Presdir Bersalju

Presdir Bersalju
BAB 14


__ADS_3

Beberapa saat kemudian


"Ah ka tio.." clarisa mengucek matanya


"kau sudah bangun" tio tersenyum manis


"di mana kita ,,?" clarisa bingung


" kita ada di jalan menuju rumah mu,tapi aku berinisiatif untuk berhenti dan membiarkan kamu terlelap" tio


"(ini kan kearah rumah sedangkan aku harus ke villa tuan SU) ,ka tio sepertinya aku bisa pulang sendiri, (clarisa keluar dari mobil lalu melongok ke arah dalan mobil) terimakasih ka tio" clarisa tersenyum manis


"Tapi sa,aku harus mengantar kamu sampai rumah" ujar tio khawatir


"terimakasih ka,tapi aku ada urusan lain" jelas clarisa dengan senyum manis nya


"Tapi..!" tio kecewa


Clarisa melambaikan tangan menghetikan taksi


"Aku pergi dulu ka tio" clarisa masuk ke dalam taksi lalu pergi tak lama kemudian tio pun pergi

__ADS_1


"untung ada taksi padhal di jalan ini sangat jarang bahkan langka ad taksi lewat hihi" ujar clarisa


setelah 30 menit prjalanan clarisa sampai di villa keluarga su dengan wajah kurang tidur dan sangat kelelahan sambil menyeret tas selempangnya sambil membungkuk dia masuk menuju kamar nya


di ruang tengah terlihat ansel yg sedang duduk meminum teh,nampaknya kondisinya mulai membaik,ansel menatapnya dengan heran dan mengangkat alisnya, clarisa pun menuju kamar dan tidur


"Nona clarisa,sepertinya ia sangat lelah menjaga tuan muda semalaman hingga seperti itu" feng menggeleng* kan kepala


"Uhukk..." Dehen ansel


"Maaf tuan" feng langsung terbirit pergi


Jam menunjukan pukul 19:30 clarisa bangun dari tidurnya


"Eh tuan SU,(clarisa menghampiri ansel dan memegang kepalanya) Ah tubuhnya sangat panas apa ia masih demam" ujar clarisa ia pun menuju dapur untuk mengambil air untuk mengompres ansel


ia meletakan handuk untuk mengompres di kening ansel


"Tuan su sangat tampan ia juga kaya raya ntaj siapa yg akan memdampinginya kelak,tapi melihat sifat dan tabiatnya sungguh bukan idaman" clarisa menahan dagu dengan tangannya dan menatap dalam ansel


"Jangan pergi jangan tinggalkan aku sendiri" lagi* ansel mengigau clarisa sepontan langsung menggenggam tangan ansel

__ADS_1


"Ntah siapa orang yg selalu membuatnya mengigau seperti ini siapa yg jangan pergi apa kekasih nya" wajah clarisa sedikit muram


Clarisa menemani ansel hingga tertidur


Pagi hari...


"Gadis ini" ansel bangun terlebih dulu dan mendapati clarisa tidur di sampingnya


setelah beberapa saat...


"sudah pagi..(mengucek mata) Ah di mana tuan su di mana dia apa dia hilang apa dia di culik atau dia berjalan sambil tertidur" clarisa sangat panik dan trus mencari sambil meneriakan


"Tuan DU ,,,Tuan SU di mana kau Tian su" hingga di lantai bawah dan tuang tengah


"tuan feng di mana tuan SU bisa kau jelaskan di mana tuan su"clarisa menggoyang*kan tubuh tuan su dengan rambut berantakan dan air mata yg berlinang


Feng tak berdaya hanya bisa menerima perlakuan clarisa tiba* dia berhenti menggoyang* kan tubuh feng dan melirik ke samping feng


*Clarisa melirik perlahan ke arah kiri feng,ternyata ada ansel yg duduk sambil meneguk teh nya dengan santai seolah tak terjadi apa"


"Kau...." clarisa terkejut "(sejak kapan ia di situ)" clarisa bengong

__ADS_1


"nona tuan muda sudah bangun dari pagi dan sepertinya tubuh tuan sudah lebih baik" feng menjelaskan


Tanpa bicara clarisa langsung lari ke kamar nya


__ADS_2