
Ansel turun ke meja makan untuk makan siang
"Di mana gadis kurang ajar itu" ansel nampak sangat kesal
"nona clarisa tadi sangat buru* mengambil sesuatu dan kembali ke kantor" jelas feng
"gadis itu mencari perkara dengan ku" ansel nampak sangat geram
Di kantor ia akhirnya sampai di kantor tapu waktu menunjukan 12:55
"Mira kau sudah kembali" clarisa nampak ngos*an
"aku yg harus bertanya,kamu datang tepat ekatu telat sedikit saja habislah kau oleh tuan kang,apa kamu sudah makan siang?" mira khawatir
"ini kunci mu biarkan aku bernafas dulu, hosh hosh hosh "clarisa nampak ngos*an
"tapi clarisa terimakasih berkat USB mu tertinggal aku bisa makan berdua dengan ka Tio" mira nampak bahagia
"mira,kau sungguh menari di atas penderitaan teman" ujar clarisa
"tapi tunggu tunggu aku bukan teman sejahat itu aku membeli kamu ini,siomay dan teh boba untuk mu makan siang" mira mengeluarkan pelastik yg berisikan makanan
"ah kau memang sahabat terbaikku" clarisa memeluk mira dan memeluknya
"siapa dulu dong" mira tersenyum
"kebetulan aku belum sarapan dari pagi" clarisa langsung menyantap siomay nya
"belum sarapan apa ibu mu bangun kesiangan atau kau menolak sarapan.?" tanya mira
"Uhuk Uhuk,, (tesedak)" ia langsung meminum teh boba nya
"pelan pelan risa" mira khawatir
"aku tidak sarapan karna aku buru* jadi aku tidak sempat sarapan" penjelasan clarisa
__ADS_1
'benarkah tida seperti clarisa yg biasanya " mira aneh
clarisa tidak memperdulikannya langsung melahap siomay dan teh bobanya
Setelah selesai sarapan ia kembali ke mejanya dan kembali berkerja setelah waktu menunjukan waktunya rapat ia pergi keruangan rapat
rapat berlangsung cukup lama ia merasa ada yg janggal tapi ia belum berani mengambil kesimpulannya
Waktu tak trasa jam sudah menunjukan waktunya pulang kantor..
clarisa pulang dengan ojol yg setiap haris setia ia pesan untuk pulang pergi berkerja setelah sampi gerbang villa kediaman SU..
"Aduh aku harus bagaimana jika bertemu presdir bukan kan dia orang yg kejam bagaimana jika aku di pecat karna kesalah pahaman ini,atau aku akan di laporkan langsung tanpa pertimbangan 3 bulan penyelidikan,ahhh" clarisa pun masuk dan melihat ansel sedang duduk di ruang tengah membaca buku
"Ah itu dia lebih baik aku pura* tidak melihat nya" clarisa berjalan cepat dan pura* tak melihat
"Beraninya kau coba kabur" ucap ansel yg masih memandang buku nya
"Ahhh.. ****** deh..!!!! eh tuan presdir maaf aku tak melihat nya aku kira kau tumpukan bantal" clarisa mengelak
"Bu bu bukan seprti itu" clarisa tebata* langsung membungkuk "maafkan aku presdir aku sama sekali tidak sengaja aku fikit itu kamar ku maaf" clarisa membungkuk berkali kali
"Cih kau fikir di dunia ini ada yg gratis" ansel nampak sangat kesal
"kau kau mau menuntuk ku ( tidak ku sangka orang kaya bisa juga memeras orang miskin sepertiku) " bisik clarisa
"apa kau bilang" ansel makin murka
"tidak tidak aku tidka bilang apa* " clarisa nampak keringat jagung
"kau harus membayar atas keteledoran mu" ansel menekan
" baiklah aku harus membayar pakai apa" clarisa pasrah hanya bisa menunduk
"sekarang belum terfikiir tapi nanti aku pasti akan meminta bayaran itu" pandangan sinis dan jahat ansel
__ADS_1
"Babaik lah" clarisa pasrah
waktu sudah malam clarisa turun untuk makan malam tapi ia masih terpikir kejanggalan di tempat kerja hingga melamun saat menuruni tangga dan hampir terjatuh untuk di tangkap ansel
"Ahhh..." teriak clarisa
"Hap.." di tangkap ansel
tatapan mereka saling bertemu dan saling menatap wajah clarisa nampak merah memandang ansle
"Harumm.." clarisa dalam hati tapi
"Plukkkkk..." ansel melepaskan tangkapannya hingga clarisa terjatuh
"Awww...." clarisa kesakitan
Ansel mengusap* bajunya
"Apa dia sampai mengusap* bajunya apa aku semenjijikan itu Argggg,,tapi kenapa ada yg berbeda di sini (memegang dada) seolah ini pelukan yg lama telah hilang" clarisa menumam dalah hati ia oun bangkit dan menuju meja makan
saat ia sedang makan ansel datang ia pun melihat nya
Dan "uhuk uhuk... "(tersedak)
" kau baik* saja nona," feng khawatir
clarisa munum "APA...? apa apa benara aku semenjijikan itu sampai ia ganti baju karna tadi menangkapku" clarisa sambil muinum bicara dalam hati
"nona nona" feng trus memanggil
"tidak aku tidak apa" clarisa
"Tidak sopan" ujar ansel
" APA..?" clarisa menganga kaget
__ADS_1