengagumi kekayaan tuan SU bukam hanya rumah yg begitu megah tapi juga taman yg sangat luas bunga dan pepohoan rindang membuat suasana makin menyenangkan" clarisa berjalan* di taman belakang villa keluarga SU

__ADS_1


" tunggu siapa itu apa dia orang mati apa ada yg membuang mayat di taman ini tapi bagai mana bisa villa ini sagat ketat di jaga lalu itu mayat siapa aku harus memeriksanya" clarisa melihat seseorang yg wajahnay di tutupi handuk keci clarisa menghampirinya


"ya tuhan malang sekali nasib orang ini jadi korban pembunuhan lalu di buang,dan villa ini ya tuhan akan menjadi villa yg menyeramkan karna pernah menjadi lokasi pembuangan mayat,aku harus cek aku kenal atau tidak dengan mayat ini" clarisa nampak takut* berani tanggannya mendekati handuk penutup wajah itu "tapi tunggu (menarik tangannya lagi) bagaimana jika wajah mayat ini hancur bagaimana jika ia sangat menyeramkan" clarisa trus melakukan itu selama berkali* hingga akhirnya


"kamu bisa clarisa kamu harus melaporkan mayat ini tapi kamu harus meyakinkan dulu kamu kenal atau tidak dengan mayat ini" claris apun membukanya dan "AAAAAAAaaaaaa" teriak clarisa lalu menutup wajah nya


"Apa yg kau lakukan?" aslan dengan matanya yg tertutup


"apa mayat ini berbicara.!?" clarisa heran sambil trus menutup matanya


"apa presdir," clarisa terkejut " maaf maaf presdir aku kira kau mayat aku kira ada yg membuang mayat di sini" clarisa panik


"tutup kembali,,!" tegas ansle

__ADS_1


"apa..!?" clarisa bingung


"Ku bilang tutup kembali" bentak ansel dan clarisapun menutup kembali handuk yg terjatuh di tariknya kembali menutupi wajah ansel


"Gadis bodoh pergi dari sini atau enyah lah kau dari muka bumi ini" ancam ansel


"Baik tuan " tanpa basa basi clarisa langsung lari masuk ke villa


ia menuju kamarnya dan mandi selesai mandi ia turun ke bawah


"masih pukul 06:30 apa yg harus aku lakukan libur kerja aku tidka bisa kemana mana ingin kerumah ayah ibu ,mama bole mereka kan tau aku di luar kota" gumam clarisa


"Nona clarisa sudah bangun?" sapa tuan feng

__ADS_1


"ya tua feng oh ia ,aku boleh membantu membuat sarapan?" tidak perlu nona kami sudah memiliki koki dari pari untuk membuat sarapan" tolak tua feng


"APA..?" clarisa sangat terkejut "(sungguh luar biasa keluarga SU masalah makananpun harus di urus koki ternama dari luar negri apa daya diriku sepertinya naluri kemiskinantu meronta ronta karna malu)" clarisa sangat takjub


__ADS_2