
Setelah pemberitahuan semua kariyawan berkumpul di lantai dasar dan memegang tas mereka masing* semua kariyawan di buat 10 tim dan di periksa satu*
"Huhu cincinberlian ku! ayah pasti sangat sedih jika mengetahui ini" nindy menangis tersedu* saat nya tas clarisa di periksa
"Tunggu nona bukan kah ini cincin anda" ujar gery yg memeriksa tas clarisa
"iya ini milik ku" nindy mengambilnya " ntah dendam apa yg kamu sembunyikan untuk ku mengapa kau trus saja memojokan ku" nindy seolah tertinda
"ti tidak mungkin aku tidka mengambilnya,sungguh aku tidak melakukan itu" clarisa berkaca*
"mana ada maling yg mengaku" cetus kariyawan
"Tuan SU tidak di sangka sekertaris tuan berani mencuri di perusahaan tuan,ini sungguh mengecewakan" ujar jun
"tidak,aku bersumpaha aku tidak melakukannya jangan kan mencoba mencurinya daria awal bentuk cincin itu saja aku tidak tahu" clarisa menangis
__ADS_1
"cukup clarisa hentikan drama mu,kau tidak bisa lagi mengelak" ujar nindi
Satu jam yg lalu,,,
"cih gadis itu benar* menggoda ansel dan berani mempermalukan ku di depan tuan daniel semesta grup,kita lihat sekarang siapa yg bisa menolong mu" satu jam yg lalu nindy sengaja menunda cincinnya di tas clarisa untuk memfitnah nya
"Tidak aku tidak melakukan itu,tuan muda su tolong percaya pada ku" clarisa menangis memegang tangan ansel
"Gary tolong urus nona clarisa" ansel berbalik meninggalkan clarisa dan yg lainnya
"tunggu aku tidak bersalah,aku tidak melakukan itu tunggu" clarisa menolak di tarik paksa gery dan ajudan clarisa
ansel Jun dan beberpaa pemegang saham berkumpul di ruangan ansel
"Tuan SU menurut ku kejadian ini tidak bole di anggap sepele,orang itu bisa saja membuat buruk perusahaan dengan kebiasaan nya mencuri" jun sangat kecewa
__ADS_1
"jangan* kasus yg ada di kota B sebelumnya ia juga sebetulnya dalangnya karna kepicikannya ia bisa menjebak tuan kang yg menjadi kambing hitamnya" ujar pemegang saham lainnya
"Tuan SU mungkin dia memang wanita mu tapi masalah ini tidak bisa di anggap sepele bisa kau kau mengesampingkan kepentingan pribadi dan perusahaan,aku tau mengapa sebelumnya ia bersikap tidak baik pada nona nindy pasti karna ia iri karan nona nindy adalah calon tunangan yg sah yg di berikan oleh tuan Besar SU" timbal jun
"(Habis lah kau wanita kampung)" nindy gumam falam hati
"apa kalian sudah selesai" ansel menatap tajam
"sistem keamanan kamu ketat jangan kan pencuri,bahkan anjing yg sering menjilat pun tak akan bisa masuk semuda ituh ke kantor ku,aku akan menemukan kejadian yg sebetulnya secepatnya,dan untuk pelaku sebaiknya muali sekarang berfikirlah agar aku tidak bisa menemukan bukti itu" ansel memandang tajam nindy
"(kenapa tatapan ansel sangat menyeramkan apa dia mencurigai ku tidak mungkin ini pasti hanya perasaanku saja)" nindy ketakutan
"baiklah jika tuan muda SU sendiri yg berani menjamin aku rasa semuanya akan baik* saja dan ku rasa untuk masalah kali ini cukup kita hentikan sampai di sini kita lanjut nanti minggu depan saja" ujar jun
mereka semua bersalaman dan pergi berlalu
__ADS_1
"ansel sepertinya benar* sudah di kuasai gadis kampung itu,ntah apa yg sudah ia lakukan hingga ansel membelanya dengan sedemikian rupa,aku dlam bahaya jika ansel menemukan bukti itu,aku harus menghilangkan bukti sebelum ansel menemukan nya" nindy sambil menyetir sepertinya sangat marah